Monitor Indonesia: DPR Sering Disorot karena Paling Banyak Korupsi
Direktur Riset Monitor Indonesia Ali Rif'an. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Monitor Indonesia merilis hasil penelitian geliat pemberitaan media cetak terkait isu parlemen termasuk lembaga DPR yang menjadi paling dominan disorot media massa.
Direktur Riset Monitor Indonesia Ali Rif'an mengatakan, dalam penelitian geliat pemberitaan tersebut, pihaknya mengambil beberapa sampling media cetak sebagai sumber. Hasilnya, lembaga DPR paling banyak disorot lantaran kasus korupsi.
"Terkait tema Parlemen, DPR menjadi salah satu bagian dari parlemen yang mendominasi pemberitaan, tema korupsi mendominasi," kata Ali saat merilis hasil penelitian 'Geliat Pemberitaan Partai Politik, Parlemen, Pemerintahan dan Tren Tone Capres-Cawapres 2019' di Jalan Tebet Barat 1, Jakarta, Selasa (19/12).
Menurut Ali, tren frekuensi pemberitaan fokus tema DPR mendapat perhatian sebesar (25 persen), dengan tokoh sentral kasus Setya Novanto.
"Tokoh sentral Setyo Novanto sebagai Ketua DPR dalam kasus korupsi e-KTP menjadikan frekuensi pemberitaan beberapa media cetak meningkat," katanya.
Terkait nada berita, tema parleman yang paling banyak diinformasikan negatif dibandingkan tema lainnya.
"Dari 4 (empat) tema yang diteliti, tema Parlemen yang paling banyak mendapat nada berita negatif, disusul dengan tema Pemerintahan dan Partai Politik. Nada negatif mayoritas menyoroti terkait kasus korupsi," ucap dia.
Sekadar informasi, penelitian Monitor Indonesia digelar pada tanggal 10 Agustus - 25 November 2017 dengan menggunakan metode purposive sampling pada beberapa media cetak.
Tehnik pengumpulan data, dengan filterisasi semua pemberitaan dan pencarian dengan tema Partai Politik, Parlemen, Pemerintahan, dan Pencapresan. Semua berita yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan content analysis.
"Kenapa media cetak, karena lebih akurat dan tercetak, sehingga lebih dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya. (Fdi)
Baca berita terkait Monitor Indonesia lainnya: Survei Monitor Sebut Jokowi Dominan, Prabowo Terendah
Bagikan
Berita Terkait
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Kejagung Obrak-abrik Money Changer di Mal Mewah, Temukan Jejak 'Uang Panas' Dugaan Korupsi Ekspor POME