Menyoal Daftar Pemilih Tetap, Dirjen Pas Masih Kesulitan Dapatkan NIK Napi
Direktur Dirjen PAS Kemenkum HAM, Sri Puguh Budi Utami. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Jelang dihelatnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April mendatang, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih terus bertambah seiring dilakukannya pengecekan. Hal ini terjadi di beberapa instansi di Indonesia, termasuk Dirjen PAS.
Direktur Dirjen PAS Kemenkum HAM, Sri Puguh Budi Utami mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dalam upaya perekaman e-KTP bagi penghuni Lapas dan Rutan.
"Sekarang terus dilakukan rekam cetak kemudian masih koordinasi terus dengan dukcapil supaya jumlah napi yang ada menggunakan hak pilihnya, kecuali mereka yang hak pilihnya dicabut," kata Sri Puguh di kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4).
Hingga kini, Sri Puguh bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan masih berusaha mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penghuni Lapas dan Rutan.
"Memang masih sulit dapat NIK-nya, karena alamat asal napi jauh, kan harus ada surat keterangan dari RT/RW," jelasnya.
Dalam kesempatan ini juga, Sri menyampaikan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Lapas dan Rutan saat ini sebanyak 116.234 pemilih. Kemudian Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) ada sekitar 11.511.
Menurut dia, data tersebut masih terus bergerak lantaran masih ada dua provinsi yang belum di data yakni Sulawesi Tenggara dan Papua Barat.
"Sampai hari ini DPT 116.234, TPSnya 40.898 DPTb 11.511. Datanya masih terus bergerak. Ini masih ada dua provinsi yang belum update sulawesi tenggara sama papua barat. Total napi 262 ribuan. Total lapas rutas 522," tuturnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Tempat Kebersihan Sekolah dan Pesantren Bakal Jadi Lokasi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial
1.882 Narapidana High Risk Dipindah ke Nusa Kambangan, Ini Permintaan DPR
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Napi Pemeras Video Seks Mengaku TNI Dijebloskan ke Sel Isolasi di Rutan Kendari
Raup Rp 210 Juta dari Pemerasan Video Seks, Napi Mengaku TNI Habiskan Buat Judol
Ngaku-Ngaku TNI Tugas di Papua, Napi Rutan Kolaka Raup Rp 210 Juta dari Pemerasan Video Seks
1.300 narapidana Dibui di Penjara Super Maximum dan Maximum Security Nusakambang
Pemerintah Siapkan Lapas dengan Keamanan Supermaksimum, Menteri Imipas Pesan ke Warga Binaan di Medan Jangan Macam-Macam
Aksi Brutal Belasan Anggota KKB Kabur dari Penjara Nabire, Serang Petugas Jaga Pakai Parang hingga Tersungkur
Fakta Kerusuhan Lapas Narkotika Muara Beliti: Dihuni 1.083 Napi, Daya Tampung Cuma 324 Orang