Museum of Youth Culture Menginginkan Kenangan Masa Remaja

Leonard Leonard - Rabu, 10 Juni 2020
Museum of Youth Culture Menginginkan Kenangan Masa Remaja

Museum of Youth Culture menyimpan semua yang berhubungan dengan masa muda.(Foto: Unsplash/pawel szvmanski)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSEUM of Youth Culture memiliki kegiatan yang melibatkan individu atau organisasi (kelompok) untuk memperoleh foto-foto, benda-benda, dan artefak lainnya dari anak-anak muda, sepertinya ditulis oleh Lonely Planet. Tidak masalah barang apa yang kamu miliki saat kamu masih remaja atau dewasa muda.

Lagian, kita semua pernah menjadi remaja dan mengalami masanya sekali dahulu. Siapa coba yang engga suka untuk bernostalgia?

Baca juga:

Museum Nasional Sejarah Amerika Afrika Merilis Portal Baru Tentang Rasisme

1
Terdiri dari koleksi yang menyorot dampak yang dirasakan kaum muda (Foto: brent2020)

Museum of Youth Culture sebenarnya lebih seperti arsip digital dengan lebih dari 150 ribu foto dan teks dari banyak kontributor. Koleksi-koleksi menyoroti dampak yang dirasakan kaum muda terhadap warisan milik kita.

Ada puluhan koleksi yang saat ini ada di situs web. Meskipun sebagian besar koleksi berasal dari tahun 80-an dan 90-an, museum ini tertarik pada artefak anak muda dari setiap zaman.

"Mulai dari bekas situs bom London, pembalap sepeda pasca-perang tahun 1940-an di London, sampai rumah Asam di Inggris Utara tahun 1980-an. Museum ini memberdayakan kisah sehari-hari yang luar biasa tentang bagaimana tumbuh dewasa di Inggris," tulis museum itu di situs webnya.

Baca juga:

Tiga Mobil Klasik Stainless Steel Siap Dilelang

2
Museum tertarik pada artefak anak muda dari setiap zaman (Foto: Unsplash/S Weber)

Pengelola museum mencari item untuk proyek Grown Up Britain namun tidak menutup kemungkinan menerima pengiriman dari seluruh dunia. Foto-foto lama pilihan busana atau puisi lama kamu dari tahun pertama semuanya layak dikirim. Untuk mengirim, kamu cukup mengunjungi halaman pengiriman di situs web museum dan sertakan kisah di balik kiriman kiriman, atau cerita lain tentang masa muda kamu. Kiriman juga harus memiliki gambar foto artefak.

Selain permintaan untuk pengiriman, museum ini juga menawarkan lembar kerja yang dapat diunduh, halaman mewarnai, dan aktivitas yang dilakukan di rumah lainnya jika kamu terjebak di rumah karena lockdown. Bahkan ada beberapa sumber tentang cara mewawancarai anggota keluarga kamu tentang masa muda mereka juga.

Untuk informasi lebih lanjut dan untuk menelusuri koleksi, kamu bisa kunjungi situs web Museum of Youth Culture. (lgi)

Baca juga:

Museum di Italia Pakai Teknologi untuk Tetap Jaga Jarak Fisik

#Museum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Tahir Solo Museum diketahui menunggak biaya PBB sebesar Rp 600 juta. DPRD Solo meminta masalah tersebut diselesaikan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Fashion
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Pameran John Galliano di The Met 2027 resmi dibatalkan. Temukan alasan mengejutkan di balik kontroversi masa lalu, serta keputusan dari Anna Wintour dan pihak museum
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Indonesia
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Tahir Solo Museum resmi dibuka di atas lahan 5 hektare. Museum ini menghadirkan fosil Omeisaurus tianfuensis dengan leher 20 meter dari Tiongkok.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Fadli Zon menilai bahwa biaya masuk museum di tanah air saat ini masih tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan standar internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Bagikan