2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik, Minggu (6/9/2026). ANTARA/Handout

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan dua teknik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengurangi persebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan OMC dilakukan untuk menstimulasi hujan di wilayah yang terdampak abu vulkanik. Satu armada udara telah disiagakan di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, untuk mendukung operasi tersebut.

Langkah tersebut dilakukan setelah Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi sejak Minggu (6/9) dini hari. OMC diharapkan dapat membantu mengurangi konsentrasi abu vulkanik di udara sehingga dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dan perhubungan dapat ditekan.

Baca juga:

Jangan Asal Disapu! Abu Vulkanik Bisa Rusak Rumah, Ini Cara Membersihkannya

Manfaatkan Awan Hujan

BNPB memanfaatkan awan hujan yang sudah tersedia melakukan praktik OMC. Teknik andalan pertama ini, bekerja dengan pesawat yang akan melakukan penyemaian awan untuk merangsang terbentuknya hujan di wilayah yang membutuhkan.

Hujan diharapkan dapat membawa partikel abu vulkanik yang berada di atmosfer turun ke permukaan tanah sehingga konsentrasi abu di udara berkurang. Namun, pelaksanaan teknik tersebut bergantung pada ketersediaan awan yang memenuhi kondisi untuk dilakukan penyemaian.

Gunakan Water Mist Jika Tak Ada Awan

Jika tidak ditemukan pertumbuhan awan hujan, BNPB menyiapkan teknik kedua, yakni water mist. Metode ini dilakukan dengan menyemprotkan air yang diubah menjadi butiran sangat halus seperti kabut atau titik-titik air. Teknik tersebut ditujukan untuk membantu mengurai atau menurunkan partikel abu vulkanik yang berada di udara.

Untuk DKI Jakarta, Banten dan Lampung, apabila tidak ada pertumbuhan awan hujan, kami dengan BMKG juga sepakat untuk menggunakan metode water mist, yaitu untuk mengurai partikel abu yang berbahaya,

ungkap Suharyanto.

BNPB juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menentukan dukungan pelaksanaan OMC, termasuk kemungkinan melalui Bandara Halim Perdana Kusuma di Jakarta atau Bandara Husein Sastranegara di Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, BNPB dan BMKG terus memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan persebaran abu vulkanik di wilayah terdampak. Pemerintah juga bersiaga untuk menangani dampak erupsi terhadap masyarakat.

Mudah-mudahan operasi modifikasi cuaca yang dilakukan hari ini sampai nanti malam, ini bisa membantu untuk mencapai atau mewujudkan kondisi daerah, kondisi cuaca yang lebih baik lagi,

ujar Suharyanto. (Tka)

#BNPB #Abu Vulkanik #Gunung Anak Krakatau
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Saat ini, BNPB dan BMKG terus memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau dan persebaran abu vulkanik di wilayah terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
2 Langkah BNPB Kurangi Persebaran Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Indonesia
3 Kabupaten Terparah Terkena Abu Erupsi Anak Krakatau, 1 di Banten 2 di Lampung
BNPB menyebut tiga kabupaten paling terdampak abu vulkanik Anak Krakatau: Pandeglang di Banten serta Lampung Selatan dan Tanggamus di Lampung.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
3 Kabupaten Terparah Terkena Abu Erupsi Anak Krakatau, 1 di Banten 2 di Lampung
Indonesia
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbelah Jadi 2 Klaster, Benarkah Ada Potensi Tsunami?
Kabar terbaru erupsi Gunung Anak Krakatau! Sebaran abu vulkanik mengepung Jakarta dan Banten hingga memicu penutupan Bandara Soetta dan Halim. Cek info BMKG dan status tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbelah Jadi 2 Klaster, Benarkah Ada Potensi Tsunami?
Indonesia
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nazli Harahap menuturkan, personel yang disiapkan nantinya dapat digerakkan untuk mendukung pencarian dan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Indonesia
Refund Tiket Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Wajib 100 Persen
Pengembalian tiket sebesar 100 persen merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sehingga penumpang tidak mengalami kerugian akibat pembatalan penerbangan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Refund Tiket Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Wajib 100 Persen
Indonesia
Pagi Ini, Bandara Soetta Masih Ditutup
Hasil pemantauan menunjukkan arah angin berubah dari semula mengarah ke barat menjadi bergerak ke timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Pagi Ini, Bandara Soetta Masih Ditutup
Indonesia
Abu Vulkanik Landa Bandara, Menhub Beri Pilihan Maskapai Terbang ke Bandara Alternatif atau Batalkan Perjalanan
Keputusan menggunakan bandara alternatif tetap berada pada masing-masing maskapai, sedangkan penumpang dapat memilih melanjutkan perjalanan melalui bandara pengganti atau membatalkan penerbangannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Landa Bandara, Menhub Beri Pilihan Maskapai Terbang ke Bandara Alternatif atau Batalkan Perjalanan
Indonesia
Kronologi 25 Jam Anak Krakatau Erupsi Tanpa Henti, Sebaran Abu Landa 5 Provinsi
Selama 25 jam tanpa henti, Anak Krakatau memuntahkan erupsi menerus yang mengguncang atmosfer dan menebarkan abu vulkanik hingga melanda lima provinsi.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Kronologi 25 Jam Anak Krakatau Erupsi Tanpa Henti, Sebaran Abu Landa 5 Provinsi
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Kemenhub belum membuka sejumlah bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 467 penerbangan terdampak, termasuk 409 domestik.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Kemenhub Pilih Tahan Penerbangan, Abu Gunung Anak Krakatau Masih Jadi Ancaman
Bagikan