Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Menelusuri Eksistensi Bahasa Indonesia dalam Ragam Bahasa Gaul Terkini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 02 Januari 2023
Menelusuri Eksistensi Bahasa Indonesia dalam Ragam Bahasa Gaul Terkini

Penggunaan Bahasa Indonesia, terutama bahasa baku kian bergeser dengan munculnya berbagai kosakata baru nonforma. (Foto: Pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ZAMAN berganti, Indonesia kian berkembang begitu pula dengan bahasanya. Namun, tahukah kamu, kemajuan zaman juga bisa menjadi penyebab kurangnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh generasi z.

Di samping perkembangan zaman, penggunaan bahasa gaul dan asing lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dibandingkan dengan penggunaan Bahasa Indonesia. Generasi z hidup di zaman perkembangan teknologi yang membuat berbagai kebudayaan masuk. Hal itulah yang menjadi penyebab tergesernya Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Baca Juga:

Assalamualaikum, Kuy Belajar Bahasa Indonesia Bareng Vokalis Weezer

Penggunaan Bahasa Indonesia, terutama bahasa baku kian bergeser. Muncul berbagai kosakata baru yang dikategorikan sebagai bahasa nonformal atau nonstandar, yaitu:

Menghargai proses terbentuknya bahasa resmi merupakan salah satu bentuk jiwa nasionalisme kita terhadap negara. (Foto: freepik/rawpixels)

- Bahasa prokem

Bahasa gaul ini umumnya mulai muncul di kalangan masyarakat pada 1980an. Bahasa ini sering digunakan oleh kalangan remaja atau komunitas tertentu sebagai sarana komunikasi antar sesamanya.

Pada mulanya, bahasa prokem sering disebut sebagai bahasa gaul atau bahasa sandi yang bertujuan untuk menyampaikan suatu hal yang sifatnya privasi agar orang lain tidak mengetahui apa sedang mereka bicarakan.

Bahasa prokem kian berkembang sesuai dengan latar belakang sosial budaya pemakainya. Bahasa prokem pada awalnya digunakan oleh remaja ibukota untuk berinteraksi. Konon bahasa ini awalnya digunakan oleh kalangan preman di Jakarta. Contohnya adalah istilah cewek, cowok, yang muncul sebagai pengganti kata laki-laki dan perempuan.

- Bahasa gaul alay

Bermunculan bahasa alay atau gaul yang digunakan dalam percakapan sehari-hari pada masyarakat luas. Dampaknya dapat negatif terhadap konsistensi bahasa Indonesia bahkan masa depan negara. Sebagian lagi menganggap bahasa alay tersebut gaul. Contoh pada percakapan berikut:

A: “Woi, ngab! Nongs kuy.”

B: “Kemans ngab?”

A: “Situ ae, warkop biasanya.”

B: “Skuylah gas!”

Bahasa alay sangatlah beragam di tengah generasi z yang memiliki pandangan beragam pula. Bahasa ini akan terus berkembang dan mungkin akan turun temurun digunakan oleh generasi selanjutnya seperti halnya yang terjadi bahasa prokem dari generasi 90an.

Eksistensi bahasa prokem dan bahasa gaul alay menjadi fenomena ragam bahasa tak resmi yang dipakai oleh kaum remaja atau kelompok-kelompok sosial tertentu untuk komunikasi internal. Inilah yang dikenal sebagai slang.

Baca Juga:

30 Juta Warga Asing Menuturkan dan Pelajari Bahasa Indonesia

Apakah bahasa ini hanya terbatas pada wilayah geografis? Tentu tidak. Pengguna aktif forum Kaskus mengenal sebutan Gan, cendol, dan pertamax. Pemakaian wkwkwk tumbuh subur di dunia gim. Dan, sebuah program televisi sempat memarakkan istilah kata cekidot.

Pada masa ini, bisa dikatakan bahwa anjay adalah salah satu kata gaul yang sering malang melintang di media sosial. Kata tersebut bahkan sempat menuai kontroversi. Bahkan, beberapa kosakata slang yang baru muncul dalam kurun waktu lima tahun terakhir sudah masuk sebagai entri KBBI, seperti mager, baper, julid, dan ambyar.

