Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menko PMK Dorong Pemda Optimalkan Target Penurunan Stunting

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 05 Februari 2023
Menko PMK Dorong Pemda Optimalkan Target Penurunan Stunting

enteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. ANTARA/HO-Humas Kemenko PMK.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta seluruh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan target penurunan prevalensi stunting dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas dan berkualitas.

"Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan sejumlah program dan upaya strategis guna mempercepat dan mengoptimalkan target penurunan stunting," kata Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Baca Juga:

Bangun Sinergisitas Cegah Stunting

Menko PMK menjelaskan, berbagai upaya strategis dalam menangani stunting perlu dilakukan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

"Sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, perlu adanya upaya yang holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi dan sinergi di antara kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya," katanya.

Muhadjir juga mengatakan, untuk mencapai target yang ditetapkan, pemerintah daerah perlu mengkoordinasikan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting hingga tingkat kabupaten/kota, kecamatan dan desa.

"Selain itu memastikan penguatan puskesmas dan posyandu dalam mendukung program stunting dan memastikan ketersediaan alat antropometri dan USG," katanya.

Dia menambahkan bahwa pemerintah daerah juga perlu memastikan program pelaksanaan percepatan penurunan stunting telah tepat sasaran.

"Sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021, kelompok sasaran dimaksud meliputi remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan anak berusia nol hingga 59 bulan," katanya.

Baca Juga:

777 Bayi di Cilincing Rawan Menderita Stunting

Menko juga menambahkan bahwa pemerintah pada saat ini terus melakukan berbagai upaya strategis dalam rangka percepatan penurunan stunting. Prevalensi stunting di Indonesia saat ini berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), kata dia, adalah 21,6 persen.

"Sementara pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting diharapkan bisa turun menjadi 14 persen pada tahun 2024," katanya.

Untuk mendukung upaya penurunan stunting ini, kata dia, perlu kerja sama lintas sektor mulai dari tingkat pusat hingga daerah dan desa.

"Dalam rangka mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif serta mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, maka perlu dilakukan percepatan penurunan stunting," katanya. (*)

Baca Juga:

Tugas Baru Baru Korps Brimob, Bantu BKKBN Percepat Penanganan Stunting Nasional

#Kemenko PMK #Muhadjir Effendy #Stunting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Apa itu beras fortifikasi yang dipakai MBG berbeda dengan beras biasa. Beras ini memiliki kandungan berbagai zat gizi mikro.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Berita
SOYJOY Nutrition Award 2026 Apresiasi 213 Program Gizi, Soroti Inovasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Masyarakat
SOYJOY Nutrition Award 2026 menghimpun 213 program gizi dari berbagai daerah. Hampir separuh program berfokus pada penanganan stunting.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
SOYJOY Nutrition Award 2026 Apresiasi 213 Program Gizi, Soroti Inovasi Penanganan Stunting dan Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Waspada! Risiko Stunting Anak Indonesia Bisa Melonjak Tinggi
Prevalensi stunting tahun 2022 menurut Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) sebesar 21,6 persen dan meningkat dengan adanya El Nino ini sampai bertambah 15-25 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Waspada! Risiko Stunting Anak Indonesia Bisa Melonjak Tinggi
Indonesia
Eks Menko PMK Muhadjir Effendy Akui Dicecar KPK soal Jabatan Menag Ad Interim

 Muhadjir yang kini menjabat Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji diperiksa di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (18/5).
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Eks Menko PMK Muhadjir Effendy Akui Dicecar KPK soal Jabatan Menag Ad Interim
Indonesia
Muhadjir Effendy Tiba-Tiba Nongol di KPK Usai Disebut Batal Diperiksa
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy mendadak hadir di KPK setelah sebelumnya disebut batal diperiksa terkait kasus korupsi kuota haji 2023–2024.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Muhadjir Effendy Tiba-Tiba Nongol di KPK Usai Disebut Batal Diperiksa
Indonesia
KPK Batal Periksa Penasihat Khusus Presiden di Kasus Korupsi Haji, Ini Gara-garanya!
Muhadjir Effendy pernah menjabat sebagai Menteri Agama Ad Interim pada 2022
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
KPK Batal Periksa Penasihat Khusus Presiden di Kasus Korupsi Haji, Ini Gara-garanya!
Indonesia
Hemat Energi: ASN Bakal Diatur Kerja Fleksibel, Pendidikan, Kesehatan Juga Bakal Diatur
Dirumuskan secara responsif dan berbasis data dengan mempertimbangkan pengalaman pengaturan mobilitas pada masa pandemi COVID-19.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Hemat Energi: ASN Bakal Diatur Kerja Fleksibel, Pendidikan, Kesehatan Juga Bakal Diatur
Indonesia
PAM Jaya Gencarkan Program Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Gizi dan Air Bersih
PAM Jaya memperkuat program pencegahan stunting lewat edukasi gizi dan air bersih. Kegiatan itu sudah dilaksanakan di tiga titik Jakarta Utara.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
PAM Jaya Gencarkan Program Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Gizi dan Air Bersih
Indonesia
Jawab Dinamika Pasar Kerja, Cak Imin Dorong Pembentukan Badan Vokasi Nasional
Usulan BVN disampaikan Cak Imin sebagai langkah memperkuat sistem vokasi nasional menghadapi perubahan kebutuhan keterampilan yang semakin cepat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Jawab Dinamika Pasar Kerja, Cak Imin Dorong Pembentukan Badan Vokasi Nasional
Indonesia
Menkeu Purbaya Turunkan Insentif Stunting Bagi Pemda, Jadi Hanya Rp 300 Miliar
Nilai insentif tahun ini lebih rendah Rp 475 miliar bila dibandingkan insentif tahun lalu yang mencapai Rp 775 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Menkeu Purbaya Turunkan Insentif Stunting Bagi Pemda, Jadi Hanya Rp 300 Miliar
Bagikan