Kesehatan

Minum Air Jeruk Nipis Saja Bisa Hilangkan Perut Buncit? Mitos Ah!

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 25 Februari 2021
Minum Air Jeruk Nipis Saja Bisa Hilangkan Perut Buncit? Mitos Ah!

Minum air jeruk nipis saja tak cukup untuk meratakan perut. (Foto: Unsplash/mateusz feliksik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEMI tampilan sempurna, tak sedikit orang rela melakukan usaha lebih. Salah satunya dalam usaha menghilangkan perut yang membuncit. Banyak resep dan cara yanng ditawarkan. Semua bisa dicoba.

Tips yang paling populer dianjurkan untuk menghilangkan perut buncit ialah dengan minum air jeruk nipis. Selain lemon, jeruk nipis juga sama dikenalnya bagi mereka yang sedang menjalani diet atau ingin mengurangi kelebihan lemak yang menganggu penampilan.

BACA JUGA:

Makan Biji Jeruk Bakal Tumbuh Pohon di Kepala

Banyak yang mengklaim bahwa minum air perasan jeruk nipis ampuh memangkas perut yang membuncit. Namun, apakah segampang itu mengenyahkan perut buncit?

Ternyata meratakan perut memang enggak semudah hanya dengan menenggak air perasan jeruk nipis loh. Menurut Janie Ackerman Foster, seorang ahli gizi dari Net Wellness, seperti dilansir Hellosehat, mengungkapan minum air jeruk nipis saja, tanpa usaha ekstra, tidak membantu menghilangkan lemak di tubuh.

Itu berarti minum air jeruk nipis saja tidak akan ampuh untuk mengecilkan perut kamu yang buncit. Kamu perlu cara lain yang lebih ‘paten’ supaya lemak dalam tubuh dapat berkurang lebih maksimal.

lemon
Butuh usaha lebih untuk perut yang rata. (foto: unsplash/ava sol)

Dalam hal ini, cara paten tersebut ialah menjaga pola makan dan melakukan olahraga. Meskipun demikian, bukan berarti jeruk nipis enggak bermanfaat loh. Jeruk nipis diakui memang baik dikonsumsi saat kamu berusaha diet. Buah ini mengandung nutrisi yang membantu meningkatkan metabolisme.

Buah dari keluarga jeruk ini dipercaya mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi mereka yang sedang menjalani diet rendah kalori. Segelas air dengan tambahan perasan sari buah jeruk nipis hanya mengandung 11 kalori.

Selain itu, jeruk nipis juga menjadi sumber vitamin C. Minum segelas air jeruk nipis dapat memenuhi asupan vitamin C per hari sebesar 22%. Vitamin C berperan penting dalam usaha kamu untuk mengurangi lemak berlebih. Vitamin itu akan memecah lemak selama kamu berolahraga. Jadi, dengan kata lain, untuk membakar lemak kamu harus berolahraga, sedangkan jeruk nipis akan membantu membakar lebih banyak lemak.

Baiknya lagi, minum air jeruk nipis bisa mencegah dehidrasi. Rasa kecut dari perasan jeruk nipis bisa mendorong kamu minum lebih banyak. Akibatnya, kamu merasa kenyang dan makan dengan porsi lebih sedikit.

Nah, buat kamu yang sudah mengasup air jeruk nipis secara rutin, sekarang saatnya menambahkannya dengan olahraga. Tentunya biar perutmu rata dong.(dwi)

#Kesehatan #Februari Kulineran Di Negeri Aing
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan