Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati

Gerbong Kereta Panoramic. (Foto: dok tim media PT KAI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perjalanan kereta api kini tidak lagi sekadar menjadi sarana transportasi dari satu kota ke kota lain. Bagi banyak masyarakat, perjalanan telah menjadi bagian dari pengalaman wisata yang menawarkan kesempatan menikmati keindahan alam sepanjang rute yang dilalui.

Tren tersebut tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan Kereta Panoramic yang menghadirkan pengalaman menikmati panorama secara lebih luas selama perjalanan.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Kereta Panoramic melayani sebanyak 79.933 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat 62,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 49.244 pelanggan.

Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api yang tidak hanya mengutamakan mobilitas, tetapi juga menghadirkan kenyamanan dan pengalaman visual yang berkesan.

Sejalan dengan Tren Wisata Berbasis Pengalaman

Pertumbuhan pelanggan Kereta Panoramic sejalan dengan perkembangan sektor pariwisata nasional yang terus menunjukkan tren positif.

Kementerian Pariwisata mencatat sepanjang Januari hingga November 2025 jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,09 miliar perjalanan atau tumbuh 18,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi pergerakan wisata domestik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Fenomena serupa juga terlihat di tingkat global. Mastercard Economics Institute dalam laporan Travel Trends 2025: Purpose-Driven Journeys yang dirilis pada 12 Mei 2025 menyebut wisatawan kini semakin mengutamakan pengalaman, minat pribadi, dan kualitas perjalanan sebagai faktor utama dalam menentukan destinasi maupun cara bepergian.

Tren tersebut menunjukkan bahwa nilai sebuah perjalanan tidak lagi hanya ditentukan oleh tujuan akhir, tetapi juga pengalaman yang dirasakan selama perjalanan berlangsung.

Baca juga:

Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan Kereta Panoramic mencerminkan perubahan preferensi masyarakat dalam menikmati perjalanan kereta api.

"Perjalanan kini menjadi bagian dari pengalaman wisata. Pelanggan ingin menikmati setiap momen selama perjalanan, termasuk panorama yang dilalui kereta api. Kereta Panoramic hadir untuk memberikan pengalaman tersebut," ujar Anne, Rabu (10/6).

Melintasi Jalur Indah di Selatan Jawa

Saat ini Kereta Panoramic tersedia pada sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh, yakni KA Argo Wilis relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng (PP), KA Pangandaran relasi Gambir–Banjar (PP), KA Papandayan relasi Gambir–Garut (PP), serta KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung (PP).

Sebagian besar perjalanan tersebut melintasi jalur selatan Pulau Jawa yang dikenal memiliki bentang alam beragam dan memikat.

Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati hamparan persawahan, lembah, perbukitan, kawasan pegunungan, aliran sungai, hingga panorama pedesaan yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Keindahan lanskap tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan.

Baca juga:

Berlibur ke Yogyakarta Makin Seru Naik Kereta Panoramic

Fasilitas Premium dengan Panorama Lebih Luas

Kereta

Kereta Panoramic yang dikelola KAI Wisata merupakan kereta panoramic pertama di Indonesia. Sarana ini merupakan hasil modifikasi kereta kelas eksekutif yang dilengkapi kaca panoramic berukuran lebih besar dan fasilitas automatic sunroof.

Melalui desain tersebut, pelanggan dapat menikmati pemandangan dari sisi samping maupun bagian atas kereta secara lebih leluasa.

Dengan kapasitas 38 tempat duduk, Kereta Panoramic menawarkan suasana perjalanan yang lebih eksklusif dan nyaman. Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia, mulai dari dedicated train attendant, sajian makan dan minuman, layanan hiburan film, hingga akses WiFi selama perjalanan.

Anne menilai karakter geografis Indonesia yang kaya akan panorama alam menjadi keunggulan tersendiri bagi moda transportasi berbasis rel.

Jalur kereta api di Indonesia melewati banyak kawasan dengan panorama yang menarik. Melalui Kereta Panoramic, pelanggan dapat menikmati bentang alam tersebut dari sudut pandang yang lebih luas dan nyaman sepanjang perjalanan,

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati pengalaman tersebut, tiket Kereta Panoramic dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI sehingga proses perencanaan perjalanan menjadi lebih mudah dan praktis. (Asp)

#Kereta #Liburan #PT KAI #Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ajak Penumpang Bawa Tumbler, PT KAI Sudah Sediakan 124 Unit Water Station
Kemudahan memperoleh air minum dapat membantu pelanggan menjaga kondisi tubuh, mengisi botol minum anak, maupun memenuhi kebutuhan minum sebelum melanjutkan perjalanan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Ajak Penumpang Bawa Tumbler, PT KAI Sudah Sediakan 124 Unit Water Station
Indonesia
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Sebanyak 609.657 lansia memanfaatkan tarif reduksi KAI pada Januari-Juni 2026, naik 31,09 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Indonesia
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Pengadaan 54 lokomotif CC205 menjadi bagian dari penyiapan sarana untuk merespons kebutuhan layanan batu bara dan komoditas lainnya di Sumatra bagian selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Indonesia
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
KAI dan INKA memulai integrasi strategis untuk memperkuat industri kereta api nasional. Kebutuhan KRL hingga 2040 diproyeksikan mencapai 156 rangkaian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
Indonesia
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
KAI mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada armada diesel sejak 1 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
Indonesia
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Seluruh produk yang dihasilkan Balai Yasa Kiaracondong ditujukan untuk menjaga keandalan rel dan jembatan yang menjadi tulang punggung operasional kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Bagikan