Mendag Akui Terjadi Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 02 April 2023
Mendag Akui Terjadi Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Rakyat

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan (Kemendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut, bahwa terjadi kenaikan sejumlah harga bahan pokok (bapok) di pasar rakyat, namun masih terkendali. Selain itu, stok bapok juga terpantau cukup selama bulan puasa hingga Lebaran.

"Saya lihat harga di pasar memang sudah mulai naik. Tetapi stok cukup, bahkan lebih dari cukup. Tapi karena permintaan naik, harga juga naik. Tapi masih terkendali," kata Zulhas saat meninjau Bazar Ramadan di Kids Republic School, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (1/4).

Baca Juga:

Mendag Sebut Pakaian Bekas Impor Sudah Kuasai 31 Persen Pasar Indonesia

Zulhas meminta dengan tegas kepada para pengusaha dan pedagang untuk tidak memainkan harga. Kenaikan harga juga akan dipantau oleh Satgas Pangan.

"Untuk itu, kita minta pengusaha dan pedagang, jangan main-main. Harga boleh naik, tapi jangan berlebihan. Harus sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Kalau naik ada toleranisnya," tuturnya.

Jika terjadi penimbungan, Zulhas menekankan, Satgas Pangan akan bertindak tegas. "Jika ada penimbunan, Satgas akan turun tangan. Jangan main-main. Ini bulan puasa untuk kepentingan masyarakat banyak, mari kita jaga bersama-sama, ambil untung tapi wajar," ungkapnya.

Dilanjutkan, bahan pokok yang dijual di Bazar Ramadan Kemendag terdiri dari gula, tepung, minyak goreng, beras, daging sapi, daging ayam, telur, hingga margarin.

Baca Juga:

Kemendag dan Bareskrim Bakal Musnahkan Pakaian Bekas Senilai Rp 80 Miliar

"Bazarnya ada gula, tepung buat bikin kue, buat masak-masak minyak goreng, itu juga ada beras, daging, telur, tepung, ayam, ada margarin, lengkap. Pokoknya bisa Lebaran di sini. Adapun harga bapok yang dijual di Bazar Ramadan ini sesuai Harga EceranTertinggi (HET) yang ditentukan Pemerintah antara lain minyak goreng Rp 14.000/liter dan gula Rp 12.000/kg," ujarnya.

Selain itu, sejumlah bapok yang dijual di bazar Ramadan kali ini yaitu daging rendang Rp 108.000/kg (dari harga normal Rp 130.000); daging semur Rp 93.000/kg (dari Rp 120.000); gula Rp 12.000/kg (dari Rp 13.500); MINYAKITA Rp 14.000/liter; beras Bulog Rp 9.000/kg; serta paket berisi tepung kentang, tepung beras, margarin, dan santan Rp 20.000/paket (dari Rp 35.000).

Mendag Zulkifli Hasan juga mengungkapkan, Bazar Ramadan akan digelar selama bulan puasa di berbagai tempat lainnya.

"Setiap hari nanti kita mau dua kegiatan bazar, mulai hari ini, besok, terus sampai Lebaran. Tempatnya nanti pindah-pindah, bukan hanya di Jakarta. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat mendapat akses yang ditetapkan Pemerintah," jelasnya. (Asp)

Baca Juga:

Kemendag Fokus Musnahkan Pakaian Bekas Impor

#Harga Bahan Pokok #Menteri Perdagangan #Kemendag #Lebaran #Zulkifli Hasan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Indonesia mempertahankan tren surplus neraca perdagangan untuk 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Kenaikan Harga Sejumlah Komoditas Dorong Lonjakan Nilai Ekspor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Beredar informasi yang menyebut Zulkifli Hasan meminta dana tambahan untuk program Kopdes Merah Putih. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Indonesia
Kemendag Bantu Hambatan Ekspor Makanan Siap Saji untuk Jemaah Calon Haji di Arab Saudi
Kemendag telah memfasilitasi hambatan ekspor eksportir PT Halalan Thayyiban Indonesia (PT HATI) dalam memasukkan hampir 360 ribu porsi makanan siap saji untuk kebutuhan di Tanah Suci.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Kemendag Bantu Hambatan Ekspor Makanan Siap Saji untuk Jemaah Calon Haji di Arab Saudi
Berita Foto
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Menteri Perdagangan, Budi Santoso saat memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Perjanjian Dagang dengan Canada
Indonesia
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera, diklaim relatif telah sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah timur Indonesia masih menghadapi disparitas harga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Indonesia
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Langkah tersebut perlu segera dilakukan karena peternak telur menghadapi tekanan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Indonesia
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih penawaran bisnis dengan menggunakan prinsip 2L, yang berarti legal dan logis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Indonesia
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Kinerja ini terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 0,98 persen yang menjadi USD 63,60 miliar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Kinerja Ekspor Indonesia Maret 2026 Tumbuh 1,62 Persen
Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Indonesia
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Kemendag resmi menerbitkan Permendag 11/2026 yang memperketat impor komoditas pangan seperti gandum, kacang, hingga beras pakan. Berlaku mulai 8 Mei 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Bagikan