Meta Siapkan Kontrak Lebih Lama dengan Qualcomm
Meta bikin kontrak dengan Qualcomm untuk garap chipset Meta Quest terbaru.(Foto Oculus)
BOS Meta, Mark Zuckerberg, menyiapkan inovasi terbaru untuk Meta Quest dengan menghadirkan Qualcomm, perusahaan di balik chipset tiap level ponsel pintar, perangkat android, dan laptop. Hal itu demi membuat kacamata VR dapat lebih dinikmati sehingga para pengguna dapat terjun ke metaverse dengan lebih imersif.
Gizmodo melaporkan kontrak yang telah digarap sejak 2 September 2022 itu akan dieksekusi dalam jangka waktu yang lama di antara Meta dan Qualcomm. Kolaborasi antara perusahaan media sosial dan chipset itu dilakukan untuk membuat era baru komputerisasi spasial.
BACA JUGA:
Meta Segera Selesaikan VR, Rilis Tahun 2024
Namun, dengan kontrak tersebut, chipset yang digarap untuk Meta Quest ini akan lebih eksklusif dan tidak akan didistribusikan vendor lain seperti Google maupun Apple. Untuk chipset yang dibuat khusus untuk kacamata VR, memang tidak semudah membawa chipset tersebut ke platform lain teruntuk sistemasi, spesifikasi, serta kompatibilitas.
"Tidak seperti ponsel pintar, membangun virtual reality ini akan membawa tantangan baru untuk multidimensional dalam komputerisasi spasial, biaya, dan form factor. Chipset ini akan membantu kami untuk mendorong virtual reality hingga batas, serta memberikan pengalaman yang menakjubkan." jelas Zuckerberg.
Kehadiran Qualcomm untuk Meta bukanlah kali pertama. Meta Quest 2 dihadrikan dengan chipset Qualcomm Snapdragon XR 2 yang menjadi lini chipset eksklusif dalam dua tahun terakhir ini. Namun, dengan generasi baru Snapdragon untuk lini ponsel pintar, akan ada kemungkinan untuk Meta Quest selanjutnya juga akan mendapatkan perlakuan yang sama dari segi render grafis, dan aspek lainnya.
BACA JUGA:
Meski yang kamu ketahui metaverse yang diperkenalkan oleh Zuckerberg sebatas pamer avatar dan aset virtual dengan grafis yang tidak semenarik gim VR lainnya, secara global kacamata VR milik Meta tersebut terjual bahkan 241,6 persen lebih banyak pada kuartal pertama 2022 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Generasi terbaru dari chipset bisa terbilang sangatlah inovatif. Google dengan ponsel pintarnya yang memiliki grafis dengan arsitektur Tensor, serta Apple yang bisa menyulap chipset M1 dan M2 ke laptop dan iPad, akan sangat mudah bagi Meta untuk membuat chipset VR jauh lebih inovatif. Itu bahkan dapat mengalahkan beberapa kacamata VR lainnya yang hanya ditenagai spesifikasi dari laptop maupun PC. Untuk tujuan itu, Zuckerberg harus menghabiskan uang lebih banyak untuk Qualcomm dari aspek R&D.(dnz)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Xiaomi 17T Segera Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan Chipset Dimensity 9500s
OPPO A6i+ dan A6v Resmi Diperkenalkan, Usung Baterai Jumbo 7.000mAh dengan Harga Terjangkau
Samsung Galaxy S26 Muncul di Geekbench, Kemungkinan Pakai Chipset Exynos 2600
Bocoran Terbaru OPPO Find X10: Usung Kamera Utama dan Telefoto 200MP
Bocoran Jadwal Rilis OPPO Find X9s, Find X9 Ultra, dan Find N6: Meluncur Global Tahun ini
Spesifikasi POCO X8 Pro Max Bocor, Dibekali Baterai Jumbo 8.500mAh
Bocoran OPPO Reno 16 Mulai Muncul, Dikabarkan Debut Mei 2026
Keunggulan dan Ketahanan TITAN Durability di REDMI Note 15 Series
Xiaomi 17 Series Siap Meluncur Global, ini Bocoran Harga dan Warnanya
OPPO Reno 15c Segera Meluncur di India, Dijual Mulai 3 Februari 2026