Menkumham Harapkan Masalah di Lapas Cepat Dideteksi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 20 Desember 2017
Menkumham Harapkan Masalah di Lapas Cepat Dideteksi

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (MP/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengharapkan pada 2018 berbagai permasalahan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas) bisa cepat dideteksi.

"Permasalahan di Lapas ini harus cepat dideteksi. SOP harus ditegakkan, penguatan SOP betul betul-betul dilaksanakan," kata Yasonna di sela-sela acara Refleksi Akhir Tahun 2017 Kementerian Hukum dan HAM di gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Rabu (20/12).

Menurut Yasonna, penambahan sekitar 14 ribu sipir dari total sekitar 17 ribu orang yang telah lolos dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2017 bisa diharapkan berbagai permasalahan di Lapas.

"Januari sudah bekerja, ini kami berikan pelatihan-pelatihan dan kami beri orientasi. Kemudian melakukan 'assesment' kepada pimpinan-pimpinan Lapas terus orang-orang yang punya kepentingan tidak bagus menjadi catatan penilaian kembali dan kami harapkan 2018 tidak akan ada gejolak," katanya.

Selain itu, Yasonna juga menyoroti perihal kelebihan kapasitas yang masih akan menjadi fokus pihaknya pada 2018.

"Over capacity tetap menjadi catatan kami. Ada beberapa pendekatan bahwa dari segi membangun kami tidak mampu secara finansial," katanya.

Sebagai contoh, kata Yasonna, sekitar 2.000 orang masuk ke lapas per bulan atau sekitar 24 ribu orang per tahun.

Namun, kata dia, pihaknya hanya mampu menampung sekitar 5.000 orang dan 50 persennya berasal dari kasus narkoba.

"Coba bayangkan defisitnya sehingga over capacity itu satu hal yang sangat mengerikan dan yang mengerikannya lagi itu adalah 50 persen dari narkoba," ucapanya.

Oleh karena itu, kata dia, Kemenkumham mencoba untuk redistribusi tahanan dari lapas yang dianggap kelebihan kapasitas.

"Misalnya, dari Jakarta dan Jabar itu kami redistribusi ke Jateng karena Jateng masih kosong. Kalau dibiarin kayak gitu, tidak manusiawi sangat berbahaya rentan kericuhan kalau dari segi ilmu psikologi sosial kepadatan itu menciptakan agresivitas," kata Yasonna. (*)

#Yasonna Laoly #Menkumham #Lapas
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Narkoba diduga akan diberikan kepada suaminya yang menjadi warga binaan LP tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Indonesia
Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi, Ikut Program Beasiswa di Lapas Cibinong
Ferdy Sambo dikabarkan sedang mengikuti kuliah S2 Teologi di Lapas Cibinong. Ia mengambil program beasiswa di Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi, Ikut Program Beasiswa di Lapas Cibinong
Indonesia
Dukcapil DKI Jakarta Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Warga Binaan Punya KTP dan NIK
Dukcapil DKI Jakarta melakukan jemput bola ke lapas. Kini, warga binaan dipastikan memiliki KTP dan NIK.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Dukcapil DKI Jakarta Jemput Bola ke Lapas, Pastikan Warga Binaan Punya KTP dan NIK
Indonesia
11 Napi Jadi Relawan Cuci Ompreng di Dapur MBG Tangerang
Seluruh aktivitas mereka juga berada di bawah pengawasan ketat petugas LP.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
11 Napi Jadi Relawan Cuci Ompreng di Dapur MBG Tangerang
Indonesia
Narapidana Diduga Dipaksa Makan Daging Anjing, Kalapas di Sulut Dicopot
Dugaan Kalapas Enemawira, Sulut, berinisial CS memaksa narapidana memakan makanan nonhalal ini diungkapkan anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Narapidana Diduga Dipaksa Makan Daging Anjing, Kalapas di Sulut Dicopot
Indonesia
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Sidang kode etik Kalapas Enemawira itu digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Gambir, Jakarta, hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Indonesia
28 Pasien RS Pengayoman Cipinang Dievakuasi, Ditjenpas Sebut Awal Titik Api dari Gudang Logistik
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memastikan kebakaran saat ini telah berhasil diatasi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
28 Pasien RS Pengayoman Cipinang Dievakuasi, Ditjenpas Sebut Awal Titik Api dari Gudang Logistik
Indonesia
LP Sragen Bongkar Penyelundupan Narkotika Libatkan Perempuan, Modusnya Besuk Tahanan
Modus pelaku ialah membesuk tahanan sambil menyembunyikan lima paket sabu di pakaian dalamnya, tepatnya di area payudara, saat jam besuk tahanan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
LP Sragen Bongkar Penyelundupan Narkotika Libatkan Perempuan, Modusnya Besuk Tahanan
Indonesia
Menkum Teken SK Kepengurusan PPP Mardiono
Mardiono mendaftarkan kepengurusan PPP per 30 September 2025.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Oktober 2025
Menkum Teken SK Kepengurusan PPP Mardiono
Indonesia
Menkum Supratman: BP BUMN Berperan sebagai Regulator, Beda dengan BPI Danantara
BP BUMN dan BPI Danantara memiliki peran berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 September 2025
Menkum Supratman: BP BUMN Berperan sebagai Regulator, Beda dengan BPI Danantara
Bagikan