Abu Vulkanik Landa Bandara, Menhub Beri Pilihan Maskapai Terbang ke Bandara Alternatif atau Batalkan Perjalanan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Landa Bandara, Menhub Beri Pilihan Maskapai Terbang ke Bandara Alternatif atau Batalkan Perjalanan

Sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau mengguyur Bandara Soekarno Hatta. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah mencatat, sebanyak 1.558 penerbangan terdampak akibat penutupan delapan bandara imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) dengan 170.000 penumpang tertahan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah mengoperasikan sejumlah bandara alternatif selama 24 jam untuk menjaga kelancaran mobilitas penumpang setelah delapan bandara ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Bandara alternatif yang disiapkan meliputi Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Juanda di Surabaya, Bandara Yogyakarta International Airport, serta Bandara Adi Soemarmo di Solo.

Tadi saya sampaikan untuk memberikan alternatif kepada airlines apabila ingin menggunakan, karena kita sudah membuka bandara alternatif, Bandara Kertajati, Bandara Semarang, Juanda, YIA Jogja, kemudian Solo juga kita buka untuk operasi 24 jam,

kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/9).

Menhub menjelaskan seluruh bandara alternatif tersebut dapat digunakan maskapai untuk pendaratan maupun keberangkatan selama kondisi operasional di delapan bandara terdampak abu vulkanik masih belum memungkinkan demi keselamatan penerbangan.

Baca juga:

Banyak Penerbangan Delay Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Dapat Layanan Kesehatan

Adapun delapan bandara yang ditutup imbas abu vulkanik erupsi GAK meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung.

Selanjutnya Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel. Pemerintah menjadwalkan penutupan delapan bandara itu hingga Minggu pukul 23.59 WIB.

Pemerintah memberikan keleluasaan kepada setiap maskapai untuk menentukan penggunaan bandara alternatif sesuai kebutuhan operasional, jadwal penerbangan, serta kesiapan armada dan pelayanan kepada seluruh penumpang terdampak.

Selain membuka bandara alternatif, Kementerian Perhubungan bersama InJourney Airports juga menyiapkan dukungan transportasi darat agar perpindahan penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menuju bandara pengganti berlangsung lebih mudah dan aman.

Transportasi darat yang disediakan meliputi layanan kereta api dan moda angkutan bus secara gratis bagi penumpang yang jika penerbangannya dialihkan menuju Bandara Kertajati, Juanda, Solo, Semarang, maupun Yogyakarta. Tidak ada pungutan biaya transportasi menuju bandara alternatif, hal itu sebagai bagian dari pelayanan kepada penumpang selama operasional penerbangan terdampak penyebaran abu vulkanik erupsi GAK di Bandara Soetta.

Pelaksanaan layanan tersebut dikoordinasikan antara InJourney Airports dan masing-masing maskapai agar penumpang memperoleh kepastian mengenai lokasi keberangkatan baru beserta moda transportasi pendukung yang disediakan pemerintah.

Informasi mengenai pemindahan penerbangan maupun jadwal keberangkatan menuju bandara alternatif akan disampaikan langsung oleh maskapai kepada setiap penumpang melalui mekanisme pelayanan yang telah ditetapkan.

Menhub menjelaskan keputusan menggunakan bandara alternatif tetap berada pada masing-masing maskapai, sedangkan penumpang dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara pengganti atau membatalkan penerbangannya sesuai kebutuhan.

Tergantung kepada masyarakat apakah masih ingin melakukan perjalanan dengan memindah perjalanannya ke bandara-bandara alternatif tersebut atau mereka membatalkan perjalanannya,

beber Dudy.

Menhub berharap kebijakan tersebut dapat menjaga mobilitas masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak menuju maupun dari Jakarta tanpa mengurangi aspek keselamatan penerbangan selama penutupan delapan bandara masih diberlakukan pemerintah.

#Gunung Krakatau #Gunung Anak Krakatau #Penerbangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Penasaran dengan fenomena munculnya dua pulau baru Anak Krakatau di Selat Sunda pasca erupsi beruntun? Cek fakta dan penjelasan resmi dari Badan Geologi di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Dua Pulau Baru Anak Krakatau Mendadak Muncul Pasca Erupsi, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah erupsi. Badan Geologi menjelaskan dugaan asal material pembentukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Daratan Baru 32,8 Hektare Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan Badan Geologi
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Bandara Husein Bandung Kembali Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Farhan menyebut beberapa maskapai yang telah berkomunikasi antara lain TransNusa, Lion Group, dan Scoot.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Bandara Husein Bandung Kembali  Buka Penerbangan Langsung Dari Singapura dan Malaysia
Berita Foto
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Keluarga jurnalis yang hilang kontak melakukan tabur bunga di bibir Pantai Kampung Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Tabur Bunga untuk Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak di Pantai Pagedongan
Dunia
Kondisi Keuangan Dikabarkan Memburuk, CEO AirAsia Klaim Permintaan Penerbangan Tetap Kuat
Fernandes menegaskan bahwa AirAsia tidak meminta dana talangan dari pemerintah. Ia juga memastikan tidak ada armada yang dihentikan operasinya (grounded) akibat gagal bayar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Kondisi Keuangan Dikabarkan Memburuk, CEO AirAsia Klaim Permintaan Penerbangan Tetap Kuat
Indonesia
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Sepanjang operasi digelar, tim SAR gabungan secara umum tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Setelah 10 Hari, Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Dihentikan
Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Indonesia
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Kebakaran terjadi di sejumlah kawasan sekitar Bandara Soetta, Tangerang. Asap hitam membubung, namun operasional penerbangan tetap normal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Asap Hitam Membubung Dekat Bandara Soetta, Operasional Penerbangan Tak Terganggu
Indonesia
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra
Tim sempat menemukan sebuah terpal berwarna oranye, tetapi benda tersebut kemudian dipastikan bukan bagian dari barang milik korban maupun speedboat Arupadhatu 1.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pencarian 5 Jurnalis Dikoordinasikan Hingga Wilayah Barat Pulau Sumatra
Bagikan