Naik KA, Penumpang di Bawah 12 Tahun Harus Dibuktikan Dengan Kartu Keluarga

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Oktober 2021
Naik KA, Penumpang di Bawah 12 Tahun Harus Dibuktikan Dengan Kartu Keluarga

Kereta Api Indonesia. (Foto: PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Angka penularan COVID-19 terus melandai, kini PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan kelonggaran untuk penumpang berusia kurang dari 12 tahun menggunakan tranportasi KA. Untuk itu, mulai hari ini, Jumat (22/10).

Aturan ini diberlakukan usai terbit Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 89 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri denganTransportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 20 Oktober 2021.

Baca Juga:

Anak di Bawah 12 Tahun Kini Diperbolehkan Naik Kereta, Begini Syaratnya

"Meski kembali diperbolehkan, anak di bawah usia 12 tahun tetap harus memenuhi persyaratan seperti hasil negatif pemeriksaan COVID-19," tutur Vice Presiden Daop 9 Jember, Broer Rizal.

Saat naik KA Jarak Jauh, lanjutnya, anak-anak diwajibkan memakai masker dengan benar, dalam kondisi sehat, dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Anak usia di bawah 12 tahun yang akan naik KA tersebut wajib didampingi orang tua atau keluarganya. Selain itu, harus dibuktikan juga dengan Kartu Keluarga.

Ia menjelaskan, seluruh pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal juga wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Bagi penumpang usia di bawah 12 tahun tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin.

Untuk pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang tidak bisa menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit rujukan COVID-19. Dan pelanggan KA Jarak Jauh wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Penumpang Kereta Api. (Foto: Antara)
Penumpang Kereta Api. (Foto: Antara)

"Pelanggan harus dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam serta suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius," paparnya.

Pelanggan juga diwajibkan memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperbolehkan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. Tidak makan dan minum sepanjang perjalanan bagi penumpang perjalanan yang kurang dari 2 jam.

"Ya kecuali untuk individu yang wajib mengonsumsi obat untuk pengobatan yang jika tidak dilakukan bisa membahayakan keselamatan dan kesehatannya," ungkapnya. (Andika Eldon / Jawa Timur)

Baca Juga:

Anak Sudah Bisa Naik Pesawat, Begini Aturannya

#PPKM #Kereta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Antusiasme masyarakat bepergian saat long weekend Idul Adha 2026 melonjak. KAI mencatat penjualan tiket mencapai 783 ribu dengan Yogyakarta jadi destinasi favorit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
KAI terus meningkatkan kompetensi SDM demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Pada 2025, sebanyak 19 ribu pekerja telah mengantongi sertifikasi operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
Indonesia
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
KAI mengungkap 80 persen kecelakaan kereta terjadi di perlintasan tak terjaga. Sebanyak 1.329 perlintasan liar telah ditutup sejak 2021 usai tingginya angka kecelakaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
Indonesia
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Pemerintah bersama KAI dan DJKA menutup 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi pasca-tragedi Bekasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Indonesia
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
KRL Green Line Tanah Abang–Rangkasbitung terganggu akibat listrik aliran atas tersambar petir. Perjalanan hanya sampai Serpong dan Kebayoran Lama. KAI Commuter lakukan penanganan.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
Bagikan