Parenting

Mengapa Anak Malas ke sekolah? Pahami Faktor-faktornya

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 19 Juli 2022
Mengapa Anak Malas ke sekolah? Pahami Faktor-faktornya

cari tahu mengapa anak malas masuk sekolah.(Unsplash/Samuli Jokinen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTIVITAS sekolah sudah kembali normal. Liburan usai. Banyak anak-anak yang masih menikmati suasana libur sekolah dan bermalas-malasan. Ketika anak kamu bermalas-malasan untuk bersekolah, kebanyakan kamu sebagai orang tua langsung memarahi anak tanpa mencari tahu apa sih penyebabnya.

Ini bukannya membuat anak akan termotivasi sekolah, melainkan sebaliknya. Mungkin ada sebagian anak yang menjadi lebih rajin, namun ada juga yang semakin enggan untuk masuk sekolah. Jangan langsung memarahi anak, tapi kenal dulu yuk penyebabnya.

Baca Juga:

Persiapkan Mental Anak Hadapi Kembali ke Sekolah

anak
Kecerdasan di atas anak-anak seusianya, mungkin membuatnya malas ke sekolah. (Pixabay/Victoria_Borodinova)

Cerdas


Sebagai orang tua, pasti senang apabila mengetahui bahwa anaknya cerdas. Biasanya, anak cerdas merasa bosan dengan pelajaran yang itu-itu saja. Alangkah baiknya, kamu sebagai orang tua mengusahakan agar anak bisa melangkahi satu kelas. Hal ini mudah dilakukan apabila anakmu sudah tumbuh lebih besar dan memiliki karakter yang matang. Apabila belum, sebaiknya kamu sebagai orang tua jangan terlalu memaksa. Biarlah guru yang mengarahkan anak kamu pada jenjang akademik yang lebih baik.

Gelisah


Mungkin ada banyak hal yang bisa membuat anak-anak merasa gelisah saat di sekolah. Ini yang kemudian membuat mereka susah untuk mengikuti pelajaran. Bisa jadi yang dialami anak yang masih kecil, mungkin ia malu untuk permisi ke toilet, takut melihat wajah guru yang keras dan tegas, atau malu untuk membaca di depan kelas. Hal ini bisa jadi akan membuat mereka gelisah dan mengganggu konsentrasi belajar.

Bodoh?


Kurang lebih 10% dari jumlah anak, terutama anak laki-laki yang sangat susah untuk membedakan huruf-huruf. Butuh waktu bagi mereka mempelajarinya. Banyak orang yang menganggap bahwa anak tersebut bodoh. Padahal yang terjadi bukan karena mereka bodoh atau malas. Alangkah baiknya orang tua terus memberikan dukungan dan meminta nasihat guru. Kamu juga bisa membawa mereka ke psikolog untuk mengetahui kemungkinan yang lebih besar seperti anak mengalami tekanan jiwa.

Baca Juga:

Kiat Ampuh Melancong Asyik Bersama Anak

anak
Pahami mengapa anak tak antusias ke sekolah. (Unsplash/Khiem Ha)


Bantu


Biasanya orang tua akan turun tangan apabila melihat anaknya kurang dalam mata pelajaran tertentu. Solusinya adalah dengan memberikan les pada anaknya. Padahal belum tentu les itu akan membuat anak menjadi mengerti pada mata pelajaran itu. Jadi sebaiknya, berkonsultasi pada guru terlebih dahulu agar pemberian mata pelajaran itu efektif. Kecuali, anak memang minta bantuan untuk dijelaskan mengenai materi tersebut.


Takut


Biasanya ada anak yang tiba-tiba takut untuk datang ke sekolah. Kita dapat mengetahui bahwa ketakutan ini jarang berhubungan langsung dengan sekolah. Melainkan anak merasa bersalah kepada ibunya karena di alam bawah sadarnya ia sesekali merasa benci pada ibunya. Namun ada juga yang takut untuk sekolah karena tidak punya teman atau mengalami perundungan. Pahami ketakutan itu dan cobalah berbicara pada anak dengan cara baik.

Guru


Apabila anak kamu termasuk golongan anak yang baik dan pintar di sekolah, tentunya akan mudah untuk bergaul dengan guru. Guru dan orang tua tentunya hanya manusia biasa. Masing-masing berhak untuk memberi caranya sendiri dalam mengajar anak. Oleh karena itu tentunya guru dan orang tua harus bisa bekerja sama agar dapat memberikan yang terbaik bagi anak. (yos)

Baca Juga:

Bunda Jangan Stres! Biarkan Si Kecil Beradaptasi

#Lipsus Juli Liburan Sekolah #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Bagikan