Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah

Tersangka kasus penggelapan dana umat Paroki Aek Nabara. Foto: Dok. media sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak badan usaha milik negara (BUMN), khususnya sektor perbankan, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan integritas sumber daya manusia.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing) serta perlindungan terhadap pelapor.

Pernyataan itu disampaikan Puan menanggapi kasus dugaan penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Asisi di Aek Nabara, Sumatera Utara, yang melibatkan mantan pegawai Bank Negara Indonesia (BNI).

“Peningkatan literasi keuangan masyarakat juga penting agar terhindar dari praktik kecurangan,” ujar Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/4).

Baca juga:

BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu

Ia meminta investigasi menyeluruh atas kasus tersebut, mengingat dampaknya terhadap hampir 2.000 masyarakat. Menurut Puan, perlindungan nasabah harus menjadi prioritas utama dalam sistem perbankan.

“Persoalan harus diidentifikasi secara jelas, dan yang utama dana jemaat segera dikembalikan,” katanya.

Puan menilai, kasus ini tidak dapat dilihat semata sebagai penyimpangan individu. Pasalnya, pelaku diduga memanfaatkan identitas institusi perbankan untuk meyakinkan korban.

Ia juga menyoroti lemahnya deteksi dini terhadap transaksi dalam jumlah besar yang berlangsung berulang tanpa teridentifikasi.

Baca juga:

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, DPR Kritik Kebijakan Mendadak Tanpa Sosialisasi

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi ujian serius bagi sistem pengawasan internal perbankan, terutama dalam menjaga relasi kepercayaan antara nasabah dan lembaga keuangan.

Sejalan dengan itu, Puan mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendorong investigasi komprehensif, mencakup aspek kepatuhan, pengendalian internal, dan tata kelola.

Sementara di sisi lain, ia meminta aparat penegak hukum mempercepat proses hukum dengan mengedepankan pendekatan pemulihan aset (asset recovery). Upaya ini dinilai penting untuk memaksimalkan pengembalian kerugian korban.

“Termasuk pelacakan dan penyitaan aset untuk memastikan kerugian masyarakat dapat dipulihkan,” ujarnya.

Baca juga:

Eks Dirut Bank Jateng Supriyatno Dituntut 10 Tahun Bui di Kasus Korupsi Sritex

Puan juga mengapresiasi langkah BNI yang berkomitmen mengembalikan dana nasabah, meski sebelumnya menyatakan dana tersebut bukan bagian dari produk resmi bank. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab institusional.

Lebih lanjut, Puan meminta OJK mengawal proses pengembalian dana hingga tuntas, termasuk melakukan audit bila diperlukan.

Ia menegaskan, kepercayaan publik merupakan fondasi utama sektor jasa keuangan, terutama bagi bank milik negara.

“Kasus ini harus menjadi koreksi untuk memperkuat standar pengawasan internal,” kata Puan. (Pon)

#Puan Maharani #DPR RI #Bank BNI #Kasus Penipuan #BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Indonesia
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dokter Zahra, Evaluasi Total Program Magang
Pengungkapan fakta secara utuh sangat penting agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat sekaligus memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Dokter Zahra, Evaluasi Total Program Magang
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Sikapi Pengunduran Diri Gubernur BI
Ketidakpastian kepemimpinan bank sentral dinilai berpotensi memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Sikapi Pengunduran Diri Gubernur BI
Indonesia
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Jatuhnya korban jiwa dalam konflik horisontal yang terjadi menjadi indikator bahwa mekanisme resolusi konflik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Indonesia
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Jika ada indikasi tindak pidana, seret pelakunya ke proses hukum tanpa kompromi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
DPR Minta Penyelidikan Kematian Sutrimo Diusut Tuntas
Indonesia
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Indonesia
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Ganjar Pranowo merespons rencana Kaesang Pangarep yang maju di Pileg Solo 2029. Ia mengatakan, siapa pun boleh maju.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju di Pileg Solo 2029, Ganjar: itu Hak Politik Setiap Warga Negara
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Duel Politik Kaesang vs Puan di Dapil V Jateng, Anak Jokowi Buka-bukaan Taktik
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju DPR 2029 di Dapil V Jateng. Potensi head to head dengan Puan Maharani, putri Megawati, jadi sorotan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Duel Politik Kaesang vs Puan di Dapil V Jateng, Anak Jokowi Buka-bukaan Taktik
Indonesia
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel
ICW meminta DPR berpegang pada hasil seleksi yang telah dilakukan sebelumnya serta mengutamakan integritas calon.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
ICW Wanti-Wanti DPR: Penunjukan PAW Anggota Ombudsman Harus Transparan dan Akuntabel
Bagikan