Wisata Indonesia

Merasakan Bali di Bekasi

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 09 Juni 2021
Merasakan Bali di Bekasi

Merasakan suasana Bali di kota Bekasi. (Foto: dok. Kemenparekraf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WARGA Bekasi enggak perlu jauh-jauh naik pesawat dan menyebrangi pulau untuk sampai di Pulau Dewata. Ternyata Bali bisa dibawa ke Bekasi!

Ketika bertandang ke Jalan Merpati RT11/RW9, Keluarahan Harapan Jaya, Bekasi Utara ini kamu pasti akan merasa sedang jalan-jalan ke Bali. Bagaimana tidak? Suasananya kental sekali dengan provinsi yang ada di sebelah timur Pulau Jawa itu.

Baca Juga:

Keindahan Peleburan Budaya di Kampung Muslim Pegayaman

bekasi
Kampung ini kental dengan suasana Bali, lengkap dengan dekorasi dan budayanya. (Foto: dok. Kemenparekraf)

Di daerah itu berhias lengkap dengan ornamen dekorasi beserta kain poleng hitam putih kotak-kotak. Ada pula payung-payung yang menghiasi jalanan. Belum lagi upacara sembahyang yang dilakukan warga sembari mengenakan kebaya tradisional. Mirip banget deh sama Bali. Bedanya, destinasi ini ada di kota Bekasi.

Destinasi wisata yang disebut sebagai Kampung Bali itu sebenarnya sudah ada sejak September 2020 lalu. Namun, beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mulai mendorong kawasan Kampung Bali sebagai objek wisata baru.

Mengutip laman Arah Destinasi, awalnya kampung ini diinisiasi oleh warga setempat yang kebetulan 70 persennya memang keturunan Bali. Jadi tak mengherankan kalau nuansanya mirip dengan aslinya.

Baca Juga:

Menparekraf harap Desa Wisata dapat jadi Lokomotif Kebangkitan Parekraf

bekasi
Kemenparekraf berharap nilai toleransi yang ada di kampung ini bisa menjadi daya tarik wisata. (Foto: dok. Kemenparekraf)

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani juga menegaskan bahwa Kampung Bali merupakan hasil kreasi dari komunitas atau masyarakat setempat. Semua yang ada di sana identik dengan adat istiadat, budaya, dan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Bali.

"Kemenparekraf siap mendukung pengembangan Kampung Bali melalui program-program yang ada," tutur Ni Wayan Giri Adnyani. Salah satu program yang akan dijalankan ialah pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan. Dengan demikian, Kampung Bali dapat memberikan maanfaat bagi masyarakat. Bukan hanya sebagai destinasi wisata, melainkan juga upaya untuk memperlihatkan nilai toleransi tinggi di kampung ini.

"Dalam pengembangan destinasi, yang ingin dicapai tentunya adalah memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat. Nilai-nilai toleransi di Kampung Bali akan menjadi kekuatan dari atraksi," kata Adynyani. Harapannya, pengunjung yang datang tidak hanya sekadar bisa merasakan Bali saja, melainkan juga melihat kehidupan warga yang penuh toleransi. (sam)

Baca Juga:

Sudah 15 Bulan Sektor Pariwisata Tidak Bergerak Karena COVID-19

#Bekasi #Bali #Wisata #Tempat Wisata Bekasi #Wisata Indonesia #Travel #Traveling
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
KAI pastikan 84 korban tabrakan kereta Bekasi sudah pulang dari RS, 17 masih dirawat. Disediakan klaim biaya, trauma healing, dan layanan Lost and Found hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
Indonesia
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Sidang Tipikor Bandung dakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kunang dan ayahnya menerima suap Rp 12,4 miliar dari pengusaha Sarjan untuk proyek senilai Rp 107,6 miliar.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Bagikan