Merawat Konstitusi di Daerah Pemilihan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 29 April 2016
Merawat Konstitusi di Daerah Pemilihan

Puti Guntur Sukarno (baju merah) saat mengunjungi petani di daerah Ciamis, Jawa Barat (Dok Tim Puti Guntur Sukarno)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Tugas anggota DPR salah satunya adalah merawat komunikasi politik dengan rakyat di basis daerah pemilihan masing-masing. Termasuk menggulirkan pendidikan politik kepada rakyat terkait konstitusi negara.

Tak terkecuali tugas ini dilakukan Tim Dapil anggota Komisi X DPR Puti Guntur Soekarno dalam memaparkan sosialisasi empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Perhelatan tersebut berlangsung Wisma Permata Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (28/4).

Beberapa tokoh masyarakat, aparatur desa, kader partai, dan Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman hadir dalam acara yang dikemas dalam format dengar pendapat tersebut. Puti Guntur Soekarno adalah anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan yang mewakili daerah pemilihan X Jawa Barat meliputi wilayah Kabupaten Kuningan, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis.

Menurut Tim Dapil Teja Kusuma yang mewakili Puti, sosialisasi empat pilar kebangsaan sangat penting untuk menjaga stabilitas dan pengetahuan masyarakat akan konstitusi negara. "Masyarakat antusias menanyakan soal penerapan konstitusi dikaitkan dengan situasi nasional maupun masalah yang mereka hadapi sehari-hari di daerahnya," dalam keterangan pers kepada merahputih.com.

Dijabarkan, segenap elemen bangsa Indonesia tidak boleh melupakan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi negara.

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Bangsa Indonesia harus tetap kokoh dan eksis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini harus terus dilakukan untuk menangkal paham radikal yang akan mengganggu keharmonisan serta memecah belah NKRI.

Sukadi salah seorang peserta sosialisasi menyambut baik perhelatan ini, selain menambah pengetahuan terkait konstitusi negara, ia bisa menyimak amanah dari cucu Proklamator Bung Karno.

BACA JUGA

  1. Padi MSP, Marhaen dan Puti Guntur Soekarno
  2. Puti Guntur Soekarno: Pancasila Solusi Membangun Dunia Baru
  3. Lucu, Jadi Duta Pancasila Zaskia Gotik Masih Lupa Sila ke-4
  4. Telisik Jejak Bung Karno di Taman Renungan Pancasila Ende

 

 

 

 

#Pancasila #Empat Pilar Kebangsaan #PDIP #Puti Guntur Soekarno
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Nilai Pancasila
Indonesia bersama Vatikan akan terus mempromosikan perdamaian dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Nilai Pancasila
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Bagikan