Mengenal Genggong, Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan yang Mirip Harmonika

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 12 September 2024
Mengenal Genggong, Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan yang Mirip Harmonika

Alat musik tradisional Sumatera Selatan, Genggong. Foto: Perpustakaan Digital Budaya Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Memiliki bentuk unik serta mengeluarkan suara yang tak biasa, alat musik tradisional asal Sumatera Selatan ini berasal dari Besemah, Kota Pagaralam yang bernama Genggong. Alat musik yang ditiup itu menghasilkan suara mirip harmonika.

Dikutip dari Budaya Indonesia, umumnya alat musik tiup ini terbuat dari bilah bambu, kayu, pelepah enau atau logam. Dulunya, Genggong dimainkan oleh para petani yang sedang menunggu padi di sawah atau di tengah kebun.

Menurut seniman sekaligus budayawan Kota Pagaralam, Satarman mengatakan, selain memiliki peninggalan sejarah seperti Megalitikum dan Rumah Baghi, Pagaralam juga memiliki alat musik tradisional khas Besemah.

"Kita punya alat musik khas Pagaralam. Alat musik tiup ini bernama Gengong yang dulunya terbuat dari bambu, kayu atau pelepah pohon enau," terangnya.

Baca juga:

Petikan Merdu dari Sasando, Alat Musik Tradisional NTT

Alat musik gengong ini sudah berusia sekitar 3.000 tahun. Pada awalnya, alat ini terbuat dari pohon Enau. "Alat musik ini biasa digunakan petani di Besemah saat berada diladang. Alat ini dimainkan sebagai pengusir sepi saat berada diladang," lanjutnya.

Namun, saat Belanda masuk ke Besemah dan banyak membawa material logam dan besi, Genggong dibuat dari besi bercampur kuningan.

"Sejak Belanda masuk ke Besemah alat ini banyak dibuat dari besi oleh para seniman dahulu," jelasnya.

Saat ini, tidak banyak lagi masyarakat Pagaralam atau Besemah yang bisa memainkan alat musik Genggong ini. (far)

Baca juga:

Tarian Gundala-Gundala Ritual Pemanggil Hujan dari Tanah Karo

#Budaya #Tradisi #Alat Musik Tradisional #Sumatera Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Paraguay rayakan kembalinya ke Piala Dunia 2026. Tradisi ini dilakukan lewat pertunjukan kembang api meriah di stadion.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Paraguay Bikin Stadion Bergemuruh, Gelar Pesta Meriah sebelum Berangkat ke Piala Dunia 2026
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Indonesia
Gunung Dempo di Sumsel Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3,5 Km
Pemerintah mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan tidak mendekati atau melakukan aktivitas bermalam atau camping di pusat aktivitas kawah Marapi - Gunung Dempo.
Frengky Aruan - Rabu, 15 April 2026
Gunung Dempo di Sumsel Erupsi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3,5 Km
Indonesia
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng juga mempertimbangkan aspek historis lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Fun
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Ireland’s Eye 2026 digelar di Jakarta, menampilkan seni kontemporer Irlandia dengan tema lanskap, budaya, dan memori lintas generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Ireland’s Eye 2026 Hadir di Jakarta, Eksplorasi Lanskap dan Budaya Irlandia
Tradisi
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Tradisi ini khusus diperuntukkan bagi bayi yang sedang belajar berjalan. Doa yang dibacakan memohon perlindungan Allah dari gangguan gaib
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Bagikan