Tradisi

Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda

Warga mengantre bubur samin di Masjid Darussalam, Jayengan, Serengan, Solo pada bulan Ramadan. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBANYAK 14 tradisi asal Kota Solo ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTb) oleh Kementerian Kebudayaan RI. Dua di antaranya yakni bubur samin dan tahok. Pengukuhan sejumlah tradisi budaya asal Solo tersebut dilakukan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Nasional di Hotel Sotasoma, Jakarta, Jumat (10/10).

Penerimaan penetapan ini diwakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo dan sejumlah penggiat kebudayaan seperti Noor Cholish (perwakilan Masjid Darussalam), Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai Kusuma, dan Gusti Pangeran Haryo (GPH) Dipokusumo.

Salah seorang perwakilan Kota Solo GKR Rumbai Timoer mengatakan Kota Solo mengukir sejarah dengan pendaftaran tradisi terbanyak yakni sejumlah 14 warisan budaya tak benda ke Kementerian Kebudayaan.

“Dari 14 warisan budaya tersebut, diterima Kementerian Kebudayaan untuk ditetapkan sebagai WBTb Indonesia pada 2025,” katanya.

Baca juga:

Bubur Samin Makanan Khas Banjar Kalimantan Yang Dinanti Warga Solo Saat Ramadan



Sebanyak 14 warisan budaya tersebut, kata dia, terbagi berbagai ke kategori berbeda dari makanan hingga olahraga tradisional. Untuk kategori adat istiadat, masyarakat ada dua tradisi makanan asal Solo yang ditetapkan sebagai WBTb yakni tahok dan bubur samin Masjid Darussalam. "Ada 14, ada kategori adat istiadat masyarakat itu pengantin Solo Basahan gaya Surakarta. Terus kategori pengetahuan tradisional makanan tahok dan tradisi bubur samin," katanya.

Ia mengatakan, untuk kategori seni, ada delapan seni tari tradisional dari Keraton Kasunanan Solo yang ditetapkan sebagai WBTb dan ada lagi lagu legendaris ciptaan musisi keroncong Gesang yang juga ditetapkan sebagai warisan budaya.

"Untuk kategori seni ada (tari) Bedoyo Doro Dasih, Bedoyo Sukoharjo, Srimpi Gondokusumo, Srimpi Lobong, Ada Adaninggar Kelasworo, Prawirowatang, Golek Lambang Sari, dan lagu Bengawan Solo," papar dia.

Ada pula kategori lain, lanjut dia, seperti olahraga panahan tradisional yang juga ditetapkan sebagai WBTb sampai dengan tradisi pembuatan dekorasi pernikahan menggunakan media daun yang juga ditetapkan sebagai WBTb oleh kementerian. "Untuk kategori olahraga tradisional ada jemparingan Surakarta. Untuk kategori tradisi lisan ada Canthik Kyai Rojo Molo. Sementara itu, untuk kategori teknologi tradisional ada Kembarmayang Surakarta," ucap dia.

Dia menjelaskan WBTb 2025 tersebut didaftarkan pada 7 Oktober 2024 dan baru ditetapkan dalam Sidang Penetapan pada Jumat (10/10). "Solo itu baru kali ini terbanyak mengajukan permohonan warisan budaya itu terbanyak sampai 14 tradisi dan semuanya lolos," katanya.

Ia berharap, dengan adanya penetapan 14 WBTb asli Kota Solo tersebut, pemerintah dan masyarakat lebih perhatian untuk bisa melestarikan budaya tersebut.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Bubur Samin: Menu Buka Puasa Primadona di Masjid Darussalam

#Solo #Kuliner #Tradisi #Bubur Samin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Bagikan