Proyek Strategis Nasional di Jabar Harus Berdasarkan Mitigasi Bencana

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Januari 2022
Proyek Strategis Nasional di Jabar Harus Berdasarkan Mitigasi Bencana

Pembangunan terowongan kereta cepat. (Foto: KCIC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti kereta cepat Bandung-Jakarta, dan beberapa pembangunan jalan tol, tengah dibangun di wilayah Jawa Barat.

DPRD Jawa Barat meminta agar proyek-proyek tersebut memerhatikan ruang terbuka hijau dan lingkungan hidup.

Baca Juga:

Proyek Pengendalian Banjir Bandung Selatan Rp 141 Miliar Telah Rampung

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar, Achmad Ru'yat, mengatakan PSN sangatlah berpengaruh terhadap keberlangsungan ruang terbuka hijau yang semakin sempit.

"Di mana kami menyadari proyek-proyek nasional banyak di Jawa Barat seperti kereta api cepat, kemudian jalan tol yang melintas di wilayah ruang terbuka hijau terutama cagar alam yang harus dilindungi," ujar Achmad Ru’yat, Kamis (20/1).

Achmad Ru'yat berharap, pihaknya bisa mensikronisasi terkait regulasi tata ruang pusat, provinsi dan kabupaten maupun Kota.

Ketua Pansus VI DPRD Jabar, Hasbullah Rahmad berharap, semua proyek strategis nasional yang berada di Jawa Barat harus ada pendekatan lingkungan hidupnya atau KLHS, juga terkait mitigasi bencananya.

Hasbullah menyoroti Keppres no 87 tentang segitiga Rebana di Majalengka dan sekitarnya.

Presiden Jokowi di terowongan 2 Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)di Kabupaten Purwakarta, Senin (17/1/2022). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Presiden Jokowi di terowongan 2 Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB)di Kabupaten Purwakarta, Senin (17/1/2022). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

"Kita pengen struktur ruang di kawasan patimban raya itu juga tidak semua untuk kawasan industri kita tetap mempertankan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) juga di situ," ungkapnya.

Hasbullah berharap, semua proyek yang dilaksanakan di Jawa Barat harus lolos kajian KLHS terlebih dahulu, termasuk mitigasi bencana karena Jawa Barat sebagai salah satu daerah rawan bencana.

"Perihal wilayah lingkungan hidup, semua proyek strategis nasional yang berada di Jawa Barat itu harus ada pendekatan KLHS nya dan harus ada pendekatan mitigasi bencana," ungkapnya.

Begitu juga dalam pembangunan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Bandung-Jakarta yang harus memerhatikan mitigasi bencana. Menurutnya, langkah untuk meminimalisasi resiko yang mungkin akan membahayakan sekitar menjadi penting.

"Hal ini terkait dengan kereta api cepat dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui layanan transportasi, tentunya pada stasiun-stasiun transit di beberapa titik seperti Karawang, Padalarang termasuk di Bandung," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa barat Achmad Ru'yat memimpin Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Jabar saat melaksanakan rapat kerja bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Selasa (18/1) lalu. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Jokowi Pastikan Proyek Kereta Cepat Molor Operasi Sampai 2023

#Bencana Alam #Rawan Bencana #Kereta Cepat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Beban dari skema restrukturisasi tersebut relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga masih dapat ditangani oleh Kementerian Keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Kemenkeu Bakal Bayar Utang Kereta Cepat Rp 1 Triliun Per Tahun Selama 80 Tahun
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Indonesia
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Prabowo menyiapkan KRI Gajah Mada dari hibah Angkatan Laut Italia sebagai kapal induk helikopter yang mampu menampung 10 helikopter untuk penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Bagikan