Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif

Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik, Minggu (6/9/2026). ANTARA/Handout

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam merespons dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, yang menyebabkan sebaran abu vulkanik hingga wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Selain memastikan keselamatan penerbangan, pemerintah menyiapkan sejumlah alternatif transportasi untuk menjaga mobilitas masyarakat yang terdampak penutupan bandara.

Baca juga:

Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, PVMBG Ingatkan Potensi Erupsi Susulan

Pemerintah Siapkan Bandara Alternatif imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) menyampaikan, koordinasi dilakukan secara intensif bersama Menteri Perhubungan, Kepala BMKG, serta berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan kondisi abu vulkanik dan dampaknya terhadap sektor transportasi.

Kita mengetahui erupsi anak gunung Krakatau telah mengakibatkan debu atau abu vulkanik yang menyebar sampai dengan wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

kata AHY Senin (7/8)

Sebaran abu vulkanik tersebut berdampak terhadap operasional penerbangan karena berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Lalu, penutupan sejumlah bandara dilakukan berdasarkan informasi keselamatan penerbangan melalui NOTAM (Notice to Airmen/Notice to Air Mission), yang diterbitkan AirNav Indonesia dan hasil paper test BMKG mengenai pergerakan sebaran abu vulkanik.

AHY menegaskan, keselamatan menjadi prinsip utama dalam pengambilan keputusan terkait operasional penerbangan.

Baca juga:

268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau

Maskapai dan pengelola bandara diminta memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara ketat.

“Kita mengetahui bahwa vulkanik ini tentunya mengandung bahaya bagi penerbangan. Maskapai tentunya harus benar-benar menaati SOP, protap yang menjunjung tinggi faktor keselamatan, safety first, itu adalah prinsip yang tidak boleh ditawar. Begitu pula pengelola bandara,” tambahnya.

Sejumlah Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sejumlah bandara utama yang terdampak penutupan adalah Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim, Bandara Raden Inten di Lampung, serta sejumlah bandara di Jawa Barat, termasuk Bandara Husein Sastranegara, Curug, dan Pondok Cabe.

Sedangkan untuk menjaga konektivitas, Kementerian Perhubungan menyiapkan sejumlah bandara alternatif bagi penerbangan yang seharusnya mendarat di Jakarta.

Pengalihan penerbangan (diversion) antara lain diarahkan ke Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Yogyakarta, dan Bandara Juanda di Surabaya.

Sementara di tengah kondisi tersebut, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap penumpang yang terdampak pembatalan maupun pengalihan penerbangan.

Baca juga:

Kemenkes Buka Beban Kesehatan Erupsi Anak Krakatau, 3,3 Juta Lansia Terancam Abu Vulkanik

Berdasarkan data yang disampaikan AHY, sekitar 150 ribu penumpang masih terdampak dan menunggu perkembangan kondisi operasional bandara.

Pemerintah mendorong maskapai untuk memberikan informasi yang akurat, terbuka, dan mudah dipahami kepada penumpang, termasuk terkait opsi penerbangan maupun proses refund bagi penumpang yang tidak dapat melakukan perjalanan akibat kondisi tersebut.

Pemantauan kondisi abu vulkanik dilakukan secara berkala oleh BMKG setiap empat jam. Hasil pemantauan tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan apakah kondisi telah memungkinkan bagi bandara yang ditutup sementara untuk kembali beroperasi.

“Jadi prinsipnya adalah penumpang juga harus terus diberikan penjelasan informasi yang akurat, maskapai tidak boleh tidak terbuka dan kemudian walaupun ini force major, kita ingin mendorong agar maskapai juga bisa memberikan pelayanan yang baik. jelas AHY

Selain penerbangan, pemerintah juga terus memantau kondisi moda transportasi lainnya. Transportasi penyeberangan laut masih dapat beroperasi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan penumpang.

Sementara itu, moda transportasi darat, termasuk kereta api, dipersiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang terdampak pengalihan penerbangan. (Pon)

#Bandara #Erupsi #Gunung Anak Krakatau #Erupsi Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif
Erupsi Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan. Pemerintah menyiapkan bandara alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Alihkan Penerbangan ke Bandara Alternatif
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, PVMBG Ingatkan Potensi Erupsi Susulan
Gunung Anak Krakatau masih bertatus siaga pada Senin (7/9). PVMBG mengingatkan potensi erupsi susulan.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, PVMBG Ingatkan Potensi Erupsi Susulan
Indonesia
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau melumpuhkan sektor penerbangan Indonesia. Sebanyak 268 ribu penumpang gagal terbang akibat penutupan tujuh bandara.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
268 Ribu Penumpang Pesawat Gagal Terbang Akibat Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Daftar 8 Bandara Yang Ditutup Sampai Senin, 7 September 2026 Jam 09.00 WIB
Kemenhub lakukan paper test setiap 30 menit sekali di seluruh bandara, guna mengetahui apakah penyebaran abu semakin melebar atau berkurang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Daftar 8 Bandara Yang Ditutup Sampai Senin, 7 September 2026 Jam 09.00 WIB
Indonesia
Garuda Indonesia ke Jakarta Dialihkan ke Kertajati, Penumpang Lanjut Naik Whoosh
Abu vulkanik Anak Krakatau memaksa penutupan Bandara Soekarno-Hatta hingga 17.30 WIB. Penerbangan Garuda Indonesia dialihkan ke Kertajati
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Garuda Indonesia ke Jakarta Dialihkan ke Kertajati, Penumpang Lanjut Naik Whoosh
Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Indonesia
Langkah Untuk Menghindari Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas dan Gatal Gatal Segera ke Puskesmas
Abu vulkanik yang menempel langsung pada kulit juga dapat menyebabkan iritasi dan rasa gatal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Langkah Untuk Menghindari Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas dan Gatal Gatal Segera ke Puskesmas
Indonesia
3 Kabupaten Paling Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftar dan Dampaknya
Masyarakat diminta tetap waspada karena paparan abu vulkanik dapat memicu gangguan saluran pernapasan, iritasi mata, hingga masalah pada kulit.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
3 Kabupaten Paling Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftar dan Dampaknya
Indonesia
Abu Anak Krakatau Sampai Monas, Operasi Water Mist Digelar di 5 Wilayah DKI
Penyemprotan xdilakukan di koridor utama kota, termasuk Monas, demi menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Abu Anak Krakatau Sampai Monas, Operasi Water Mist Digelar di 5 Wilayah DKI
Indonesia
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Saat ini, BNPB dan BMKG terus memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan persebaran abu vulkanik di wilayah terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Bagikan