Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Monash University Indonesia Tawarkan Kualitas Studi Magister

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 09 Februari 2024
Monash University Indonesia Tawarkan Kualitas Studi Magister

Monash University Indonesia siap memberikan pendidikan. (Foto: Monash University Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Monash University, sebagai bagian dari peringkat 50 besar universitas di dunia, siap membantu generasi muda Indonesia meningkatkan keterampilan agar siap menghadapi masa depan sambil tetap melanjutkan karier di Indonesia.

Generasi muda perlu beradaptasi dengan keterampilan baru agar tetap relevan dalam menghadapi peluang ekonomi digital yang besar dan tantangan lingkungan yang semakin kompleks saat ini.

Baca juga:

Monash University Indonesia dan Berbagai Institusi Pendidikan Digital Hadir di DNA Edu Connect

Proposisi tersebut juga sejalan dengan komitmen Monash University dalam menjembatani capaian akademis dan kemajuan profesional. Salah satunya dengan resmi terdaftarnya Monash University, Indonesia, sebagai tujuan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam negeri.

Pendidikan tinggi lanjutan di Monash University, Indonesia dirancang dengan kurikulum berkelas dunia yang disesuaikan dengan lanskap dinamis Indonesia sehingga mampu mendorong mahasiswa menciptakan perubahan.

"Sebagai institusi luar negeri yang yang diakui pemerintah untuk tujuan program beasiswa LPDP dalam negeri, Monash University, Indonesia menawarkan enam program magister yang relevan dan siap masa depan," kata President of Monash University, Indonesia Prof. Andrew Maclntyre, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com, Rabu (7/2).

Baca juga:

Diskusi Panel Monash University Ungkap Peran Perempuan dalam Reformasi 1998

Magister tersebut adalah Magister Kebijakan dan Manajemen Publik, Magister Inovasi Bisnis, Magister Ilmu Data, Magister Keamanan Siber, Magister Desain Perkotaan, dan Magister Kesehatan Masyarakat.

Seluruh program magister tersebut berbekal pengalaman 60 tahun dalam keunggulan riset dan pengajaran yang terdepan dan berskala global dari Monash University.

"Kami menciptakan metode pembelajaran transformatif yang berbeda. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan generasi pembuat perubahan selanjutnya agar siap bersaing di dunia profesional, diperkuat oleh jejaring global dan relevansinya dengan konteks lokal Indonesia," tutup Andrew. (and)

Baca juga:

Kolaborasi Ciptakan Akselerasi Transformasi Digital

#Universitas #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Indonesia
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Syarat Wajib Jadi Guru di RI, Minimal IPK 3 Lulusan D-IV
Kemendikdasmen membuka Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 mulai hari ini hingga 25 Juli.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Syarat Wajib Jadi Guru di RI, Minimal IPK 3 Lulusan D-IV
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Bagikan