Mendag Akui Terjadi Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Menteri Perdagangan (Kemendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut, bahwa terjadi kenaikan sejumlah harga bahan pokok (bapok) di pasar rakyat, namun masih terkendali. Selain itu, stok bapok juga terpantau cukup selama bulan puasa hingga Lebaran.
"Saya lihat harga di pasar memang sudah mulai naik. Tetapi stok cukup, bahkan lebih dari cukup. Tapi karena permintaan naik, harga juga naik. Tapi masih terkendali," kata Zulhas saat meninjau Bazar Ramadan di Kids Republic School, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (1/4).
Baca Juga:
Mendag Sebut Pakaian Bekas Impor Sudah Kuasai 31 Persen Pasar Indonesia
Zulhas meminta dengan tegas kepada para pengusaha dan pedagang untuk tidak memainkan harga. Kenaikan harga juga akan dipantau oleh Satgas Pangan.
"Untuk itu, kita minta pengusaha dan pedagang, jangan main-main. Harga boleh naik, tapi jangan berlebihan. Harus sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Kalau naik ada toleranisnya," tuturnya.
Jika terjadi penimbungan, Zulhas menekankan, Satgas Pangan akan bertindak tegas. "Jika ada penimbunan, Satgas akan turun tangan. Jangan main-main. Ini bulan puasa untuk kepentingan masyarakat banyak, mari kita jaga bersama-sama, ambil untung tapi wajar," ungkapnya.
Dilanjutkan, bahan pokok yang dijual di Bazar Ramadan Kemendag terdiri dari gula, tepung, minyak goreng, beras, daging sapi, daging ayam, telur, hingga margarin.
Baca Juga:
Kemendag dan Bareskrim Bakal Musnahkan Pakaian Bekas Senilai Rp 80 Miliar
"Bazarnya ada gula, tepung buat bikin kue, buat masak-masak minyak goreng, itu juga ada beras, daging, telur, tepung, ayam, ada margarin, lengkap. Pokoknya bisa Lebaran di sini. Adapun harga bapok yang dijual di Bazar Ramadan ini sesuai Harga EceranTertinggi (HET) yang ditentukan Pemerintah antara lain minyak goreng Rp 14.000/liter dan gula Rp 12.000/kg," ujarnya.
Selain itu, sejumlah bapok yang dijual di bazar Ramadan kali ini yaitu daging rendang Rp 108.000/kg (dari harga normal Rp 130.000); daging semur Rp 93.000/kg (dari Rp 120.000); gula Rp 12.000/kg (dari Rp 13.500); MINYAKITA Rp 14.000/liter; beras Bulog Rp 9.000/kg; serta paket berisi tepung kentang, tepung beras, margarin, dan santan Rp 20.000/paket (dari Rp 35.000).
Mendag Zulkifli Hasan juga mengungkapkan, Bazar Ramadan akan digelar selama bulan puasa di berbagai tempat lainnya.
"Setiap hari nanti kita mau dua kegiatan bazar, mulai hari ini, besok, terus sampai Lebaran. Tempatnya nanti pindah-pindah, bukan hanya di Jakarta. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat mendapat akses yang ditetapkan Pemerintah," jelasnya. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
Harga Bawang Putih Melonjak, Kemendag Janji Barang Impor Segera Masuk
DPRD DKI Gelar Rapat Persiapan Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan 2026
Kemendag Klaim Harga MinyaKita Berangsur Turun, Tapi Masih di Atas HET
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Indonesia Ekspor Perdana 23 Ton Durian Beku ke China dengan Nilai Rp 2 Miliar
Kemendag Terima 7.887 Laporan Konsumen Sepanjang 2025, 99 Persen Ditangani