Kosakata gaul tersebut tercatat dalam KBBI dan ditandai dengan label 'cak' yang berarti ragam cakapan. Itu menandakan bahwa kosakata tersebut dilarang digunakan pada ragam selain cakapan.

Salah satu identitas perkembangan zaman ialah bahasa, termasuk ragam bahasa nonstandar atau bahasa gaul_freepik/tirachardz

Lalu kenapa kosakata bahasa prokem tersebut diakui sebagai warga Kamus Besar Bahasa Indonesia? Menurut Manajer Produk, Digital, dan Humas Narabahasa Dessy Irawan, kosakata ini dapat masuk dalam kamus besar karena mestinya merekam semua kosakata yang muncul pada tiap zaman.

Kamus merupakan bukti bahwa zaman kita berkembang dan tiap perkembangan tersebut memiliki identitasnya sendiri. Salah satu identitas perkembangan zaman ialah bahasa, termasuk ragam bahasa nonstandar atau bahasa gaul.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Badan Bahasa yang merupakan lembaga berwenang dan bertanggung jawab menyusun KBBI, mengungkapkan ada lima syarat mesti dipenuhi agar sebuah kata menjadi entri KBBI. Lima syarat tersebut, yaitu unik, eufonik (sedap didengar), sesuai dengan kaidah, tidak berkonotasi negatif, serta sering dipakai oleh masyarakat luas, sehingga frekuensi kemunculannya pada korpus bahasa begitu tinggi.

Semakin majunya perkembangan zaman membuat tingkat kemajuan dalam berbahasa semakin maju dan bervariasi juga. Semakin majunya perkembangan zaman membuat eksistensi bahasa Indonesia yang seharusnya digunakan secara baik dan benar semakin tersingkirkan.

Maka dari itu, sebagai generasi penerus, alangkah lebih baik untuk menjunjung tinggi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Sudah seharusnya kita mengutamakannya dari bahasa apapun meski kita boleh menerima perkembangan bahasa yang terjadi. Cara menghargai bahasa Indonesia yaitu dengan menggunakannya sebaik mungkin tanpa mencampurkan dengan bahasa lain. (dgs)

Baca Juga:

'Elektron', Artikel Pertama di Wikipedia Bahasa Indonesia

#Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Prabowo Subianto menyoroti kualitas buku pelajaran. Pemerintah menyiapkan pembaruan buku ajar nasional, termasuk materi, tampilan, dan bahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Indonesia
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Presiden menegaskan fondasi utama untuk menguasai sains dan teknologi yakni sistem pendidikan yang kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Indonesia
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Presiden Prabowo menjelaskan pemerintah mengundang universitas-universitas terbaik di dunia untuk bekerja sama dengan universitas di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Indonesia
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Esti Wijayati meminta anggaran pendidikan difokuskan untuk mengatasi kekurangan guru dan meningkatkan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Indonesia
DPR Desak Putusan MK soal Anggaran MBG Segera Diterapkan pada APBN 2027
Komisi X DPR mendesak pemerintah mempercepat putusan MK soal anggaran MBG di APBN 2027.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Desak Putusan MK soal Anggaran MBG Segera Diterapkan pada APBN 2027
Indonesia
DPR Minta Jangan Benturkan Anggaran Pendidikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati, pendidikan dan pemenuhan gizi anak merupakan dua kebijakan yang harus berjalan beriringan.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
DPR Minta Jangan Benturkan Anggaran Pendidikan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Indonesia
Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Menegaskan pembiayaan program MBG yang bukan merupakan komponen utama pendidikan harus dipisahkan dari anggaran operasional penyelenggaraan pendidikan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Penggugat Nilai Putusan MK Pertegas Pemisahan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Indonesia
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan apabila proses belajar-mengajar tetap berlangsung di ruang yang rusak.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
28 Siswa TK di Solo Belajar di Ruang Kelas Rawan Roboh, Pemkot Gelontorkan Rp 150 Juta
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Indonesia
Presiden Prabowo Soroti Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana, Sebut Meritokrasi sudah Berjalan
Para lulusan terbaik IPDN berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anak buruh, petani hingga putra anggota TNI berpangkat bintara.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Presiden Prabowo Soroti Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana, Sebut Meritokrasi sudah Berjalan
Bagikan