Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau

ImanKImanK - Selasa, 08 September 2026
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau

Anak Krakatau sempat erupsi tanpa henti. (Foto: PVMBG Badan Geologi ESDM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kelima jurnalis tersebut berada di dalam sebuah speedboat bersama tiga orang lainnya, yakni kapten kapal, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu atau guide. Kapal bertolak dari kawasan Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengatakan laporan mengenai hilang kontak pertama kali diterima pihaknya dari jurnalis ANTARA Banten, Bayu, sekitar pukul 13.55 WIB.

Tim SAR kemudian melakukan pencarian dengan mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB). Penyisiran dilakukan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

“Pukul 18.15 WIB, RIB sandar di dermaga Marina Carita dengan hasil melakukan penyisiran di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang dengan radius 3,2 kilometer dari Gunung Anak Krakatau dengan hasil nihil,” kata Amrad dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Baca juga:

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026

Speedboat Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

Berdasarkan laporan SAR, rombongan jurnalis berangkat dari Dermaga Pandeglang Carita menuju Gunung Anak Krakatau sekitar pukul 14.00 WIB.

Perjalanan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam. Namun, komunikasi dengan speedboat kemudian terputus.

Posisi terakhir hilang kontak dilaporkan berada di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau sekitar pukul 14.42 WIB.

Sementara pada pukul 18.13 WIB, posisi tim pencarian sudah berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Hingga pencarian berlangsung, keberadaan speedboat belum diketahui.

Laporan lainnya menyebut komunikasi terakhir dengan kapal berlangsung sekitar pukul 15.04 WIB.

 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau

23 Personel Dikerahkan untuk Pencarian

Kasubdit Patroli Airud Polda Banten AKBP Lis Handaya mengatakan operasi pencarian melibatkan unsur gabungan Basarnas dan kepolisian.

Sebanyak 23 personel dikerahkan untuk menyisir perairan Selat Sunda di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Baca juga:

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif

“Kasubdit Patroli Airud bersama gabungan dari Basarnas melaksanakan kegiatan evakuasi pencarian terhadap diduga lima wartawan atau jurnalis yang pada hari Senin tanggal 7 September kemarin 14.00 menuju ke aktivitas Gunung Anak Krakatau guna melaksanakan peliputan,” ujar Lis.

Pencarian dilakukan di sekitar koordinat 06°14'40.52''S 105°40'49.48"T dengan arah 288,34 derajat.

Kondisi laut saat pencarian dilaporkan masih memungkinkan untuk dilakukan penyisiran. Tinggi gelombang berada di kisaran 0,5 hingga 1 meter, sedangkan angin bertiup dari timur ke barat dengan kecepatan sekitar 5-10 knot.

Di sisi lain, sebaran abu vulkanik masih terpantau di sejumlah wilayah sekitar Banten.

KN SAR Tetuka Disiapkan Jadi Posko

Operasi pencarian juga akan diperkuat dengan KN SAR Tetuka. Kapal tersebut masih dalam pelayaran menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk mendukung operasi pencarian.

KN SAR Tetuka dijadwalkan berada di sekitar lokasi pada Rabu (9/9/2026) dan akan digunakan sebagai posko pergerakan tim SAR.

Tim gabungan hingga kini masih berupaya menemukan speedboat beserta seluruh penumpang yang berada di dalamnya.

Lima jurnalis tersebut diketahui tengah menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas vulkanik. Saat kejadian, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Siaga III.

Daftar 8 Orang di Dalam Speedboat

Berdasarkan data yang diterima, terdapat delapan orang di dalam speedboat yang hilang kontak. Mereka terdiri dari tiga awak atau pendamping dan lima jurnalis.

Baca juga:

Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada

Berikut identitas mereka:

  • Warta (55) – Kapten kapal
  • Surakman (60) – ABK
  • Heriyanto (49) – Guide
  • M. Bagus Khoirunnas – Jurnalis ANTARA
  • Ari Basuki – Jurnalis Merdeka
  • Yudhis – Jurnalis iNews
  • Daus – Jurnalis Anadolu
  • Donal – Jurnalis freelance

Operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan unsur SAR dan kepolisian. Tim di lapangan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi laut, cuaca, serta sebaran abu vulkanik di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

#Jurnalis Anak Krakatau #Anak Krakatau #Gunung Anak Krakatau #Erupsi Anak Krakatau #Jurnalis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Gunung Anak Krakatau erupsi 31 kali pada 5-9 Oktober 2026, dengan 26 letusan dalam sehari. Status masih Siaga, radius 5 km wajib dihindari.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Gunung Anak Krakatau Aktif Pekan Lalu, Terjadi 26 Letusan dalam Sehari! Simak Peringatan PVMBG
Indonesia
Karya Jurnalistik Diakui sebagai Hak Cipta, Wartawan Berpeluang Terima Royalti
Namun, mekanisme pemberian royalti tersebut masih menunggu pengaturan lebih lanjut melalui peraturan turunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Karya Jurnalistik Diakui sebagai Hak Cipta, Wartawan Berpeluang Terima Royalti
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Indonesia
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Arus di sekitar perairan Selat Sunda barat Pandeglang mengarah ke barat.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
BMKG Ungkap Arus di Mengarah ke Barat sejak 10 September, Membawa Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Gunung Anak Krakatau Jauh ke Bengkulu
Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Basarnas Bengkulu kembali menemukan mayat pria tanpa identitas di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Jenazah langsung dibawa ke kediaman almarhum di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Bagikan