Mengaku Pegawai Dishub, Tiga Pengangguran Tipu Polisi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 04 Agustus 2017
Mengaku Pegawai Dishub, Tiga Pengangguran Tipu Polisi

Tiga tersangka kasus penipuan yang berhasil diringkus Polsek Bubutan Surabaya. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sholihudin alias Agil (36) warga Jalan Kyai Cempo, Sidoarjo, dan dua rekannya Fajar Susilo alias Silo (37) warga Dsn Kaliangan, Pacitan serta Purwanto alias Kentus (25) warga Ngumbul Kec. Tulakan Pacitan, akhirnya ditangkap anggota Polsek Bubutan Surabaya.

Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing lantaran mengaku sebagai pegawai Dinas Perhubungan Jatim dan menipu para pemilik rental mobil.

"Jadi, dia mengaku kepada para pemilik rental bahwa mobil itu akan dipakai untuk operasional sebuah proyek besar di Pacitan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela di Surabaya, Kamis (3/8).

Ketiganya menyewa mobil dengan harga yang lumayan tinggi hingga membuat pemilik rental tergiur. Misalkan, untuk kendaraan avansa, disewa 4 juta per bulan.

Akibatnya, para pemilik rental pun mengiyakan penawaran Agil CS. Dari beberapa pemilik rental, Agil CS telah mendapatkan 19 unit mobil sewaan.

Pada bulan pertama dan kedua, Agil CS membayar lancar. Namun, memasuki bulan ketiga, Agil CS tidak membayar dan malah menghilang.

"Terbongkar kasus ini sendiri karena adanya laporan dari salah satu pemilik rental bernama Nuriadi, yang merupakan anggota polisi di Surabaya. Dari penyelidikan, 3 unit mobil milik Nuriadi itu ternyata sudah berada di Pacitan," kata dia.

Setelah menelusuri keberadaan mobil korban yang digadaikan di kawasan Pacitan, di situlah terkuak identitas rekan-rekan di buku catatan penggadaian.

Saat ditangkap di rumahnya, Agil mengaku sudah melakukan penipuan bersama dua rekannya dan mendapatkan 19 unit mobil yang sudah digelapkan dengan cara digadaikan.

"Jadi, mereka ini bukan pegawai Dinas Perhubungan. Hanya pengangguran belaka yang mengaku pegawai Dishub," katanya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya di: Tembak Mati Dua Rampok, Anggota Pasukan Katak Dapat Penghargan Polisi

#Kasus Penipuan #Surabaya
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti kasus BNI yang menggelapkan uang jemaat. Ia mendesak adanya evaluasi tata kelola dan perlindungan nasabah.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Indonesia
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
BNI buka suara soal penggelapan dana Rp 28 miliar milik Paroki Aek Nabara. BNI menyebutkan, bahwa pelaku menggunakan deposito palsu.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
Polres Klaten Tangkap Penipu Modus Rekrutmen CPNS, 2 Warga Rugi Rp 318,5 Juta
Polres Klaten menangkap pelaku penipuan modus rekrutmen CPNS. Dua warga Klaten mengalami kerugian hingga Rp 318,5 juta.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
Polres Klaten Tangkap Penipu Modus Rekrutmen CPNS, 2 Warga Rugi Rp 318,5 Juta
Indonesia
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Polisi menahan A dan D, tersangka kasus penipuan WO Ayu Puspita. Sebanyak 87 korban melapor dengan kerugian ratusan juta rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Lifestyle
Pakar Siber Ungkap Tiga Ciri Dasar Pelaku Penipuan Digital yang Suka Bikin Korban Tergesa-gesa
Sudhista menekankan bahwa pencegahan paling efektif adalah gabungan dari teknologi keamanan yang kuat dan tingkat kesadaran pengguna yang tinggi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Pakar Siber Ungkap Tiga Ciri Dasar Pelaku Penipuan Digital yang Suka Bikin Korban Tergesa-gesa
Indonesia
Kisah Kocak Staf DPR Gadungan: Janji Lolos Polisi, Uang Korban Dipakai Beli Barang Kampung Hingga Bayar Utang
AR sengaja menggunakan identitas palsu sebagai staf anggota Dewan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Kisah Kocak Staf DPR Gadungan: Janji Lolos Polisi, Uang Korban Dipakai Beli Barang Kampung Hingga Bayar Utang
Indonesia
Polisi Tangkap Penipu Berkedok Staf DPR, Janjikan Korban Jadi Anggota Polri dengan Setoran Rp 750 Juta
Bermodus sebagai 'Orang Dalam', penipu berkedok staf DPR terancam 4 tahun penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Oktober 2025
Polisi Tangkap Penipu Berkedok Staf DPR, Janjikan Korban Jadi Anggota Polri dengan Setoran Rp 750 Juta
Tradisi
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Batik Wistara menawarkan enam motif khas Surabaya.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 September 2025
15 Tahun Batik Wistara Konsisten Berdayakan Disabilitas Lewat Batik Khas Surabaya
Bagikan