Menteri Susi Umumkan Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2015

Fadhli Fadhli - Kamis, 10 Desember 2015
Menteri Susi Umumkan Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2015

Menteri Susi Pudjiastuti. (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Bersamaan dengan hari HAM Internasional, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti hari ini (10/12) umumkan Peraturan Menteri Nomor 35 Tahun 2015.

Peraturan Menteri itu berisi tentang sistem dan sertifikasi Hak Asasi Manusia (HAM) di sektor usaha perikanan. Hal tersebut seiring dengan niatan presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengembalikan kembali kejayaan bahari.

"Indonesia ingin mengembalikan kejayaan bahari kita. Kita sudah lama dikenal sebagai bangsa yang kuat dan luar biasa," ujar Susi di kantornya, Gedung Mina Bahari I, Lantai 5, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat, Kamis, (10/12).

Latar belakang dikeluarkannya peraturan ini adalah karena Menteri Susi ingin segera memberantas Illegal Fishing. belum lagi telah terkuak beberapa kejadian yang tak layak, Seperti kasus perbudakan oleh PT Benjina beberapa waktu lalu.

"Kalau kita lihat kasus perbudakan anak buah kapal Benjina itu menyadarkan saya. Tidak menutup kemungkinan hal tersebut terjadi juga kepada ABK dalam negeri," katanya.

"Lima ABK Indonesia mati setiap harinya di offshore angola. Lalu ada juga yang sudah 22 tahun mereka bekerja dan dibebaskan hanya dengan membawa 1 kantong keresek baju dan celana," lanjutnya.

Atas dasar itulah, Susi menerbitkan Peraturan Menteri KP HAM Perikanan untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM terhadap para ABK yang bekerja diatas kapal. (rfd)

 

BACA JUGA:

  1. Gempa Maluku 6,9 SR Naikkan Permukaan Air Laut
  2. Jika Tak Ingin Dicap Bersandiwara, Jokowi Harus Polisikan Setya Novanto
  3. Hendardi: Setya Novanto Bisa Dijerat dengan Penipuan dan Gratifikasi
  4. Selamat Hari Hak Asasi Manusia Internasional
  5. Nestle Terus Dampingi Keluarga Korban Lift

 

#Liputan Khusus #Illegal Fishing #HAM #Kementerian Kelautan Dan Perikanan #Menteri Susi
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Kementerian HAM sejatinya mengajukan kebutuhan total sebesar Rp3,982 triliun, namun otoritas fiskal hanya menyetujui pagu indikatif sebesar Rp728,1 miliar
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Indonesia
Pakar Hukum Dorong Pendidikan HAM dan Demokrasi Diperkuat dalam RUU Polri
Pemahaman mengenai HAM perlu menjadi bagian integral dalam proses pembentukan, pelatihan, promosi jabatan, evaluasi kinerja, hingga etika profesi anggota kepolisian.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Pakar Hukum Dorong Pendidikan HAM dan Demokrasi Diperkuat dalam RUU Polri
Indonesia
Mantan Menteri Susi Dukung Ekspor SDA Dilakukan BUMN, Tambah Penerimaan Negara
Ia menyoroti masih maraknya praktik under-invoicing, transfer pricing hingga transaksi ekspor yang tidak tercatat secara optimal sehingga berdampak pada berkurangnya penerimaan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Mantan Menteri Susi Dukung Ekspor SDA Dilakukan BUMN, Tambah Penerimaan Negara
Indonesia
Aparat Hukum Masuk Tim Pelabelan Status Aktivis HAM, Ini Alasan Menteri Pigai
Menteri HAM Natalius Pigai mengungkapkan tim asesor akan diisi unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat sipil, hingga aparat penegak hukum.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Aparat Hukum Masuk Tim Pelabelan Status Aktivis HAM, Ini Alasan Menteri Pigai
Indonesia
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Pupuk Organik, KKP Ungkap Potensinya
Kementerian Kelautan dan Perikanan mengungkap ikan sapu-sapu tak hanya hama, tetapi bisa dimanfaatkan jadi pupuk organik hingga tepung ikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 April 2026
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Pupuk Organik, KKP Ungkap Potensinya
Indonesia
Bongkar Kasus HAM, DPR RI Percepat Revisi UU Peradilan Militer Tanpa Pandang Bulu
Selain fokus pada peradilan militer, legislator tersebut menggarisbawahi perlunya perhatian khusus terhadap tren kekerasan berbasis gender
Angga Yudha Pratama - Selasa, 10 Februari 2026
Bongkar Kasus HAM, DPR RI Percepat Revisi UU Peradilan Militer Tanpa Pandang Bulu
Indonesia
PKB Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Dinilai Berpotensi Langgar HAM
PKB menyoroti penonaktifan PBI BPJS Kesehatan. Hal itu dianggap berpotensi melanggar HAM.
Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026
PKB Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Dinilai Berpotensi Langgar HAM
Indonesia
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Indonesia diusulkan menjadi Presiden Dewan HAM PBB. DPR RI pun mengatakan, bahwa kepercayaan dunia kepada Indonesia akan meningkat.
Soffi Amira - Minggu, 28 Desember 2025
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Indonesia
DPR Warning Kementerian HAM: Peta Jalan Penyelesaian Pelanggaran HAM Jangan Cuma Jadi Pajangan, Implementasi Harus Se-Progresif Dialognya
Ketegasan hukum harus berjalan beriringan dengan kejelasan mekanisme pemulihan bagi mereka yang terdampak
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Desember 2025
DPR Warning Kementerian HAM: Peta Jalan Penyelesaian Pelanggaran HAM Jangan Cuma Jadi Pajangan, Implementasi Harus Se-Progresif Dialognya
ShowBiz
METHOSA Rilis Single 'Adu Domba', Angkat tentang Aksi Kamisan dan Rentetan Tragedi HAM
Band rock METHOSA merilis single Adu Domba bertepatan dengan Hari HAM 2025. Suarakan solidaritas korban pelanggaran HAM dan kritik terhadap impunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
METHOSA Rilis Single 'Adu Domba', Angkat tentang Aksi Kamisan dan Rentetan Tragedi HAM
Bagikan