Moeldoko Ungkap Pemicu Polemik Impor Senjata
Jenderal (Purn) Moeldoko. (Twitter @GeneralMoeldoko)
MerahPutih.com - Polemik terkait impor senjata oleh satuan Brimob Polri mendapat perhatian dari masyarakat luas, termasuk mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko.
Mantan Panglima TNI itu menilai, hal tersebut bisa saja itu terjadi. Sebab, dalam mengelola negara sebesar ini sangat tidak mudah tanpa rasa kepercayaan sesama lembaga.
Menurut dia, minimnya komunikasi antarlembaga pertahanan diduga menjadi pemicu polemik impor senjata satuan Brimob Polri.
"Dalam kasus ini, bisa saja itu terjadi. Tapi kalau ada saling rasa trust, sebuah komunkasi dapat mudah dipahami," kata Moeldoko usai memberikan kuliah umum di Kantor Para Syndicate, Wijaya Timur, Jakarta, Rabu (4/10).
Meski demikian, dia tidak serta merta menganggap ada konflik antara TNI/Polri. "Yang terpenting saat ini adalah memperkuat di dalamnya, bagaimana mempererat instansi antarlembaga, tidak usah mendengarkan omongan orang," katanya.
Terkait hal itu, Moeldoko mengimbau agar semua pihak tenang dan tidak lagi membuat kegaduhan sehingga tidak menimbulkan kecemasan masyarakat. "Menkopolkam sudah memberi jawaban juga," katanya.
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menegaskan akan memanggil seluruh pihak terkait polemik impor senjata Polri.
Dalam kasus tersebut, mantan Pangab itu menegaskan agar semua pihak tetap tenang dan tidak perlu saling menyalahkan.
Sebab, kata Wiranto, yang memasukkan senjata bukan institusi liar, tetapi institusi negara. "Dananya bukan dari money loundry, tetapi dana dari pemerintah, lalu peruntukannya juga untuk keamanan negara," kata Wiranto di Jakarta, Selasa (3/10). (Fdi)
Baca berita terkait polemik impor senjata lainnya di: Gaduh Impor Senjata, Wiranto Panggil Seluruh Instansi Terkait
Bagikan
Berita Terkait
Penindakan ke Penjual Baju Thrifting Tidak Bakal Efektif, Harusnya Cegah di Pintu Masuk Impor
Menkeu Purbaya Didesak Lindungi Produsen Food Tray Lokal dari Gempuran Produk Impor
Rencana Pembebasan Tarif Bea Masuk Produk AS: Berpotensi Timbulkan Efek Mengerikan
Alasan Pemerintah Daya Saing Indonesia Bisa Anjlok ke Posisi 40 Dari 69 Negara Dunia
Kemendag Sita Produk Ilegal Senilai Rp 15 Miliar Sejak Januari 2025
Harga iPhone dan Samsung Bakal Lebih Mahal di AS, Imbas Tarif Impor Global
200 Ribu Ton Gula Impor Segera Masuk Indonesia Diklaim Buat Stabilisasi Harga
Atasi Ancaman PHK Massal di Sejumlah Industri, Pemerintah Diminta Perketat Produk Impor
Produk Ilegal Kuasi 35 Persen Pasar Dalam Negeri
AOC Luncurkan Produk 'Professional Displays' di Indonesia