Teknologi

Meta Perluas Lencana Terverifikasi Berbayar ke Akun Bisnis

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 21 September 2023
Meta Perluas Lencana Terverifikasi Berbayar ke Akun Bisnis

Akun bisnis yang membayar akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan kreator terverifikasi. (Foto: Unsplash/Dima Solomin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELANJA di lokapasar daring (marketplace) kaprah pada masa sekarang di Indonesia. Lokapasar ternama seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, Orami, Lazada, dan sejenisnya memudahkan hasrat orang untuk berbelanja.

Facebook, sekarang dikenal sebagai Meta, mulai menyeriusi kembali bidang lokapasar ini. Sebelumnya, Facebook sudah membuka kemungkinan jual-beli daring sejak lama. Hanya fiturnya tak disediakan secara khusus.

Perkembangan terbaru pada media sosial keluaran Meta memperlihatkan adanya fitur lencana terverifikasi. Ini menandakan bahwa akun tersebut figur publik atau konten kreator terkenal seperti di Instagram.

Fitur ini juga akan hadir pada akun Facebook untuk bisnis yang baru saja diumumkan oleh Mark Zuckerberg.

Baca juga:

Meta akan Blokir Topik yang Berpotensi Sensitif di Threads

meta
Verifikasi bertujuan untuk melindungi pengguna. (Foto: Unsplash/Muhammad Asyfaul)

Awal tahun ini, perusahaan mengumumkan Meta Verified untuk para kreator. Melalui lencana ini berbiaya seharga USD 12 atau kurang lebih Rp 180 ribu per bulan, para kreator centang biru beroleh akses ke fitur-fitur khusus, seperti dukungan pelanggan prioritas dan perlindungan peniruan.

Hal yang sama bisa dilakukan oleh akun bisnis. Mereka dapat membeli lencana terverifikasi di Facebook atau Instagram dengan harga USD 22 atau kurang lebih Rp 338 ribu per bulan atau USD 35 (RP 538 ribu) untuk keduanya. Harga ini lebih mahal daripada harga lencana kreator.

"Akun bisnis yang membayar akan mendapatkan fasilitas yang sama dengan kreator, termasuk fitur keamanan akun dan pemecahan masalah. Akun bisnis yang terverifikasi juga akan mendapatkan peningkatan visibilitas dalam pencarian di Facebook dan Instagram," tulis theverge.com.

Pengujian lencana tersebut di Facebook dan Instagram akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan, dan WhatsApp akan menyusul.

Baca juga:

Meta dan LG Berkolaborasi Ciptakan Headset VR untuk Saingi Apple Vision Pro

meta
Fitur ini akan ada juga pada whatsapp tetapi menyusul. (Foto: Unsplash/Dima Solomin)

Langkah awal Meta menuju verifikasi berbayar mengikuti perubahan di X milik Elon Musk, sebelumnya bernama Twitter. Pelanggan berbayar dapat membeli centang biru dengan biaya bulanan.

Langganan berbayar X segera menjadi tidak terkendali karena pengguna meniru merek, selebriti, dan bahkan Paus menggunakan tanda centang biru yang sama dengan yang terverifikasi.

Awal bulan ini, X meluncurkan opsi untuk memverifikasi pengguna berbayar melalui ID pemerintah, dengan mengatakan bahwa pengguna dapat menerima 'manfaat tambahan' di masa depan jika mereka memilih untuk melakukannya.

Lencana Terverifikasi Meta untuk bisnis akan mengharuskan akun bisnis untuk memenuhi persyaratan aktivitas dan keamanan tertentu. Dan pihak yang mengajukan permohonan harus membuktikan hubungan mereka dengan bisnis tersebut. (aqb)

Baca juga:

Meta Luncurkan Threads Versi Web

#Meta #Belanja Online #Facebook
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Berdasarkan penjelasan Meta, proses reset kata sandi berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Indonesia
Ribuan Penipuan Kepabeanan Mayoritas Belanja Online, Modusnya Nyamar Jadi Petugas Bea Cukai
Modus penipuan kepabeanan memanfaatkan celah psikologis, mulai dari intimidasi paket tertahan, denda mendadak, hingga penyamaran sebagai petugas resmi.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Desember 2025
Ribuan Penipuan Kepabeanan Mayoritas Belanja Online, Modusnya Nyamar Jadi Petugas Bea Cukai
Dunia
Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Diperkirakan, 150 ribu pengguna Facebook dan 350 ribu akun Instagram akan terdampak.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
 Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Lifestyle
Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Sejalan dengan urbanisasi, gaya hidup serbacepat, serta perkembangan infrastruktur logistik di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 September 2025
  Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Indonesia
IdEA Beri Peringatan Keras Soal Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' yang Bikin Transaksi Turun Drastis
Penurunan rata-rata belanja bulanan ini, yang berkisar 13 persen dari Rp543.000 menjadi Rp470.000, mencerminkan fenomena konsumen yang semakin selektif dan berhati-hati
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
IdEA Beri Peringatan Keras Soal Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' yang Bikin Transaksi Turun Drastis
Indonesia
Menko Airlangga Bantah Penurunan Daya Beli, Klaim Belanja Online Terus Naik
Airlangga tidak menyebutkan berapa transaksi yang tercatat pada triwulan I dan triwulan II tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Agustus 2025
Menko Airlangga Bantah Penurunan Daya Beli, Klaim Belanja Online Terus Naik
Fun
Misi Gila Zuckerberg! Rekrut Langsung Tim Superintelligence Demi AI Selevel Manusia
Mark Zuckerberg bentuk tim rahasia “Superintelligence” di Meta, rekrut langsung puluhan ahli AI demi wujudkan kecerdasan buatan selevel manusia (AGI). Siap bersaing dengan OpenAI dan Google.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 10 Juni 2025
Misi Gila Zuckerberg! Rekrut Langsung Tim Superintelligence Demi AI Selevel Manusia
Indonesia
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Penangkapan ini jadi bukti Polri melindungi masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Mei 2025
Member Group 'Fantasi Sedarah' Ditangkap, DPR Sebut Pemerintah tak Tinggal Diam Hadapi Kejahatan Ruang Digital
Berita Foto
Bareskrim Ungkap Kasus Asusila dan Pornografi Grup Facebook Fantasi Sedarah dan Suka Duka
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji (keempat kanan) bersama Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (keempat kiri), Direktur Tindak Pidana Perempuan dan Anak - Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Brigjen Pol. Nurul Azizah (ketiga kiri) sejumlah pejabat Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti saat konferensi pers ungkap kasus asusila dan pornografi di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Mei 2025
Bareskrim Ungkap Kasus Asusila dan Pornografi Grup Facebook Fantasi Sedarah dan Suka Duka
Indonesia
Polisi Bakal Cek 32.000 Anggota Grup Fantasi Sedarah
Dittipidsiber Bareskrim Polri menetapkan enam tersangka dalam dugaan asusila, pornografi, serta eksploitasi anak terkait konten inses di grup Facebook bernama Fantasi Sedarah dan Suka Duka
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Mei 2025
Polisi Bakal Cek 32.000 Anggota Grup Fantasi Sedarah
Bagikan