MerahPutih.com - Polri diminta segera mengungkap motif Eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo yang memerintahkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menembak Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hingga tewas.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi NasDem, Ahmad Ali mengatakan, hal itu penting agar publik tak menerka-nerka sehingga menimbulkan opini liar soal motif pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga:
Pimpinan MPR Harap Komitmen Kapolri di Kasus Brigadir J Serupa dengan Kasus KM 50
“Penting untuk masyarakat tahu apa motif dari peristiwa pidana itu. Kalau tidak, masyarakat akan bertanya dan membangun opini sehingga polisi penting untuk menyampaikan motifnya agar opininya tidak menjadi liar,” kata Ahmad Ali kepada wartawan, Rabu (10/8).
Menurut Ahmad Ali, pelaku tindak pidana tak bisa dipisahkan dari motif yang menyertainya. Hanya saja, motif sulit terungkap jika ada oknum-oknum yang berupaya menutupi maupun menghilangkan barang bukti.
“Ketika orang sudah ditetapkan tersangka nanti akan menyusul kronologis lengkapnya, bagaimana motifnya dan lain-lainnya. Pasti ada motifnya, tidak mungkin tidak ada motifnya,” ujarnya.
Baca Juga;
Lebih lanjut, Ketua DPP Partai NasDem itu meyakini terungkapnya motif pembunuhan Brigadir J hanya tinggal menunggu waktu.
“Sekarang polisi masih membutuhkan waktu untuk merekonstruksi kembali motifnya, kontruksi sudah selesai tinggal motifnya apa sih yang sedang didalami. Tentunya ini setelah memeriksa semua orang yang terlibat dalam persoalan itu,” tuturnya.
Ahmad Ali mengimbau kepada semua pihak agar tak menghembuskan informasi spekulatif soal motif pembunuhan Brigadir J.
“Saya percaya kepada kepolisian dan mengimbau kepada semua orang, semua kelompok, semua media untuk kemudian untuk tidak membangun opini, supaya tidak semakin kabur,” pungkasnya. (Pon)
Baca Juga:
Keluarga Brigadir J Tanggapi Penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai Tersangka