Mensos: Bencana Akibat Cuaca Ekstrem Semakin Sering Terjadi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Januari 2022
Mensos: Bencana Akibat Cuaca Ekstrem Semakin Sering Terjadi

Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau dampak banjir dan tanah longsor di kawasan pegunungan bagian selatan Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (25/1/2022). (ANTARA/HO-Kemensos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana banjir dan tanah longsor terjadi di kawasan pegunungan bagian selatan Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Tercatat, tanah longsor terjadi setidaknya di 10 titik di Kabupaten Pekalongan.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, kementerian antara lain mengupayakan penyediaan tambahan alat berat untuk membersihkan longsoran tanah, termasuk longsoran tanah yang menutupi bagian jalan Petungkriyono-Doro.

Baca Juga:

Proyek Strategis Nasional di Jabar Harus Berdasarkan Mitigasi Bencana

"Kemensos akan membantu dengan menambah satu unit alat berat lagi untuk mempercepat evakuasi material longsor. Dengan demikian diharapkan normalisasi akses jalan bisa berjalan lebih cepat," katanya di Jakarta, Selasa (26/1).

Aparat TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan bantuan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah bekerja membersihkan material longsoran berupa batu, lumpur, dan kayu dari jalan yang terdampak tanah longsor di Kabupaten Pekalongan.

Menteri Sosial mengingatkan, pentingnya mengantisipasi kemungkinan kejadian bencana akibat fenomena cuaca ekstrem, yang akhir-akhir ini semakin sering terjadi.

longsor di Desa Ciherang, Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Minggu (16/1/2022). (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
longsor di Desa Ciherang, Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Minggu (16/1/2022). (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

"Dengan cuaca ekstrem seperti saat ini, potensi terjadinya bencana sangat mungkin terjadi, terutama bencana alam tanah longsor dan banjir. Harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, karena kalau bencana terjadi korbannya ya masyarakat," katanya.

Menteri Sosial menyerahkan bantuan berupa paket logistik bencana, paket sembako, dan perlengkapan kebersihan dengan nilai total Rp 403.116.169 untuk mendukung penanganan dampak bencana di daerah itu.

Bantuan yang diserahkan antara lain berupa 210 paket makanan anak, 100 paket perlengkapan keluarga, 100 paket perlengkapan anak, 100 paket peralatan dapur, 50 tenda gulung, 100 kasur, 100 paket peralatan makan, dan 1.000 kg beras. (*)

Baca Juga:

Awal Tahun 140.620 Jiwa Terdampak Bencana Alam di Indonesia

#Bencana Alam #Rawan Bencana #Kemensos #Longsor #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Indonesia
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Prabowo menyiapkan KRI Gajah Mada dari hibah Angkatan Laut Italia sebagai kapal induk helikopter yang mampu menampung 10 helikopter untuk penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Indonesia
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Presiden Prabowo Subianto meminta anggaran mitigasi bencana ditambah secara signifikan dan menegaskan pemerintah harus siap sebelum bencana terjadi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan, Prabowo: Harus Siap Sebelum Kejadian
Bagikan