Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 20 April 2026
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan penyebaran informasi bohong yang mencatut nama anggota DPR sekaligus artis, Surya Utama (Uya Kuya), terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kasus ini mencuat setelah beredarnya unggahan di media sosial yang menyebutkan keterlibatan Uya dalam pengelolaan ratusan dapur gizi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebutkan, bahwa kasus ini tengah diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku, termasuk menelusuri sumber penyebaran konten yang dipermasalahkan.

“Iya benar (ada laporan), penyebaran berita bohong,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta dikutip Senin (20/4).

Baca juga:

Uya Kuya Mencak-Mencak Dicatut Punya 750 Dapur MBG, Polda Metro Jaya 'Gercep' Turun Tangan

Berdasarkan dokumen kepolisian, laporan itu tercatat dengan nomor registrasi STTP/B/2746/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026.

Pada laporan tersebut, pelapor menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta sejumlah ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pemalsuan dan manipulasi informasi.

Perkara ini berawal dari sebuah unggahan di platform Threads yang menampilkan foto Uya Kuya disertai narasi hasil rekayasa.

Melalui unggahan itu, disebutkan bahwa anggota DPR RI dari Fraksi PAN tersebut memiliki hingga 750 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca juga:

Zulhas Ingatkan Pengelola Dapur MBG Utamakan Gizi Bukan Kejar Keuntungan

Informasi tersebut dipastikan tidak memiliki dasar yang jelas dan dinilai merugikan secara imateriel karena menyeret nama tokoh publik ke dalam narasi yang tidak benar.

Pihak pelapor menilai, unggahan itu berpotensi mencederai reputasi serta kredibilitasnya sebagai pejabat negara.

Sebagai tindak lanjut, kepolisian kini melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk mengidentifikasi pemilik akun yang pertama kali menyebarkan konten tersebut.

Langkah ini dilakukan guna memastikan pertanggungjawaban hukum atas penyebaran informasi yang dinilai menyesatkan dan merugikan publik.

Baca juga:

Dapur MBG Wajib Beli Bahan Pangan Desa, Biar Ekonomi Bergerak

Penyelidikan dilakukan menyusul laporan resmi yang diajukan oleh pihak pelapor ke kepolisian. Laporan tersebut telah diterima dan kini berada dalam tahap awal penanganan oleh penyidik.

Aparat memastikan bahwa perkara ini berkaitan dengan dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi merugikan nama baik seseorang. (knu)

#Makan Bergizi Gratis #Uya Kuya #Polda Metro Jaya #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi
BGN memperketat pengawasan MBG. Kini, ompreng bakal dilengkapi batas waktu konsumsi.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi
Indonesia
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
BGN perlu melakukan penyisiran dan validasi data secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi celah penerima ganda dalam program MBG.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot
BGN mengungkap hasil investigasi sementara kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis di Jayapura. Makanan diduga dimasak terlalu dini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Kepala BGN Copot 137 Kepala SPPG, Keracunan MBG masih Terjadi
Sudaryono berharap kasus keracunan yang terjadi belakangan menjadi yang pertama sekaligus terakhir selama dirinya memimpin BGN.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kepala BGN Copot 137 Kepala SPPG, Keracunan MBG masih Terjadi
Indonesia
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Apa itu beras fortifikasi yang dipakai MBG berbeda dengan beras biasa. Beras ini memiliki kandungan berbagai zat gizi mikro.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Bagikan