Aokigahara, Hutan Bunuh Diri di Kaki Gunung Fuji

KaptenKapten - Sabtu, 08 Juli 2017
Aokigahara, Hutan Bunuh Diri di Kaki Gunung Fuji

Adegan dalam film "The Forest" yang menunjukkan mayat tergantung di pepohonan Hutan Aokigahara. (Foto: Bustle)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Anda sudah menonton film "The Forest" yang dirilis tahun 2016 lalu? Film horor Hollywood yang dibintangi Natalie Dormer ini merupakan hasil kerja sama AS dengan Jepang.

Film tersebut mengisahkan tentang hutan terangker di Jepang, yang sering dijadikan lokasi bunuh diri oleh masyarakat setempat, yakni Hutan Aokigahara. Ternyata, hutan ini benar ada dengan kisah yang sama.

Terletak di kaki Gunung Fuji, kurang dari 100 km dari sebelah barat Tokyo, hutan lebat ini diselimuti kabut, bahkan di siang hari. Setiap tahunnya, sejak 1950, banyak mayat ditemukan tergantung sampai membusuk di Aokigahara. Mereka adalah warga Negeri Sakura yang bunuh diri. Tak heran jika hutan ini dijuluki "Hutan Bunuh Diri".

aokigahara forest
Papan peringatan kepada pengunjung untuk mengurungkan niat bunuh diri di Hutan Aokigahara (Foto: Instagram/liliankostrikova)

Saat memasuki hutan, pengunjung akan menemui papan peringatan dalam huruf kanji Jepang bertuliskan, "Coba pikirkan sekali lagi tentang arti kehidupan yang diberikan kepada Anda, orang tua, saudara, dan anak-anak Anda. Jangan tanggung sendiri penderitaan Anda, tolong hubungi seseorang. (Nomor telepon hotline untuk pertolongan)".

Meski sudah terpampang jelas peringatan untuk tidak bunuh diri, tetap saja tidak mengurangi jumlah mayat yang ditemukan. Awalnya, jumlah rata-rata mayat 30 orang per tahun. Kemudian, di tahun 2002 meningkat sebanyak 78 mayat, tahun 2003 mencapai 100 mayat, dan tahun 2005 ditemukan 105 mayat. Tahun 2010 diperkirakan sekitar 200-an orang melakukan upaya bunuh diri, 54 di antaranya berhasil diselamatkan.

Sebagian mayat ada yang telah ditemukan keluarganya dan diboyong pulang, tetapi sebagian mayat hilang tanpa jejak. Sejumlah penampakan dan aktivitas paranormal sering dilaporkan oleh masyarakat sekitar maupun turis yang berkunjung.

hutan aokigahara
Meski dikenal angker, para turis tetap berminat mengunjungi Hutan Aokigahara (Foto: Instagram/eduardocassina)

Hutan Aokigahara ini sebenarnya tempat yang asyik untuk dikunjungi. Pemandangan hutannya indah dan alami, dengan hawa sejuk dan pepohonan rimbun. Hutan ini juga memiliki dua objek wisata gua, yaitu Gua Es dan Gua Angin.

Namun, jika ingin berkunjung ke sana, sebaiknya Anda melakukan persiapan dan mengikuti petunjuk jalan yang ada. Banyak dari wisatawan bahkan menggunakan pita kaset bekas untuk menandai jalur yang dilewati agar mereka tidak tersesat. (Bing)

Baca juga berita tentang hutan lainnya di sini: Suku Lingon, Suku Bermata Biru Di Pedalaman Hutan Halmahera.

#Wisata Alam #Wisata Jepang #Hutan #Bunuh Diri #Goa Jepang #Film Hollywood #Gunung Fuji
Bagikan
Ditulis Oleh

Kapten

Kapten Merah Putih

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
ShowBiz
Gerard Butler dan Frank Grillo Adu Akting di Film 'Chopshop', Tayang di Netflix Februari 2026
Dibintangi Gerard Butler, Frank Grillo, dan Alexis Louder, Chopshop penuh dengan aksi brutal dan intrik kejahatan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Gerard Butler dan Frank Grillo Adu Akting di Film 'Chopshop', Tayang di Netflix Februari 2026
Bagikan