Menengok Wajah Kuyu Kota Tua Ampenan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 10 Desember 2018
Menengok Wajah Kuyu Kota Tua Ampenan

Suasana Kota Tua Ampenan saat malam hari. (Instagram/@aprian_one)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUASANA sendu Kota Tua Ampenan itu telah terasa saat kendaraan menemui pertigaan yang tepat di pojoknya masih berdiri eks bangunan sekolah zaman Belanda yang saat ini menjadi SMPN 3 Mataram atau lebih dikenal dengan SMP Dollar. Penyebutan itu karena dahulunya itu merupakan sekolah Belanda.

Di sepanjang Jalan Niaga I, jajaran rumah toko dan bangunan yang berlanggam art deco membuat suasana tempo dahulu terasa. Namun warna putih tembok sudah memudar dan bercampur kehitaman. Persis lukisan alamiah yang tidak sedap dipandang mata.

Sampai di lampu merah Simpang Lima, berbelok ke arah kiri jalan, terpampang gapura yang bertuliskan 'Kota Tua Ampenan'. Suasana tidak bergairah kental terasa. Jalan itu dikenal dengan nama Jalan Pabean.

Jajaran rumah toko yang dimiliki warga keturunan Tionghoa masih ada di sepanjang ruas jalan yang langsung mengarah ke Pelabuhan Ampenan, seperti toko roti Djinsin. Seperti halnya rumah milik keturunan Tionghoa, di ruang tamunya terdapat altar, foto orangtua yang sudah meninggal dunia, lilin merah, dan guci berisikan abu jenazah.

Sementara itu, dari lampu merah simpang lima, jika berbelok ke arah kanan atau timur Gapura Kota Tua Ampenan, terdapat pula bangunan tua yang rubuh akibat gempa dan belum diperbaiki sama sekali sampai sekarang. Memang miris melihat kondisi bangunan bersejarah yang dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya untuk memperbaiki dari instansi terkait yang menangani kekayaan budaya itu.

Trotoar di muka sepanjang rumah toko itu memang sangat tidak menarik hati untuk disusuri dengan berjalan kaki. Terlebih lagi saat berakhirnya lorong rumah toko itu. Tiada trotoar di depan bangunan eks gudang.

Berbeda dengan Kelenteng Pao Hwa Kong, yang masih terawat dengan baik. Tepat di seberangnya, ada bangunan gudang distributor bahan bakar dengan latar belakang atap gudang yang ditembok bagian atasnya. Di sana tertulis 'Tahun 1936'. Mungkin tahun itu merupakan penanda tahun pendirian bangunan itu.

1. Kota Tua Ampenan Berpotensi Jadi Ikon Wisata Mataram

Suasana Kota Tua Ampenan. (Instagram/@mi_wandi_ramli)
Suasana Kota Tua Ampenan. (Instagram/@mi_wandi_ramli)

Secara sekilas, tidak terlihat adanya upaya dari pemerintah kota (pemkot) untuk merestorasi bangunan cagar budaya itu. Apalagi menata dengan konsep yang baik sehingga menjadi destinasi unggulan Kota Mataram.

Pilihan lain, pemkot bisa saja menggelar ajang yang menarik pengunjung berlibur ke Kota Tua Ampenan, seperti perlombaan yang berkaitan dengan edukasi kesejarahan atau car free day di daerah kota tua itu. Yang menarik, dan patut dipertanyakan, ialah pembuatan panggung permanen di dekat Pelabuhan Ampenan. Kesan menjaga kelestarian benda cagar budaya benar-benar tidak ada.

Menariknya, dibuat juga bangunan penjaga pantai di dekat pelabuhan dengan sejumlah anak tangga. Bangunan itu memberikan kesan yang tidak setimpal dengan keeksotikan bangunan tua. Tepat di muka bangunan eks Bank Dagang Belanda (Netherlands Indische Handelsbank).

"Saya menyayangkan saja kondisi ini, pengelolaannya tidak becus. Saya sendiri merasa kurang nyaman berlibur ke sini," kata Doni, wisatawan asal Jakarta, seperti dilansir Antara.

Hal serupa dibenarkan istri Doni, Sri, yang menyebut pemerintah setempat tidak memiliki kepekaan seni untuk menata Pantai Ampenan. "Masak ada panggung permanen, dan buat apa juga ada pengawas pantai? Toh di pantai pengunjung tidak bisa berenang mengingat ombak di Pantai Ampenan besar," katanya.

#Mataram Kuno #Wisata #Wisatawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Bagikan