Merahputih.com - Transportasi umum di Belanda nyaris lumpuh pada Rabu (9/9) akibat pemogokan nasional yang digelar serikat buruh untuk menentang rencana pemerintah memangkas anggaran kesejahteraan.
Aksi mogok selama 24 jam itu membuat hampir tidak ada kereta api, bus, maupun feri yang beroperasi di berbagai wilayah Belanda.
Baca juga:
Drumer Van Halen Dapat Gelar Bangsawan Belanda, Masuk Ksatria Ordo Singa
Dampaknya juga terasa pada layanan kereta api internasional yang menghubungkan Belanda dengan Belgia, Jerman, Prancis, dan Inggris.
Tolak Pemangkasan Anggaran Kesejahteraan
Serikat buruh menggelar aksi tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pemerintah memangkas pengeluaran kesejahteraan hingga 6,5 miliar euro per tahun.
Sebagian besar penghematan tersebut akan dilakukan melalui pembatasan tunjangan pengangguran. Pemerintah berencana mengalihkan dana yang dihemat untuk membiayai peningkatan besar-besaran anggaran pertahanan.
Baca juga:
Belanda Alami Panas Malam Sangat Parah, Pemanasan Global Bisa Naikkan Suhu Capai 4 Drajat Celcius
Rencana tersebut memicu penolakan dari kelompok pekerja yang menilai kebijakan itu akan membebani masyarakat, khususnya mereka yang bergantung pada program kesejahteraan.
Usia Pensiun hingga Anggaran Jadi Sorotan
Pemerintah sebelumnya telah berupaya mencari jalan tengah untuk mendapatkan dukungan politik.
Salah satu langkahnya adalah membatalkan rencana menaikkan usia pensiun. Pekan lalu, pemerintah juga menyepakati pelonggaran terhadap sejumlah proposal pemangkasan anggaran.
Namun, langkah tersebut belum berhasil meredakan penolakan.