MerahPutih.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Muhammadiyah menilai, aksi tersebut merupakan bentuk pelanggaran nyata terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), hukum internasional.
“Kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak-Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni kepada wartawan di Jakarta dikutip Selasa (3/3).
Baca juga:
Menlu Sugiono Hubungi Iran, Indonesia Siap Jadi Mediator Konflik AS-Israel dan Iran
Muhammadiyah juga mendesak agar lembaga internasional tidak tinggal diam melihat eskalasi kekerasan ini.
"Untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah," tegas Syafiq.
Muhammadiyah mengimbau Iran dan negara-negara Arab untuk menahan diri dari konfrontasi bersenjata dan lebih mengedepankan meja dialog sebagai sesama anggota OKI.
Baca juga:
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, 60 Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Dibatalkan
Seluruh elemen global, mulai dari tokoh agama hingga lembaga multilateral, diajak bersatu untuk menekan aktor-aktor yang terlibat agar menghentikan tindakan semena-mena.
"Untuk mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi," kata Syafiq. (knu)