Kesehatan

Makan Biji Jeruk Bakal Tumbuh Pohon di Kepala

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 25 Februari 2021
Makan Biji Jeruk Bakal Tumbuh Pohon di Kepala

Manfaat lain dapat dijadikan kondisioner untuk kesehatan rambut dan kepala. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUAH jeruk sangat mudah ditemukan dimana saja. Tak mengherankan bila buah ini menjadi favorit di meja makan. Tak terkecuali anak-anak yang tidak menolak bila diberikan pada anak-anak.

Hanya saja orangtua kerap khawatir bila anaknya menelan biji jeruk tanpa disadari. Tidak ingin anaknya terganggu kesehatannya, biasanya orangtua akan menaku-nakuti anaknya. Para orangtua mengatakan 'kalau menelan biji jeruk nanti di kepala akan bakal tumbuh pohon'.

Baca Juga:

Bawang Bikin Bau Badan?

jeruk
Jangan salah loh, biji jeruk banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. (Foto: Pexels/Any Lane)

Sebenarnya perkataan itu hanya agar anaknya berhati-hati jika makan jeruk. Mereka khawatir usus anaknya akan terdampak. Yang paling tidak diinginkan bila biji itu masuk ke usus buntu. Padahal biji jeruk yang masuk ke usus akan terurai juga, seperti makanan lainnya.

Jika, dicerna lebih dalam lagi, usus manusia tidak bisa menggantikan medium cocok tanam. "Itu mitos, biji yang tertelan akan dicerna habis oleh asam lambung dan enzim. Setelah itu akan diproses pencernaan seperti makanan lain. Tak hanya itu, akan ada proses lainnya dalam penyerapan zat gizi dan sampanya akan dibuang via tinja dan tidak akan tumbuh dalam tubuh," jelas KAPRODI Gizi DII Politekkes Kemenkes Jakarta II, Dr. Moesijanti Soekatri.

Dalam sistem pencernaan, terdapat enzim yang bertugas untuk membantu mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh. "Makanan tersebut akan dikeluarkan bersamaan dengan kotoran manusia atau bisa disebut Feses," kata Dosen Gizi Politekkes Kemenkes Jakarta II, Dr. Syarief Darmawan.

Baca Juga:

Makan Tanpa Sendok-Garpu Lebih Nikmat

jeruk
Sebaiknya menghindari dari menelan biji. (Foto: Unsplash/Monika Grabkowska)

Namun bukan berarti bisa dengan bebas menelan biji buah. "Tidak disarankan juga untuk mengonsumsi biji jeruk. Karena nantinya akan menimbulkan masalah pada kesehatan perut. Terlebih lagi, tubuh manusia tidak memiliki enzim untuk mencerna biji buah. Enzim yang ada pada tubuh manusia normalnya hanya membersihkan sisa makanan yang menempel pada usus melalui kotoran manusia," tambah Syarief.

Selain biji umumnya orang-orang memakan jeruk tidak dengan selir atau serat dari jeruk tersebut. Faktanya serat jeruk tersebut yang mempunyai kandungan gizi yang baik.

"Terdapat serat yang berguna untuk membersihkan makanan yang menempel pada usus. Tidak hanya terdapat pada jeruk, sayur dan buah-buahan. Adapula sumber serat yang dibutuhkan oleh manusia. Kebutuhan serat per hari sekitar 30-50 mg serat atau setara dengan 300-500 gr buah atau sayuran," jelas Syarief.

Baca Juga:

The Nordic Diet Siap Bikin Tubuh Kamu Ideal

jeruk
Jeruk memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. (Foto: Unsplash/Mae Mu)

Buah yang satu ini memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Meliputi kandungan vitamin C, protein, kalori dan serat yang sangat tinggi seperti yang dibahas dalam buku Manfaat Buah karya Dayat Suryana. Nutrisi yang paling baik untuk tubuh adalah mengandung sejuta gizi dan mineral yang penting untuk perkembangan anak dan dewasa.

Biji jeruk memiliki kandungan yang dapat merawat rambut jadi lebih sehat loh. Kandungan bio-flavanoid dan vitamin C dapat kamu jadikan sebagai kondisioner. Kandungan tersebut melancarkan sirkulasi darah di kepala sehingga membuat rambut dan kepala menjadi lebih sehat. (jod)

Baca Juga:

Mitos atau Fakta Makanan Peningkat Gairah Seksual

#Kesehatan #Buah #Februari Kulineran Di Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan