Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 12 September 2025
Kementerian KKP Klaim Tanggul Beton di Cilincing Berizin Lengkap dan Tak Ganggu Nelayan

Tanggul beton di Cilincing ganggu nelayan. Foto: Instagram @arie_ngetren

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lini media sosial dihebohkan dengan viralnya video seorang nelayan yang merekam keberadaan tanggul beton sepanjang 2–3 kilometer di perairan Cilincing, Jakarta Utara. Dalam video tersebut, nelayan mengeluhkan jalur melaut mereka terganggu karena harus memutar lebih jauh untuk mencari ikan.

Menanggapi hal itu, Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Fajar, menegaskan bahwa proyek tanggul beton tersebut memiliki izin lengkap. Ia juga memastikan keberadaannya tidak menutup akses bagi nelayan.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melakukan verifikasi lapangan terkait keluhan nelayan Cilincing atas proyek reklamasi di area PT Karya Citra Nusantara (KCN). Hasilnya, proyek tersebut berizin lengkap dan pemrakarsa tidak menutup akses bagi nelayan,” kata Fajar saat dihubungi wartawan, Jumat (12/9).

Baca juga:

Heboh Tanggul Beton Laut di Cilincing, Pramono Segera Panggil PT KCN

Pemprov DKI Lepas Tangan soal Tanggul Beton di Cilincing, Lempar Tanggung Jawab ke Kementerian KKP

Tanggul beton itu dibangun oleh PT KCN, badan usaha pelabuhan yang mengoperasikan terminal umum di Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara.

Menurut Fajar, pembangunan ini bertujuan memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi maritim Indonesia melalui infrastruktur logistik yang modern dan efisien.

Meski demikian, Fajar menegaskan KKP akan tetap mengawasi pelaksanaan proyek agar sesuai izin dan tidak merugikan masyarakat pesisir.

“Kepentingan nelayan dan kelestarian laut adalah prioritas utama,” ujarnya.

Baca juga:

Hasil Tangkapan nelayan Kerang Hijau Terdampak Pagar Beton Laut Cilincing Jakarta Utara

Tanggul Beton Laut Cilincing PT KCN Proyek Reklamasi, Bukan Bagian Giant Sea Wall

Sebelumnya, keluhan nelayan atas keberadaan tanggul ini mencuat setelah akun Instagram @arie_ngetren mengunggah video viral. Dalam rekaman, seorang nelayan menyebut panjang tanggul mencapai 2–3 kilometer sehingga membuat mereka kesulitan melintas.

“Awalnya jalur ini perlintasan nelayan. Sekarang jadi harus memutar jauh karena ada tanggul beton,” ujar nelayan dalam video, Rabu (10/9). (Asp)

#Tanggul Laut #KKP #Kementerian Kelautan Dan Perikanan #Jakarta Utara
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
KSOP Tanjung Priok menegaskan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso bukan akibat pelabuhan, melainkan aktivitas depo kontainer di Cakung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Prabowo Janjikan Pembangunan Desa Nelayan Dimulai Juni 2026
Pemerintah pusat telah memberi bantuan kapal ikan ukuran 15 gross ton (GT) guna dimanfaatkan hasil tangkapan perikanan untuk warga di Miangas.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Prabowo Janjikan Pembangunan Desa Nelayan Dimulai Juni 2026
Indonesia
Gudang Oli di Penjaringan Terbakar, 20 Unit Damkar Turun ke Lokasi
Gudang oli di Kapuk Kamal Muara terbakar pada Rabu (6/5) malam. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan sekitar pukul 22.25 WIB.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Gudang Oli di Penjaringan Terbakar, 20 Unit Damkar Turun ke Lokasi
Indonesia
Komisi D DPRD DKI Soroti Banyak Proyek Penanganan Banjir Pesisir belum Selesai
Sejumlah titik masih dalam tahap perencanaan. Belum menunjukkan progres signifikan di lapangan.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Komisi D DPRD DKI Soroti Banyak Proyek Penanganan Banjir Pesisir belum Selesai
Indonesia
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Pupuk Organik, KKP Ungkap Potensinya
Kementerian Kelautan dan Perikanan mengungkap ikan sapu-sapu tak hanya hama, tetapi bisa dimanfaatkan jadi pupuk organik hingga tepung ikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 April 2026
Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Jadi Pupuk Organik, KKP Ungkap Potensinya
Indonesia
KKP-Pemprov DKI Mulai Tabuh Genderang Perang Lawan Ikan Sapu-Sapu, Siapkan Regulasi Basmi Ikan Invasif
Haeru menjelaskan bahwa membasmi ikan sapu-sapu menghadapi tantangan besar karena karakteristik biologisnya.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
KKP-Pemprov DKI Mulai Tabuh Genderang Perang Lawan Ikan Sapu-Sapu, Siapkan Regulasi Basmi Ikan Invasif
Indonesia
Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara
PAM Jaya menyalurkan 270 toren gratis di Jakarta Utara. Warga kini lebih mudah dalam mengakses air bersih.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
 Perluas Akses Air Bersih, PAM Jaya Bagikan 270 Toren Gratis di Jakarta Utara
Indonesia
Menteri Trenggono Janjikan 100 Kampung Nelayan Sudah Rampung di Mei 2026
Pemerintah mempercepat pembangunan KNMP sebagai bagian dari penguatan ekonomi pesisir nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Menteri Trenggono Janjikan 100 Kampung Nelayan Sudah Rampung di Mei 2026
Indonesia
Biker Tewas Terlindas Bus TransJakarta di Jalur Bandengan, Polisi Beberkan Kronologisnya
Pengendara motor tewas setelah menabrak separator dan tersenggol bus TransJakarta di jalur busway Bandengan, Jakarta Utara.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
Biker Tewas Terlindas Bus TransJakarta di Jalur Bandengan, Polisi Beberkan Kronologisnya
Bagikan