Menuju Hutan Mati Papandayan, Kegersangan yang Memikat Hati

Asty TCAsty TC - Senin, 17 Juli 2017
Menuju Hutan Mati Papandayan, Kegersangan yang Memikat Hati

Hutan Mati di Gunung Papandayan (Foto: Instagram/restumamaa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HUTAN, tetapi tidak berpohon. Hanya dataran putih dengan batang dan ranting-ranting pohon yang telah kering. Itulah pemandangan kawasan Hutan Mati di Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Keeksotikan bekas letusan gunung tersebut menarik hati para pendaki Gunung Papandayan. Erupsi yang terjadi di tahun 2002 melalap habis puluhan hektar areal gunung api di sebelah tenggara Kota Bandung itu.

papandayan
Serba putih Hutan Mati, sejauh mata memandang. (Foto: Instagram/cipangstory)

Suasana alam serba putih dan gersang yang memberikan kesan mistis pada hutan ini justru menjadikannya unik. Wisatawan mendaki khusus untuk berfoto di sini. Bahkan ada pula yang memanfaatkan keindahan panorama Hutan Mati sebagai latar foto pranikah.

prewed papandayan
Eksotisme Hutan Mati menarik minat pasangan muda untuk melakukan foto pranikah di tempat ini. (Foto: Instagram/fajarmlyd)

Lokasinya tersembunyi, jauh dari pintu masuk utama kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan. Dulu, untuk menikmati keindahan alam Hutan Mati tidaklah mudah. Wisatawan harus berjalan kaki selama kurang lebih dua jam. Jauhnya jarak tempuh menuju Hutan Mati itu kerap membuat banyak wisatawan mengurungkan niatnya, apalagi bagi yang sudah berumur atau membawa anak.

Panorama itu pun sering kali hanya dinikmati oleh para pendaki yang melakukan perjalanan menuju bumi perkemahan Pondok Saladah atau Tegal Alun. Tentunya harus dengan kondisi fisik yang benar-benar fit karena jalannya yang terjal.

Namun, sejak dikelola PT Astri Indah Lestari (AIL), Hutan Mati itu menjadi mudah diakses, bahkan oleh berbagai para lanjut usia maupun anak-anak. Kini, perjalanan ke Hutan Mati mulai dari gerbang paling lama hanya sekitar setengah jam. Tinggal mengikuti jalan setapak yang telah disiapkan pengelola, lebih aman dan nyaman.

jalan setapak papandayan
Jalan setapak menuju Hutan Mati Papandayan. (Foto: YouTube/ardibenga)

Tak perlu membawa berbagai macam peralatan, apalagi tas besar untuk menempuh perjalanan menuju Hutan Mati. Pengunjung cukup membawa sebotol air mineral untuk hilangkan dahaga selama berjalan. Jalur khusus ini pun aman dilalui anak-anak dan manula. Ada petugas keamanan di setiap pos.

papandayan anak-anak
Kini anak-anak dapat turut mendaki menuju Hutan Mati Papandayan. (Foto: Instagram/febriana_suherwan)

Wisatawan yang hendak menikmati Hutan Mati cukup membayar sebesar Rp30 ribu per orang di gerbang utama Taman Wisata Gunung Papandayan. Selain hutan mati, gunung berketinggian 2.665 meter dari permukaan laut itu memiliki titik-titik wisata lainnya, seperti kawah, tebing, Pondok Saladah, dan taman edelweis.

Jadi, tunggu apa lagi? Sahabat MerahPutih dapat berwisata ke Hutan Mati Papandayan bersama keluarga. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen serta keunikan panorama Hutan Mati. (*)

Baca juga artikel mengenai hutan unik lainnya di sini: Aokigahara, Hutan Bunuh Diri Di Kaki Gunung Fuji.

#Hutan #Gunung Papandayan Garut #Wisata Garut #Gunung Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Asty TC

orang Jawa bersuara alto
Show More

Berita Terkait

Berita
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Kondisi Anak Krakatau saat ini, Senin 7 September 2026, masih aktif. Simak data erupsi, kegempaan, sebaran abu dan fakta Krakatau.
ImanK - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Bagaimana Kondisinya Hari Ini? Ini Data Terbarunya
Indonesia
ICW Buka 56 Kasus Korupsi Kehutanan ke Publik, Negara Rugi Rp 4,8 Triliun
ICW mengungkap 56 kasus korupsi kehutanan sepanjang 2010–2025 dengan kerugian negara Rp 4,8 triliun. Modus terbanyak penyalahgunaan wewenang. Simak detailnya.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
ICW Buka 56 Kasus Korupsi Kehutanan ke Publik, Negara Rugi Rp 4,8 Triliun
Indonesia
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
BNPB meminta warga mewaspadai karhutla. BNPB meminta jangan membuka lahan dengan cara membakar.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
BNPB Minta Warga Waspada Karhutla, Jangan Buka Lahan dengan Cara Membakar
Indonesia
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Dari pemeriksaan di lokasi, tim menemukan tujuh ekor burung dilindungi yang diduga akan diperjualbelikan. MH beserta seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Satwa Dilindungi Kasturi Kepala Hitam, Kakatua Koki dan Nusu Bayan Diperjualbelikan di Facebook
Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Deforestasi Tahun 2025 Menggila, DPR RI Ingatkan Kemenhut Jangan Main Mata dengan Perusak
Jaelani menilai kejadian di Sumatera merupakan harga mahal yang harus dibayar akibat kelalaian menjaga ekosistem
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Deforestasi Tahun 2025 Menggila, DPR RI Ingatkan Kemenhut Jangan Main Mata dengan Perusak
Indonesia
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Anggota DPR Daniel Johan menanggapi rencana Presiden Prabowo membentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional. Tekankan fungsi konservasi jadi prioritas utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Indonesia
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dari London untuk membahas kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk sejak 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Indonesia
Satgas PKH Kantongi Rp 5,27 Triliun Dari Denda 48 Perusahaan di Kawasan Hutan
Selain pembayaran yang telah diterima, Satgas PKH mencatat masih terdapat potensi penerimaan denda dari sektor perkebunan sawit.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Satgas PKH Kantongi Rp 5,27 Triliun Dari Denda 48 Perusahaan di Kawasan Hutan
Bagikan