5 Kabupaten/Kota di Bali Terendam Banjir, Dampak Siklon 93S

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 16 Desember 2025
5 Kabupaten/Kota di Bali Terendam Banjir, Dampak Siklon 93S

Stasiun Geofisika BMKG Denpasar, Bali, memetakan sambaran petir dengan warna merah untuk kategori tinggi selama periode 8-14 Desember 2025. (ANTARA/Instagram/@bmkg_denpasar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima kabupaten/kota di Bali terendam banjir sebagai dampak bibit Siklon 93S. Banjir sudah terjadi sejak Kamis (11/12).

Hal ini seperti disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali.

:Yang pertama kejadian luapan atau banjir di Karangasem, besoknya (Minggu 13/12) kita kejadian di Denpasar dan Badung, lalu kemarin (Senin 15/12) Gianyar dan Jembrana dan ancaman ini masih berpotensi beberapa hari ke depan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya di Denpasar, Selasa (16/12), dikutip dari Antara.

Ia menambahkan bahwa curah hujan tinggi dan angin masih akan terjadi. Itu meski Siklon 93S menjauh dari khatulistiwa.

Secara rinci, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengatakan bahwa bencana banjir akibat luapan sungai di Karangasem berdampak ke 50 Kepala Keluarga (KK) dan dua bangunan sekolah.

Baca juga:

Pemerintah Tegaskan Kerahkan Berbagai Sumber Daya Tangangi Bencana Banjir Sumatera

“Kemudian di Denpasar terdapat 20 titik banjir dan di Badung 14 titik, jadi cukup banyak walaupun tidak sebanyak pada bulan September dan itu titiknya berbeda karena karakter hujannya berbeda,” ujar Gede Teja.

Adapun di Gianyar, banjir merendam lima titik jalan utama dengan tinggi melebihi satu meter dan membuat tembok rumah warga runtuh sehingga menutup akses jalan raya.

“Kalau di Gianyar juga kemarin ada yang luka satu orang, tapi tidak ada pengungsian semua ada di rumah, tapi banyak rumah terdampak, di sana banyak tempat yang memang wilayah peta banjir, cuma sekarang eskalasinya, kalau dulu biasa di bawah lutut sekarang naik, ada yang sepinggang,” ucapnya.

Kemudian di Jembrana bencana banjir terjadi di empat desa disertai pohon tumbang dan banjir di jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

BPBD Bali mendata ada satu korban meninggal dunia yang merupakan WNA perempuan dengan identitas yang masih ditelusuri, kemudian terdampak banjir sekitar 191 KK masyarakat dan 150 wisatawan.

“Yang WNA kronologisnya diduga membawa sepeda motor lalu terpeleset terseret arus, kemudian pagi itu dievakuasi, kemudian wisatawan lebih dari 150 juga tidak mengungsi cuma pindah penginapan, ada check out, ada juga memang waktu liburnya berakhir, tapi ada juga yang mempercepat liburnya,” kata Gede Teja.

BPBD Bali menjelaskan karakter Siklon 93S berbeda dengan Gelombang Rosby yang menyebabkan banjir besar pada September lalu, namun dampak siklon terhadap curah hujan dan angin patut diwaspadai.

Tak ingin menyalahkan cuaca ekstrem, BPBD Bali juga mengakui bencana banjir turut disebabkan oleh daya dukung lingkungan yang kurang.

“Daya dukung lingkungan belum siap, belum sesuai dengan kemampuan mengalirkan air dengan baik, tata ruangnya, sistem drainasenya, memang perlu rekayasa sistem drainase untuk mengantisipasi curah hujannya,” kata dia. (*)

#Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) #Bali #Banjir #Siklon Tropis 93S
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Bagikan