Meta Lakukan PHK Massal untuk Ketiga Kalinya

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 25 Mei 2023
Meta Lakukan PHK Massal untuk Ketiga Kalinya

Gelombang PHK Meta belum berhenti. (Foto: Unsplash/Dima Solomin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

META telah memulai putaran ketiga PHK di tengah rencana peningkatan efisiensi perusahaan. Pemutusan hubungan kerja terbaru itu adalah yang ketiga kali oleh Meta. Gelombang PHK pertama kali diumumkan pada Maret lalu. Perusahaan mengatakan akan kehilangan total 10.000 pekerjaan selama tiga putaran.

Tidak jelas persis berapa banyak pekerja yang akan terkena dampak pada putaran PHK terbaru ini. Namun, sepertinya yang paling berpotensi terdampak adalah mereka yang bekerja di posisi non-teknik. Orang-orang di bidang pemasaran, komunikasi, dan perekrutan telah kehilangan pekerjaan.

Laporan Engadget yang mengutip unggahan Facebook di LinkedIn mengungkap kenyataan tersebut. Meta juga akan memangkas hampir 500 pekerjaan dari kantornya di Irlandia. Ini berarti sekira 20 persen dari tenaga kerjanya di negara itu.

Baca juga:

Sengketa Merek Dagang, Meta Digugat Perusahaan Seni

Meta ingin tingkatkan efisiensi tenaga kerja. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Meta menolak memberi komentar terkait PHK tersebut. Namun, seorang juru bicara Meta menunjuk sebuah memo oleh Mark Zuckerberg yang dibagikan kepada karyawan pada musim gugur lalu. Saat itu, perusahaan melakukan putaran gelombang PHK pertama untuk 11.000 karyawan.

Dalam pesan tersebut, ia mengatakan kondisi ekonomi saat ini telah menyebabkan pendapatan Meta jauh lebih rendah dari yang diharapkan. Ia menggambarkan PHK sebagai keputusan tersulit yang mereka pernah buat dalam sejarah Meta sebagai perusahaan dan itu terpaksa dilakukan agar tetap bisa maju.

Zuckerberg telah berbicara secara terbuka tentang perlunya lebih banyak efisiensi dalam beberapa bulan sejak itu. Dia menjuluki 2023 sebagai tahun efisiensi Meta. Ia juga mengatakan ingin membuat struktur manajemen yang lebih datar di perusahaan.

Baca juga:

Meta Siapkan Kontrak Lebih Lama dengan Qualcomm

Tenaga kerja non-teknis akan jadi yang paling terdampak. (Foto: Pexels/ANTONI SKHRABA Production)

“Saya tetap percaya bahwa memperlambat perekrutan, meratakan struktur manajemen kami, meningkatkan persentase perusahaan kami yang bersifat teknis, dan memprioritaskan proyek secara lebih ketat akan meningkatkan kecepatan dan kualitas pekerjaan kami,” kata Zuckerberg.

Kesimpulan dari gelombang PHK ketiga itu membuat jumlah pekerja Meta berkurang hingga sekitar 21.000 karyawan sejak November lalu. Meskipun angka PHK Meta cukup tinggi, itu jauh dari angka PHK perusahaan teknologi lainnya beberapa bulan terakhir seperti Amazon, Google, dan Microsoft. (waf)

Baca juga:

Meta Tutup Layanan Fintech Novi, Tanda Kejatuhan Kripto?

#Meta #Mark Zuckerberg #PHK
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
20 Ribu Pekerja Berpotensi di PHK, Pemerintah Harus Bersiap Bikin Mitigasi
Kebijakan fiskal preventif perlu disiapkan untuk menahan tekanan dunia usaha agar tidak berujung pada PHK, penundaan perekrutan, maupun penurunan upah secara signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
20 Ribu Pekerja Berpotensi di PHK, Pemerintah Harus Bersiap Bikin Mitigasi
Indonesia
Badai PHK Intai Sektor Manufaktur, Hasil Simulasi Bisa Sampai 20 Ribu Pekerja
Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperingatkan potensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur pada kuartal II 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Badai PHK Intai Sektor Manufaktur, Hasil Simulasi Bisa Sampai 20 Ribu Pekerja
Indonesia
PHK Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Pekerja Dapat JKP Selama 6 Bulan
BPJS Ketenagakerjaan akan bergerak aktif menghubungi perusahaan untuk memastikan hak pekerja dapat segera diproses apabila PHK terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
PHK Meningkat, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Pekerja Dapat JKP Selama 6 Bulan
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Indonesia
Kemkomdigi Periksa Google dan Meta soal Aturan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Kemkomdigi segera memeriksa Google dan Meta. Pemeriksaan itu terkait aturan perlindungan anak dalam PP Tunas.
Soffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
Kemkomdigi Periksa Google dan Meta soal Aturan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Berikan Sanksi Tegas ke Meta, Konten Judol Masih Banyak Ditemukan
Komisi I DPR meminta pemerintah menjatuhkan sanksi kepada Meta. Sebab, tingkat kepatuhan pemberantasan judol dinilai masih rendah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
DPR Minta Pemerintah Berikan Sanksi Tegas ke Meta, Konten Judol Masih Banyak Ditemukan
Bagikan