MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta berniat menggelar sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) setiap hari pada minggu ketiga. Selama ini, PTM dilaksanakan hanya tiga hari dalam seminggu yakni Senin, Rabu, dan Jumat.
Untuk hari kosong Selasa dan Kamis, lingkungan sekolah yang ikut PTM sebanyak 610 sekolah dilakukan penyemprotan disinfektan.
"Di minggu ketiga kita mulai sekolah buka tiap hari," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, Kamis (2/9).
Baca Juga:
Nahdiana bilang, dibolehkannya sekolah dari Senin sampai Jumat bukan berarti seluruh siswa belajar di kelas setiap hari. Tiap kelas tetap bergantian masuk sekolah, begitu juga belajar secara daring dari rumah.
"Katakanlah yang SD kali ini yang belajar di sekolah kelas 6. Itulah yang kita latih dalam blended learning. Jadi, misalnya sehari ada 6 sampai 10 pelajaran, artinya yang lain ada didaringkan pelajarannya," ucap Nahdiana.
Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini juga berencana akan menambah jumlah sekolah pada pertengahan September menjadi 1.500 sekolah. Penambahannya sebanyak 890 sekolah, yang kini baru 610 sekolah.
"Tetapi sekolah yang bisa melakukan PTM terbatas adalah mereka yang sudah kita pastikan siap. Seperti apa syaratnya? Sudah ada di SKB 4 menteri, itulah yang kita tuangkan dalam instrumen kita," pungkasnya.
Diketahui, sebanyak 610 sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, MTs, MA, hingga MI di Ibu Kota telah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa PPKM Level 3.
Baca Juga:
Rinciannya, 85 sekolah pernah menggelar uji coba PTM sejak 7 April lalu, 138 sekolah pada 9 Juni lalu, dan tambahan 372 sekolah yang baru akan mengikuti PTM hari ini.
Metode pelaksanaan pembelajaran melalui blended learning, yakni belajar di kelas dan belajar secara daring. Dalam seminggu, PTM dilaksanakan pada hari Senin, Rabu, dan Jumat.
Pemprov DKI juga belum mewajibkan siswa masuk sekolah harus sudah divaksin. Namun, semua guru yang mengajar di sekolah harus sudah divaksinasi. (Asp)
Baca Juga:
Peserta Didik Terinfeksi COVID-19, Sekolah Bakal Ditutup