Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga

(Foto: dok tim media PAM Jaya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi cuaca dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terpantau hingga wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari terakhir membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Di tengah kondisi tersebut, PAM Jaya memastikan kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan tetap terjaga dan memenuhi standar kualitas air minum sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023.

Pengawasan kualitas air dilakukan secara berkala untuk memastikan air yang diproduksi dan didistribusikan PAM Jaya memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.

Kualitas Air Diawasi dari Sumber hingga Pelanggan

PAM Jaya memastikan proses pengolahan air minum perpipaan dilakukan melalui tahapan pengolahan dan pengawasan kualitas sebelum air didistribusikan kepada pelanggan.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sumber air baku, proses pengolahan hingga air siap didistribusikan melalui jaringan perpipaan.

Sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas dan kontinuitas suplai air baku tetap terjaga, jajaran Direksi PAM Jaya juga melakukan kunjungan ke Jatiluhur.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan sumber air baku yang menjadi bagian penting dalam sistem penyediaan air minum PAM Jaya.

Baca juga:

Rayakan Hari Pelanggan, PAM Jaya Beri Layanan Air Minum Gratis untuk Masjid Istiqlal selama Setahun

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air baku serta proses penyediaannya tetap berjalan dengan baik, sehingga suplai air kepada pelanggan dapat terus terjaga.

Selain melalui proses pengolahan dan pengawasan kualitas, sistem distribusi menggunakan jaringan perpipaan juga menjadi salah satu bentuk perlindungan terhadap kualitas air.

Air yang telah melalui proses pengolahan dan memenuhi standar kemudian dialirkan melalui jaringan pipa hingga ke pelanggan. Dengan demikian, potensi paparan atau tercemarnya air dari faktor lingkungan selama proses pendistribusian dapat diminimalisir.

PAM Jaya Imbau Pelanggan Tetap Tenang

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengimbau pelanggan untuk tetap tenang dan menggunakan air PAM Jaya sebagaimana mestinya.

Pelanggan tidak perlu khawatir terhadap kualitas air PAM Jaya.

"Kami terus melakukan pengawasan mulai dari sumber air baku, proses pengolahan hingga pendistribusiannya kepada pelanggan untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan tetap terjaga. Kami juga mengimbau pelanggan untuk tetap menggunakan air PAM JAYA secara bijak dan sesuai kebutuhan sehari-hari," ujar Arief, Senin (7/9).

Arief menambahkan, menjaga kualitas air merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab PAM Jaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, pengawasan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk memastikan kondisi sumber air baku dan infrastruktur pendukung tetap dalam kondisi yang baik.

Bagi kami, memastikan air sampai kepada pelanggan dengan kualitas yang baik bukan hanya soal memenuhi standar di instalasi pengolahan, tetapi juga bagaimana kualitas tersebut tetap terjaga selama proses distribusi hingga sampai ke rumah pelanggan. Karena itu, seluruh rangkaian proses ini terus kami awasi,

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin.

Kebersihan Toren dan Keran di Rumah Juga Perlu Dijaga

PAM Jaya juga mengimbau pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan sarana air di rumah.

Pelanggan diminta memastikan wadah penampungan air atau toren serta keran dalam kondisi bersih. Hal ini penting untuk turut menjaga kualitas air hingga digunakan oleh pelanggan.

Dengan berbagai upaya tersebut, PAM Jaya memastikan pelanggan tetap dapat menggunakan air perpipaan untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak perlu khawatir terhadap kualitas air akibat kondisi sebaran abu vulkanik yang terjadi saat ini.

PAM Jaya akan terus memantau kondisi dan melakukan pengawasan untuk memastikan kualitas serta kontinuitas air yang diterima pelanggan tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan air PAM Jaya, pelanggan dapat mengakses kanal layanan resmi PAM Jaya. (Asp)

#PAM Jaya #Air Bersih #Abu Vulkanik #Gunung Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Tim SAR masih mencari 5 jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.
ImanK - Selasa, 08 September 2026
Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Menuju Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
BNPB menyebut abu vulkanik Gunung Anak Krakatau cenderung bergerak ke Laut Hindia. Lampung, Banten, Jawa Barat hingga Jakarta lebih kondusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
Indonesia
Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada
Fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama 25 jam telah berakhir. Warga Pulau Sebesi diminta tetap waspada dan menghindari informasi hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Pemerintah Imbau Warga Pulau Sebesi Tetap Waspada
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi tiga kali pada Selasa pagi dengan amplitudo 44–48 mm. Puluhan gempa vulkanik tercatat, status tetap Level III (Siaga) dengan potensi letusan susulan tinggi.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Belum Reda, Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Sejak Pagi
Indonesia
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga
PAM Jaya memastikan kualitas air perpipaan tetap terjaga dan memenuhi standar Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 di tengah sebaran abu vulkanik Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, PAM Jaya Pastikan Kualitas Air Tetap Terjaga
Indonesia
Anak Krakatau Masuk Episode Erupsi Strombolian, Kenali 4 Jenis Letusan Gunung Api
Anak Krakatau memasuki episode erupsi Strombolian. Kenali karakter erupsi Hawaii, Strombolian, Vulkanian, dan Peléan serta skala VEI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Masuk Episode Erupsi Strombolian, Kenali 4 Jenis Letusan Gunung Api
Bagikan