150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund

Arsip - Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak besar terhadap mobilitas penumpang.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah sebanyak 467 penerbangan dibatalkan.

Dari jumlah tersebut, 409 penerbangan merupakan rute domestik, sedangkan 58 lainnya merupakan penerbangan internasional.

Kondisi ini membuat Kemenhub meminta maskapai segera memberikan kepastian kepada penumpang, termasuk terkait pembatalan, perubahan jadwal, hingga pilihan penerbangan alternatif.

Kemenhub Minta Maskapai Beri Kepastian

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, penumpang tidak boleh dibiarkan menunggu tanpa kejelasan mengenai status penerbangan mereka.

Menurutnya, maskapai harus segera menyampaikan informasi sekaligus memastikan hak penumpang untuk mendapatkan pengembalian tiket.

“Airlines untuk segera menyampaikan kepada para penumpang supaya mereka tidak menunggu terlalu lama. Yang paling penting hak-hak mereka untuk pengembalian tiket itu harus dijamin,” ujar Dudy saat memantau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/9).

Dudy menyebut masih terdapat penumpang yang berharap penerbangan mereka tetap dapat dilakukan meski kondisi bandara belum memungkinkan.

Karena itu, informasi mengenai status penerbangan perlu disampaikan secara jelas oleh maskapai agar penumpang dapat menentukan langkah selanjutnya.

Baca juga:

Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman

Penumpang Bisa Mendapat Refund atau Perubahan Penerbangan

Selain pengembalian tiket atau refund, operator penerbangan juga diminta memberikan informasi mengenai perubahan jadwal maupun pengalihan penerbangan.

Kemenhub membuka opsi penggunaan sejumlah bandara alternatif untuk membantu penanganan gangguan penerbangan. Bandara yang dapat menjadi alternatif di antaranya Kertajati, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan bagi penumpang di tengah kondisi penerbangan yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:

Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan

Dudy menegaskan, pelayanan kepada penumpang tetap harus menjadi perhatian meskipun gangguan penerbangan terjadi akibat faktor alam.

Menurutnya, kepastian terkait hak penumpang, terutama pengembalian tiket, tidak boleh diabaikan.

Yang paling penting bahwa hak-hak mereka (penumpang) untuk pengembalian tiket itu harus dijamin oleh para airlines supaya mereka tidak menunggu,

Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.

(Knu)

#Penerbangan #Kemenhub #Bandara #Gunung Anak Krakatau #Abu Vulkanik #Pesawat #Menteri Perhubungan #Dudy Purwagandhi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Tim SAR masih mencari 5 jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.
ImanK - Selasa, 08 September 2026
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
BNPB menyebut abu vulkanik Gunung Anak Krakatau cenderung bergerak ke Laut Hindia. Lampung, Banten, Jawa Barat hingga Jakarta lebih kondusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
Indonesia
Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada
Fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama 25 jam telah berakhir. Warga Pulau Sebesi diminta tetap waspada dan menghindari informasi hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi tiga kali pada Selasa pagi dengan amplitudo 44–48 mm. Puluhan gempa vulkanik tercatat, status tetap Level III (Siaga) dengan potensi letusan susulan tinggi.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Indonesia
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga
PAM Jaya memastikan kualitas air perpipaan tetap terjaga dan memenuhi standar Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 di tengah sebaran abu vulkanik Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga
Bagikan