Mulai Besok, Angkot Cirebon Aksi Mogok Massal Selama Empat Hari
ILUSTRASI (FOTO Antara)
MerahPutih.com - Angkutan kota (Angkot) di Kota Cirebon akan melakukan aksi mogok masal. Aksi mogok masal ini akan berlangung selama empat hari. Hal ini dilakukan untuk protes atas kehadiran transportasi online di Kota Cirebon.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar membenarkan surat kesepakatan bersama Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) yang menyatakan akan melakukan aksi mogok masal.
Mogok masal angkutan kota tersebut rencananya akan berlangsung dari tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2017.
"Tadi kami menerima informasi dari Organda bahwa mereka membuat kesepekatan bersama bahwa mereka akan melakukan aksi mogok sampai hari Senin (2/10)," katanya, Kamis (28/9).
Untuk mengantisipasi masyarakat yang membutuhkan angkutan umum, Polresta Cirebon berkoordinasi denga Pemkot Cirebon untuk menyediakan kendaraan angkutan masal.
"Saya tadi sudah bicara dengan Pak Walikota (Cirebon), kami bersurat kepada instansi-instansi yang memiliki sarana transportasi masal mulai esok membantu kami mengangkut warga yang membutuhkan transportasi umum," kata Adi Vivid.
Menurutnya, surat kesepakatan bersama Organda tersebut merupakan himbauan, karena itu tidak ada paksaan bagi sopir angkot lain untuk mengikuti aksi mogok masal tersebut.
"Ini kan sifatnya pernyataan dan himbauan, tidak boleh mereka memaksakan orang lain untuk tidak beroperasi," katanya.
Aksi mogok masal ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan para pengusaha dan pengemudi angkutan kota di Kota Cirebon. (*)
Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Dapatkan informasi lainnya dari Cirebon dalam artikel: Pedas Manis Tongseng Jokowi Di Cirebon
Bagikan
Berita Terkait
Penumpang Transjakarta Capai 1,4 Juta Per Hari, Layani 233 Rute
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
KAI Layani 5.334 Motor selama Angkutan Motis Nataru 2025/2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Tak Ada Bantuan Pusat, Pemkot Bakal Hentikan Operasional Batik Solo Trans
RUU Transportasi Online Masuk Prolegnas 2026, DPR Kejar Keadilan Status Pengemudi dan Transparansi Algoritma
Pemprov Jamin Tarif Baru TransJakarta Tetap Lebih Murah dari Daerah Lain, Masih di Bawah Rp 5.000
21 Tahun Beroperasi Tarif TransJakarta Naik Baru Sekali, Segini Ongkos Riilnya Tanpa Subsidi
Hadapi Tantangan Regulasi, Koperasi Ojol Dorong Kemandirian Driver lewat Kekuatan Finansial Kolektif