KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional

Angkutan Logisiktik PT KAI.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memainkan peran penting dalam mendukung distribusi energi nasional melalui layanan angkutan bahan bakar minyak (BBM). Sepanjang Januari hingga Mei 2026, KAI telah mengangkut sebanyak 1.096.988 ton BBM ke berbagai wilayah di Indonesia.

Moda transportasi kereta api dinilai memiliki keunggulan dalam mengangkut muatan dalam volume besar secara terjadwal dan konsisten. Kemampuan tersebut menjadikan kereta api sebagai salah satu pilihan strategis dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2025 KAI melayani pengangkutan BBM mencapai 2.655.780 ton. Volume tersebut menunjukkan kontribusi berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat maupun dunia usaha.

Baca juga:

KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan distribusi energi yang andal memiliki pengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.

Karena itu, KAI terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan pasokan BBM dapat tersalurkan dengan baik melalui jaringan perkeretaapian nasional.

Kereta api menjadi salah satu moda yang mendukung distribusi energi dalam jumlah besar secara terjadwal. Melalui kolaborasi yang terjalin dengan berbagai pihak, KAI terus berupaya menjaga kelancaran pasokan BBM sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik,

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

KAI Perkuat Sinergi dengan Pertamina Group

Dalam mendukung distribusi energi nasional, KAI menjalin kerja sama strategis dengan Pertamina Group untuk layanan angkutan BBM.

Kolaborasi tersebut berperan dalam memperkuat konektivitas antara pusat pasokan dan wilayah tujuan distribusi, sekaligus mendukung penyaluran energi ke berbagai daerah.

Selain itu, untuk kebutuhan operasional kereta api yang menggunakan BBM subsidi, KAI juga berkoordinasi dengan BPH Migas dan SKK Migas. Pasokan BBM didukung oleh PT Pertamina Patra Niaga.

Sinergi antarlembaga tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan layanan transportasi kereta api yang setiap hari melayani masyarakat serta sektor logistik nasional.

Baca juga:

92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Berdasarkan data monitoring per 5 Juni 2026, KAI memperoleh kuota BBM subsidi tahun 2026 sebesar 214.342.000 liter.

Hingga periode tersebut, realisasi penggunaan mencapai 95.394.629 liter atau 44,51 persen dari total kuota yang tersedia. Dengan demikian, sisa kuota yang masih tersedia tercatat sebesar 118.947.371 liter.

Dari total penggunaan tersebut, konsumsi terbesar berasal dari operasional kereta api penumpang yang mencapai 85.220.668 liter.

Sementara itu, penggunaan BBM lainnya berasal dari angkutan peti kemas sebesar 7.254.124 liter, angkutan parcel 1.541.672 liter, angkutan semen 1.148.414 liter, serta angkutan klinker sebanyak 229.751 liter.

Data tersebut menunjukkan bahwa dukungan energi tidak hanya menopang layanan transportasi publik, tetapi juga mendukung distribusi logistik yang menjadi penggerak berbagai sektor ekonomi.

Baca juga:

Angkutan Peti Kemas KAI Tumbuh 14,57 Persen pada Triwulan I 2026

Pemanfaatan kereta api dalam distribusi energi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi transportasi.

Dengan kapasitas angkut yang besar dalam satu perjalanan, distribusi melalui kereta api membantu menjaga kelancaran rantai pasok, sekaligus mendukung sistem logistik yang lebih efektif dan berkelanjutan.

KAI menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pertamina Group, BPH Migas, SKK Migas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mendukung ketahanan energi nasional.

Melalui layanan transportasi yang andal, KAI berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

(Asp)

#PT KAI #BBM #Kereta #Pertamina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
SEFAS Group telah sepakat untuk mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia, dengan tetap tunduk pada persetujuan regulator.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Bisnis SPBU di Indonesia Diambilalih SEFAS Group, Shall Hanya Pertahankan Bisnis Pelumas
Indonesia
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Perubahan pola konsumsi itu turut menjadi perhatian Pertamina dalam mengoptimalkan penyaluran BBM
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Antrean Pembelian BBM Subsidi Membludak di Gorontalo, Pertamina Percepat Distribusi
Indonesia
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Saat ini jalur kereta api aktif di Pulau Jawa telah mencapai 7.000 kilometer sedangkan rel moda transportasi darat tersebut di luar Jawa masih kurang dari 1.000 kilometer padahal populasinya 50:50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
PT KAI Gelontorkan Rp 11 Triliun Buat Reaktivasi Jalur KA di Sumatera Barat
Indonesia
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin, Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Penerapan kebijakan bahan bakar harus tetap memperhatikan hasil pengujian dan kesesuaian dengan kendaraan yang digunakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
E20 Diyakini Kurangi Impor Bensin,  Tiap Tahun Impor 22 Juta Kiloliter
Indonesia
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
ASCOPE juga membahas bagaimana negara-negara ASEAN dapat memastikan trading atau jual beli minyak mentah di kawasan dapat berlangsung dengan lebih lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Minyak Dari Timur Tengah Tersendat, Pertamina Minta ASEAN Tingkatkan Produksi
Indonesia
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Langkah tersebut merupakan upaya Pertamina untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM, serta memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Warga Harus Antre Panjang Beli BBM, Pertamina Tambah Pasokan ke SPBU
Indonesia
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Khawatir krisis energi? Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional dan LPG dalam kondisi aman. Cek detail laporan ke Presiden Prabowo di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Prabowo Terima Laporan Menteri Bahlil Soal Cadangan BBM Nasional Aman Terkendali,Keran Impor Solar Disetop
Indonesia
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat konsumsi pertalite naik hingga 12,92 persen pada Juli 2026, tepatnya sebulan setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Antre Dimana-Mana, Pasokan Pertalite Bakal Ditambah
Indonesia
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Gangguan distribusi Biosolar dapat berdampak pada transportasi, logistik, kegiatan usaha, hingga aktivitas nelayan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Jatim Antre Beli BBM, ESDM Janji Dalam 2 Hari Terurai
Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Bagikan