Misi Gila Zuckerberg! Rekrut Langsung Tim Superintelligence Demi AI Selevel Manusia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 10 Juni 2025
Misi Gila Zuckerberg! Rekrut Langsung Tim Superintelligence Demi AI Selevel Manusia

Mark Zuckerberg bentuk tim rahasia “Superintelligence” di Meta. (Foto: Instagram/@zuck)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bos Meta, Mark Zuckerberg, serius ingin menjadikan Meta sebagai raja akal imitasi (AI/artificial intelligence).

Tak puas dengan performa AI Meta sebelumnya, CEO yang satu ini kini membentuk tim rahasia baru bernama Superintelligence Group, berisi para ahli terbaik yang direkrut langsung olehnya dari berbagai penjuru dunia.

Dilaporkan oleh Bloomberg (10/6), Zuckerberg sudah mengadakan pertemuan privat dengan para kandidat di rumah-rumahnya di Lake Tahoe dan Palo Alto, California.

Target utamanya Artificial General Intelligence (AGI), sebuah teknologi AI yang bisa menandingi kemampuan manusia dalam berbagai tugas.

"Meta bisa dan harus jadi yang terdepan dalam AGI," ungkap sumber internal Meta.

Rencananya, sebanyak 50 orang akan bergabung dalam tim ini, termasuk kepala riset AI baru. Bahkan, kantor di Menlo Park diatur ulang agar para anggota tim duduk dekat dengan Zuckerberg langsung.

Baca juga:

Meta Janji Bantu Penegak Hukum Dalam Menyelidiki Group Fantasi Sedarah

Tak hanya itu, Meta juga akan menggelontorkan investasi besar ke Scale AI, startup teknologi yang menyediakan layanan data dan solusi AI untuk bisnis dan pemerintah. Nilainya disebut-sebut mencapai miliaran dolar AS (setara puluhan triliun rupiah). Ini bakal menjadi investasi eksternal terbesar Meta.

Langkah ini muncul setelah peluncuran model Llama 4 dianggap mengecewakan.

Zuckerberg frustrasi karena performanya tidak sesuai ekspektasi, baik dari dalam perusahaan maupun komunitas pengembang. Ia pun mengambil alih proses rekrutmen secara langsung.

Dalam sebuah grup WhatsApp internal bernama “Recruiting Party”, Zuckerberg dan para petinggi Meta aktif mendiskusikan nama-nama potensial. Bahkan hingga larut malam.

Zuckerberg yakin Meta punya kekuatan finansial sendiri, tak seperti rival seperti OpenAI atau Google yang terus mencari pendanaan. Ia bahkan menyebut bahwa Meta sanggup membangun pusat data multi-gigawatt dengan modalnya sendiri. (dru)

Baca juga:

Artificial Intelligence Diintegrasikan ke Kurikulum SD, SMP, SMA, dan SMK, Gibran: Manusia yang Tak Pakai AI akan Kalah

#Artificial Intelligence #Mark Zuckerberg #Meta #Meta AI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Tekno
WhatsApp Hadirkan Fitur Rekomendasi Foto dan Video, Begini Cara Kerjanya
WhatsApp mulai menggulirkan fitur rekomendasi foto dan video di ruang obrolan. Simak cara kerja, mekanisme pengiriman, dan cara menonaktifkannya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 05 November 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Rekomendasi Foto dan Video, Begini Cara Kerjanya
Berita
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Di usia seperempat abad ini, Lintas Teknologi Solutions Day 2026 mengumpulkan para pemangku kepentingan mulai dari jajaran pemerintah, pelaku industri telekomunikasi, hingga penyedia teknologi
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Tekno
Instagram Uji Fitur Video 90 Menit, Kreator Bisa Unggah Konten Horizontal
Instagram menguji fitur Features yang memungkinkan kreator mengunggah video horizontal hingga 90 menit. Simak cara kerja dan rencana peluncurannya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 28 Oktober 2026
Instagram Uji Fitur Video 90 Menit, Kreator Bisa Unggah Konten Horizontal
ShowBiz
Spotify Singkirkan 50 Juta Lagu AI dari Rekomendasi, 75 Juta Konten Spam Dihapus
Spotify menyingkirkan lebih dari 50 juta lagu AI slop dan spam dari rekomendasi serta menghapus permanen lebih dari 75 juta lagu spam sepanjang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Spotify Singkirkan 50 Juta Lagu AI dari Rekomendasi, 75 Juta Konten Spam Dihapus
Indonesia
Konten Berita Jadi Bagian Ekosistem AI, Media Bisa Bagi Hasil dengan Google dan Meta
Pemerintah mendorong skema bagi untung bagi media Indonesia atas pemanfaatan konten berita oleh Google dan Meta.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Konten Berita Jadi Bagian Ekosistem AI, Media Bisa Bagi Hasil dengan Google dan Meta
Indonesia
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Dadang mendorong sekolah mengoptimalkan laboratorium AI untuk memperkenalkan teknologi, mengembangkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
AI kian Canggih, Kapolda Metro Jaya: Anak-anak Terancam jika tak Paham Teknologi
Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Tekno
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
WhatsApp kini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara dan video dengan orang yang tidak memiliki akun WhatsApp.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
Tekno
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Meta mengerahkan kecerdasan buatan (AI) canggih guna membasmi 33,2 juta konten eksploitasi seksual anak di Facebook dan Instagram.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
33 Juta Konten Pornografi Anak Tersebar di FB-IG, Meta Mulai Babat Pakai AI
Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Bagikan