NasDem akan Pasang Kembali Baliho Anies yang Dirusak

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 11 Mei 2023
NasDem akan Pasang Kembali Baliho Anies yang Dirusak

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPP Partai NasDem menunjukkan reaksi berbeda dengan NasDem Jember yang melaporkan pelaku dugaan perusakan baliho Bacapres Anies Baswedan. NasDem pusat tak ambil pusing melaporkan pelaku perusakan bali Capresnya.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan, bahwa DPP NasDem menanggapi santai perusakan Baliho Anies. Bila baliho yang dipasang dirusak oleh oknum maka NasDem akan memasang kembali dengan baliho baru.

Baca Juga:

Ojol dan Opang Iringi Pendaftaran Caleg NasDem ke KPU

"Enggak (menempuh jalur hukum baliho Anies dirusak), kita ga berlangkah hukum, ya kalau Anies dicabut nanti kita pasang lagi. Gak perlu ada langkah melaporkan," ucap Willy usai mendaftarkan Bacaleg NasDem ke KPU, Jakarta Pusat, Kamis (11/5).

Anggota DPR RI ini pun mengajak, masyarakat untuk menyambut pemiliham umum (Pemilu) 2024 ini dengan rasa damai tanpa adanya permusuhan.

"Tapi kita mengimbau kita happy-happy ajalah pemilu ini, gak usah musuh-musuhan gak usah iri hati gitu," terangnya.

Baca Juga:

Kata Sekjen PDIP soal NasDem tak Diundang Jokowi ke Istana

Diketahui, puluhan baliho bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan di beberapa titik Kota Jember, Jawa Timur diduga dirusak.

Baliho yang dirusak berjumlah sekitar 20 yang tersebar dari kota Jember hingga Bandara Notohadinegoro.

Geram dengan aksi perusakan ini, DPD NasDem Jember melaporkan tindakan kriminal ini ke Kepolisian Resor (Polres) Jember, Selasa (9/5).

"Kami berharap agar polisi bisa mengusut kasus ini," kata Ketua Garda Pemuda DPD NasDem Jember David Handoko Seto. (Asp)

Baca Juga:

NasDem Bocorkan Isi Pertemuan Surya Paloh dengan Luhut

#Partai Nasdem #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Bagikan