MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah melayani 21.563.901 ton batu bara selama periode Januari hingga Mei 2026. Khusus pada Mei 2026, volume batu bara yang diangkut mencapai 4.932.853 ton, mencerminkan tingginya kebutuhan distribusi komoditas tersebut melalui moda transportasi kereta api.
Capaian tersebut menegaskan peran strategis kereta api dalam mendukung distribusi komoditas dalam jumlah besar secara berkelanjutan, terutama untuk kebutuhan industri dan rantai pasok nasional.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, Senin (8/6), angkutan batu bara merupakan salah satu layanan utama perusahaan yang berkontribusi terhadap kelancaran distribusi komoditas nasional.
Angkutan batu bara menjadi salah satu layanan strategis KAI dalam mendukung distribusi komoditas dalam volume besar. Kami terus menjaga keandalan operasional agar pengiriman dapat berjalan sesuai kebutuhan pelanggan,
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Menurut Anne, KAI terus memastikan operasional berjalan optimal agar kebutuhan distribusi pelanggan dapat terpenuhi secara konsisten dan tepat waktu.
Baca juga:
PT KAI Datangkan Lokomotif Baru Tipe CC 205 Dari AS Buat Angkut Batu Bara
Sumatera Selatan Jadi Wilayah Utama Distribusi
Sebagian besar layanan angkutan batu bara KAI beroperasi di wilayah Sumatera bagian selatan yang merupakan salah satu pusat produksi batu bara nasional.
Melalui jaringan perkeretaapian yang terhubung dengan kawasan industri dan pelabuhan, proses distribusi komoditas dapat berlangsung lebih teratur dan efisien. Konektivitas tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus logistik dari daerah produksi menuju titik distribusi.
Kemampuan kereta api dalam mengangkut volume besar secara berkesinambungan menjadikannya bagian penting dari sistem logistik nasional. Dalam satu rangkaian perjalanan, kereta api mampu membawa komoditas dalam jumlah signifikan sehingga membantu menjaga pasokan tetap stabil.
Baca juga:
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
KAI Perkuat Layanan Angkutan Barang
Anne menilai pertumbuhan kebutuhan logistik nasional memerlukan moda transportasi yang memiliki kapasitas besar, keandalan tinggi, dan efisiensi operasional yang baik.
Karena itu, KAI terus memperkuat layanan angkutan barang sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya dukung sektor logistik nasional.
"Keunggulan transportasi rel terletak pada kapasitas dan konsistensi layanannya. KAI akan terus mengembangkan layanan angkutan barang agar mampu menjawab kebutuhan distribusi yang terus berkembang," kata Anne.
KAI juga berkomitmen menjaga kualitas layanan angkutan batu bara melalui penguatan operasional, peningkatan kapasitas, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung distribusi komoditas strategis sekaligus memperkuat konektivitas logistik nasional di berbagai wilayah. (Asp)