Akomodir Penumpang Terdampak Pembatalan Terbang, PT KAI Tambah Rangkaian Perjalanan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Akomodir Penumpang Terdampak Pembatalan Terbang, PT KAI Tambah Rangkaian Perjalanan

Penumpang KAI di Stasiun Gambir.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah membuat berbagai aktivitas warga untuk ke luar Jakarta menjadi terganggu.

Di tengah sejumlah penerbangan yang dibatalkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah kapasitas pada sejumlah perjalanan kereta api pada Senin (7/9).

Penambahan rangkaian dilakukan pada sejumlah perjalanan dengan rute Jakarta, Cirebon, Tegal, Semarang hingga Surabaya. Langkah ini memperluas kapasitas perjalanan darat ketika mobilitas masyarakat melalui jalur udara mengalami gangguan.

KAI menambah rangkaian KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi menjadi sembilan kereta eksekutif dengan menggunakan sarana Stainless Steel New Generation.

Baca juga:

Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup Sampai Jam 18.00 WIB, 6 Penerbangan dari Adi Soemarmo Dibatalkan

Kapasitas juga ditambah pada KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen–Tegal dan Tegal–Pasarsenen serta KA Gumarang relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi.

Ketiga perjalanan tersebut menggunakan kombinasi kereta eksekutif dan ekonomi Stainless Steel New Generation, dengan kapasitas masing-masing menjadi empat kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi.

Sementara itu, empat perjalanan KA Gunung Jati pada relasi Cirebon–Gambir, Gambir–Semarang Tawang, Semarang Tawang–Gambir, dan Gambir–Cirebon mendapatkan tambahan kapasitas menjadi lima kereta eksekutif dan lima kereta ekonomi menggunakan sarana New Image.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penambahan kapasitas dilakukan setelah perusahaan memantau kebutuhan perjalanan masyarakat dan kondisi operasional di lapangan.

KAI terus memantau kebutuhan perjalanan pelanggan dan melakukan penyesuaian kapasitas layanan berdasarkan kondisi operasional di lapangan,

ujar Anne di Jakarta, Senin (7/9).

Penambahan kapasitas kereta tersebut berlangsung ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.

Sebaran abu vulkanik sebelumnya berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah sehingga sejumlah penerbangan mengalami pembatalan.

Kondisi tersebut membuat moda transportasi darat, termasuk kereta api, menjadi salah satu alternatif perjalanan bagi masyarakat yang terdampak gangguan penerbangan.

KAI mengingatkan calon penumpang untuk memastikan jadwal dan ketersediaan tiket sebelum berangkat melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI maupun kanal informasi perusahaan.

#Gunung Anak Krakatau #Erupsi #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
penyampaian pendapat dilaksanakan hari ini mulai pukul 10.00 WIB dengan titik kegiatan berada di sekitar kawasan Monas, Tugu Tani, gedung DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Stasiun Gambir Beroperasi Normal
Indonesia
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Penyelesaian fasilitas penghubung langsung antarkeduanya masih dilakukan agar perpindahan pelanggan antarmoda di masa depan dapat semakin mudah.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
LRT Jakarta Terhubung Sampai Manggarai, KAI Dukung Penyelesaian Akses Langsung ke Stasiun
Indonesia
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu erupsi lagi pada pukul 20:08 WIB dengan tinggi letusan semakin tinggi dibandingkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Malam Ini Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Hingga 1 kilometer
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Bagikan