MerahPutih.com - Langkah antisipasi dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi hingga kawasan Monas Jakarta Pusat.
Untuk itu, Pemprov melakukan aksi penyemprot menggunakan water mist di lima wilayah ibu kota secara serempak hari ini.
Baca juga:
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Antisipasi Abu Vulkanik
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan penyemprotan water mist merupakan langkah preventif menjaga kualitas udara.
Water mist ini merupakan langkah preventif untuk membantu mengendalikan debu atau partikulat di udara, sekaligus menjaga kualitas udara di ruang-ruang aktivitas masyarakat,
Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto, Senin (7/9).
Meski Jakarta berjarak cukup jauh dari Anak Krakatau, Pemprov DKI memilih melakukan mitigasi sejak dini. Sebaran abu dilaporkan terasa hingga Monas, sehingga penyemprotan dilakukan di koridor utama kota.
Baca juga:
Kronologi 25 Jam Anak Krakatau Erupsi Tanpa Henti, Sebaran Abu Landa 5 Provinsi
Operasi Serentak di Lima Wilayah
Penyemprotan water mist dilakukan di seluruh wilayah Jakarta:
- Jakarta Pusat: Cempaka Mas hingga Green Pramuka.
- Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso, Gunung Sahari, Pluit.
- Jakarta Timur: Green Pramuka–UKI, Kampung Melayu–PGC Cawang.
- Jakarta Selatan: Rasuna Said–Pejaten Village, MT Haryono–Semanggi.
- Jakarta Barat: Slipi, Tomang, dan sekitarnya.
Pemprov mengerahkan 14 unit water mist dengan kapasitas tangki 10.000 liter, didukung 70 personel Gulkarmat. Dinas Lingkungan Hidup menambah satu unit mobile water mist dan dua tangki 5.000 liter. Distamhut mengerahkan 77 tangki dengan 144 personel. (Asp)