Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Merbabu Ditutup 2 Bulan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Cuaca Buruk, Pendakian Gunung Merbabu Ditutup 2 Bulan

Gunung Merbabu. (Dok.BTNGMb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BALAI Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) menutup semua jalur pendakian Gunung Merbabu selama dua bulan atau Januari sampai Februari. Hal itu dilakukan karena pertimbangan cuaca ekstrem yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pendaki.

Kepala BTNGMb Anggit Haryoso mengatakan pihaknya menutup total jalur pendakian Gunung Merbabu selama dua bulan mendatang. Kebijakan ini diambil karena cuaca ekstrem yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pendaki.

“Kami sudah mengumumkan penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu. Pertimbangannya cuaca ekstrem dapat membahayakan pendaki,” ujar Anggit, Kamis (31/12).

Dia mengatakan, sesuai dengan informasi dari Stasiun Klimatologi Ahmad Yani Semarang, pada awal tahun akan terjadi cuaca buruk di puncak Gunung Merbabu. Menurut Anggit, insiden tewasnya seorang pendaki akibat tersambar petir di jalur Suwanting menjadi salah satu pertimbangan penutupan pendakian.

Baca juga:

Hilang 5 Hari, ASN Temanggung Pendaki Gunung Merbabu Ditemukan Meninggal di Tebing Curam



“Penutupan pendakian diberlakukan mulai 1 Januari 2026 hingga 28 Februari 2026 dan berlaku untuk seluruh jalur pendakian yang ada,” kata dia.

Ia memastikan jalur Cuntel di Kabupaten Semarang juga ditutup. Diketahui, jalur Cuntel baru kembali dibuka untuk pendakian umum sejak 23 Desember 2025. Terdapat lima jalur resmi pendakian Gunung Merbabu, yaitu melalui Selo di Kabupaten Boyolali, Suwanting dan Wekas di Kabupaten Magelang, serta Tekelan dan Cuntel di Kabupaten Semarang.

Terkait dengan kebijakan ini, kata dia, pihak BTNGMb telah menerbitkan Surat Pengumuman Nomor: PG.18/T.35/TU/HMS.1.8/B/12/2025 tentang Pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu.

"Penutupan jalur pendakian ini dalam rangka menjaga keselamatan pengunjung. Serta mempertimbangkan kondisi alam terkini. Jika ada yang nekat ditindak tegas,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Pendaki Lansia Hilang di Gunung Merbabu, Masuk Lewat Jalur Terlarang

#Solo #Gunung Merbabu #Pendakian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan